Jumat, 03 April 2020

FLEXI CI Sebagai Safety Net - Asuransi Penyakit Kritis Dari Astra Life


Pentingnya memiliki Asuransi Penyakit Kritis Flexi Critical Illness yang berfungsi sebagai Safety Net


"Healthy is like Money, We never have a true idea of its value until we lose it" by Josh Billings


Assalamualaykum,

Sering banget kan ya kita dengar kalimat: "Sehat-sehat terus ya" atau "Jaga kesehatan jangan lupa". Bentuk perkataan seperti ini rasanya sudah sering terdengar di telinga. Kadang kita jadi merasa di ingatkan, eh habis itu lupa lagi jaga kesehatan, jaga pola makanan, jaga pola lifestyle kita, lupa sama yang namanya olahraga ehehe 😊.
 

Itu manusiawi sih ya..tapi, penting banget deh kita menjaga yang namanya sehat. Sehat badan, sehat mental dan sehat rohani kita. Yup, semua musti balance, percuma sehat mental , sehat rohani kalau badan kita tidak kita jaga kesehatannya, Iya kan? 😊😊

Pola haya hidup zaman sekarang ini sepertinya rentan sekali dengan yang namanya penyakit, junk food banyak, polusi di mana-mana dan masalah limbah yang masih belum juga ada solusinya. 
Nah bicara mengenai pola gaya hidup serta masalah penyakit-penyakit kritis yang ada di dunia kesehatan, aku tuh jadi ingat dengan cerita fakta dari kakak sepupu aku yang setahun lalu harus menjalankan operasi Jantung dengan pemakaian ring di Jantungnya. Kita tahu sendiri kan biaya pemasangan ring di Jantung itu bukanlah biaya yang kecil. Ketika aku tanya ke kakak sepupu aku, biayanya sekitar Rp.300 juta dan itu belum termasuk biaya pengobatan, medical check up yang rutin. Beruntungnya kakak sepupu aku ini adalah semua biayanya di cover oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Tapi bukan hanya biaya saja yang waktu itu sempat di khawatirkan, tapi stamina setelah di pasangkan ring Jantung lah yang akan mulai di rasakan oleh kakak sepupu aku. Jujur sih untuk proses pemasangan ring Jantung, aku sendiri masih awam. Tapi melihat bagaimana keadaan kakak sepupu aku ini, aku jadi khawatir dengan kesehatan aku juga.

Yang kedua, ketika almarhum adik ipar aku terkena Kanker di ususnya. Walau kejadiannya sudah empat tahun lalu, tapi aku masih suka tidak percaya bisa secepat itu dan usianya juga masih muda. Awalnya almarhum adik ipar aku sering mengeluh sakit perut, yang dipikirnya hanya sakit maagh saja. Tapi ketika sakitnya tambah parah dan cek ke dokter, ternyata sudah terkena kanker usus stadium empat 😭😭. Saat itu ketahuannya di bulan Februari dan almarhum adik aku meninggal di bulan Mei. Sungguh waktu yang singkat dan kanker ganasnya secepat itu menjalar. Sedangkan saat itu adik aku (perempuan) masih memiliki dua anak yang masih kecil yaitu usia 4 tahun dan 1 tahun. Adik aku tidak kerja pula, benar-benar seorang ibu rumah tangga. Almarhum adik ipar aku pun tidak memiliki asuransi apapun saat itu.

Sedih pastinya, karena melihat salah satu anggota keluarga yang kita cintai menderita karena penyakit kritis dan meninggal karena penyakit kritis tersebut. Usia memang tidak ada yang tahu, bagaimana kita meninggalkan dunia ini pun juga tidak ada yang tahu. Semua adalah rahasia Allah SWT. Tetapi ada baiknya kita mencegah dan memiliki sebuah antisipasi untuk mempersiapkan semua ini.




Persiapkan Perlindungan Dengan Asuransi Jiwa Terbaik

Dari serangkaian kejadian di atas yang menimpa di lingkungan ring satu aku ini, selain menjaga kesehatan, aku pun mulai melakukan antisipasi perlindungan untuk diri aku juga keluarga kecil aku. Salah satunya ya aku mulai berpikir mengenai memiliki asuransi penyakit kritis sebagai perlindungan bagi aku dan keluarga. Karena ini adalah salah satu solusi proteksi bagi keluarga aku jika terjadi sesuatu.


