Cinta Dalam Segelas Sari Jahe Hangat

No comments

Assalamualaykum,

Hujan rintik pagi ini membuat suasana menjadi sedikit syahdu dan sedikit membuat aku malas bergerak dari tempat tidur. Subuh hari ini lebih pagi dari biasanya, jam 04.00 wib sudah terdengar adzan subuh berkumandang di komplek rumah aku dan tidak biasanya selepas subuh aku kembali naik lagi ke tempat tidur untuk rebahan walau tetap mata ini tidak bisa terpejam untuk tidur lagi.

Satu jam sudah dari waktu subuh dan aku masih malas beranjak dari tempat tidur, tapi ya aku harus bangun dan menyiapkan sarapan anak-anak dan beres-beres rumah. Apalagi hari ini, aku ada meeting dengan salah satu instansi untuk mengurus izin brand produk bisnis aku. Jadi mau tidak mau aku harus lekas siap-siap.


"Pokoknya jam 08.00 aku sudah harus selesai beres-beres rumah dan menyiapkan keperluan anak-anak lalu lanjut makeup agar jam 09.00 siap untuk berangkat..." gumam ku dalam hati sambil motong bawang merah dan bawang putih untuk bahan-bahan nasi goreng, sarapan kesukaan anak-anak.


"Ibuu... Baju olahraga aku yang di atas tempat tidur kok ngga ada ya?..." tanya si bungsu kepadaku. 

Iya walau daring, tetap si bungsu setiap jadwal sekolah harus pakai baju seragam sekolah. Karena kata pihak sekolah agar terasa hawa sekolahnya dan bisa terus membuat anak-anak semangat untuk mengikuti pelajaran sekolah.


"Coba lihat di kursi meja belajar ya dek, tadi Ibu taruh di atas kursi..." jawab ku, dengan suara yang agak aku keraskan. Sebab bunyi rintik-rintik hujan masih mendominasi suara-suara di pagi hari ini.


Akhirnya jam 7 pas semua beres dan anak-anak pun sudah mulai masuk kelas daringnya. Giliran aku merapi kan rumah dan masukkan baju-baju ke mesin cuci. Sambil menunggu mesin cuci menggiling pakaian di mesin dan aku pun mulai makeup. 

Kalau saja tadi ngga lanjut rebahan lagi, mungkin aku sudah selesai menjemur baju dan bisa dengan tenang makeup-an, tapi sekali lagi rasanya sayang jika tidak menikmati rintikan hujan dan hawa sejuk yang hadir pagi ini.


Beginilah kegiatan aku sehari-hari selama anak-anak daring atau SFH. Walau awal-awal agak keteteran membagi waktu antara urus rumah, mengawasi anak sekolah juga urus bisnis, tapi 8 bulan sudah berjalan dan aku pun sudah mulai terbiasa. Bahkan aku merasa lebih enjoy seperti ini. 

Setelah semua pekerjaan rumah dan juga makeup selesai, sebelum beraktifitas untuk meeting pagi ini, Aku sempatkan buat segelas Sari Jahe hangat agar stamina tubuh aku tetap terjaga, tentunya juga segelas lagi untuk suami tercinta. 



It is gonna be a hectic day, karena mungkin aku akan sampai di rumah lagi sore hari, karena itu aku perlu terus menjaga tubuh agar tidak mudah lelah. Apalagi dari pagi, hujan sudah mewarnai kota Tangerang dan sepertinya merata di seluruh Jabodetabek. 


"Semoga sore nanti hujannya sudah mulai mereda..." ucapku dalam hati.


Aku pun tak lupa bawa Sari Jahe sachet dari Herbadrink ini di dalam tas. Agar aku  bisa seduh lagi jika sempat di lokasi meeting nanti. Kemasannya juga praktis dan higienis karena diproduksi dengan teknologi tinggi. Rasanya juga benar-benar seperti minuman herbal asli sebab kualitas dan rasa manisnya yang pas terjaga dengan baik.

Ya, minuman herbadrink yang rasa varian sari jahe yang satu ini sudah cukup lama aku konsumsi dan tidak hanya ketika cuaca sedang hujan atau ketika badan tidak sehat saja. Bisa dibilang cukup rutin aku konsumsi herbadrink yaitu setiap dua kali dalam seminggu.

Jahe adalah rempah-rempah dari Indonesia yang juga memiliki banyak manfaat, seperti meredakan nyeri haid, menurunkan glukosa darah hingga kolesterol, memperkuat sistem imun tubuh, meredakan nyeri otot serta menangkal infeksi bakteri dan virus. Apalagi di masa pandemi ini yang kita tahu bahwa kita semua perlu sekali menjaga stamina tubuh agar tetap terjaga dan terhindar dari virus Covid-19.

Terutama buat aku, yang mana adalah seorang Ibu rumah tangga dengan 3 anak dan memiliki bisnis juga komunitas yang perlu dibangun. Tentu aku pribadi perlu banget suplemen tambahan untuk memperkuat sistem imun tubuh aku. Jadi seorang ibu itu tidak hanya di tuntut harus pintar tapi juga wajib banget sepertinya menjaga kesehatan serta kecantikan tubuh. Oleh karena itu selain madu, aku juga suka banget minum jahe yang biasanya aku suka campur dengan teh hangat.

========= BACA JUGA : "Rahasia Cantik dan Sehat dari Jahe serta Temulawak Bagi Wanita" =========

Awal-awal sebelum tahu produk Sari Jahe dari Herbadrink ini, aku selalu minum air jahe yang sudah aku rebus. Tapi pas tahu ternyata Herbadrink ada yang rasa sari jahe, maka aku langsung deh langganan beli dan juga konsumsi. Lebih praktis dan tentunya hanya butuh waktu 2 menit  menyeduhnya dan sudah bisa langsung di minum tanpa harus potong-potong jahe dan rebus lagi.

Sari Jahe Herbadrink ini adalah minuman serbuk tradisional dari Indonesia yang diproduksi tanpa pengawet. ramuannya tentu dari Jahe dengan komposisi di dalamnya adalah Jahe, gula jawa dan beberapa racikan lainnya.  Ada pemanis buatan tanpa kalori juga di dalam komposisinya yaitu namanya Sukralosa. Tenang saja, ukralosa tidak memiliki efek pada metabolisme karbohidrat, kontrol glukosa darah jangka pendek maupun jangka panjang ataupun pelepasan insulin.

Untuk Sukralosanya sendiri juga sudah diperbolehkan penggunaannya pada makanan dan minuman di hampir 80 negara lho, tentu juga termasuk Indonesia.

Aku juga tidak khawatir dengan Herbadrink ini, sebab semua varian dari Herbadrink telah di setujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sehingga Sari Jahe Herbadrink Sugar Free aman dikonsumsi oleh seluruh keluarga.

Herbadrink sendiri punya banyak varian ada Kunyit Asam, Temulawak, Wedang Uwuh dan Kunyit Asam Sirih Madu.



Buat aku segelas sari jahe hangat benar-benar bisa membuat tubuh ku hangat, apalagi dibuatnya dengan rasa cinta. 


Selamat beraktifitas semua...Have a good day 💖💖



Woman Creative Partner






No comments