Fakta Penyakit Kritis di Indonesia 

Berikut ini adalah beberapa fakta penyakit kritis di Indonesia
  • Stroke adalah penyakit kematian nomor satu di Indonesia, disusul oleh penyakit Jantung coroner. Menurut informasi dari Kemenkes, di tahun 2017, penyakit Jantung merupakan penyebab kematian tertinggi.
  • Penyakit Stroke dan Jantung Koroner menghambat produktivitas dan menelan biaya pengobatan yang besar. Menurut informasi dari Katadata, di tahun 2016, Total Biaya Stroke dan Jantung di Indonesia menelan biaya Puluhan Ribu Triliun.
  • Kanker adalah penyebab kematian nomor 7 di Indonesia. Menurut informasi dari Antara News, 2015 Kanker menduduki Peringkat Ketujuh Penyebab Kematian di Indonesia.
  • Biaya pengobatan kanker lebih dari Rp.100 juta/bulan dan pengeluaran terbanyak berasal dari kemoterapi dan radioterapi. Menurut Tirto.co.id, di tahun 2017: BPJS Kesehatan Biaya 1,3 juta untuk Kasus penyakit Kanker di tahun 2016.
  • Gagal Ginjal kerap terdeteksi saat sudah kronis. Tiga penyebab utamanya adalah hipertensi, diabetes, dan obesitas. Media Indonesia, 2018: Gagal Ginjal Telan Biaya Terbesar Kedua.
  • Biaya cuci darah bisa mencapai Rp.1 juta/terapi dan harus dilakukan seminggu sekali. Menurut Tirto, tahun 2017, Penyakit Gagal Ginjal Bisa Sembuh dengan Transplantasi. 

Untuk asuransi, pilihan aku jatuh pada Flexi Life Critical Illness dari Atra Life. Banyak hal pertimbangan kenapa aku memilik Astra Life untuk asuransi jiwa keluarga ku, selain Astra Life adalah salah satu perusahaan yang sudah memiliki banyak pengalaman, Astra Life juga memiliki fasilitas-fasilitas pelayanan asuransinya yang bagus dan terpercaya.

Dulu sih pas anak-anak ku masih kecil, aku pernah punya asuransi tapi hanya bertahan dua tahun. Semenjak itu aku berhenti pakai asuransi karena masih berpikir untuk apa juga aku pakai asuransi. Ternyata sekarang setelah sadar dan melihat beberapa kejadian di sekitar aku yang mengalami banyak penyakit kritis dan mereka tidak siap secara finansial dalam meng-cover pengobatannya, aku merasa asuransi itu memang penting.

Dengan adanya asuransi, artinya aku sudah membuat sebuah perlindungan atau jaminan masa depan jika ada hal yang tidak terduga terjadi dan ini juga bisa menjadi salah satu bukti cinta aku untuk orang-orang tersayang aku. Uang tidak seberapa, uang kecil yang kita keluarkan akan menjadi uang besar karena memiliki arti yang besar di kemudian hari.


Apa yang dimaksud dengan Produk Asuransi Flexi Critical Illness?

Flexi Critical Illness memberikan perlindungan atas penyakit kritis utama yang paling banyak terjadi atau dialami penduduk Indonesia yaitu seperti stroke, serangan jantung dan kanker. Yang menariknya adalah selain harga preminya yang terjangkau, besar nilai perlindungannya bisa lho kita atur sendiri secara online. Menarik banget kan tuh.

Flexi Critical Illness adalah asuransi penyakit kritis yang dirancang sesuai kebutuhan dan bisa kamu atur sendiri dengan perlindungan atas 3+1 penyakit kritis yaitu stroke, jantung, kanker tahap lanjut dan kanker tahap awal dengan nilai perlindungan hingga 2 Milliar tanpa cek medis.

Aku memilih asuransi Flexi Ci (Critical Illness) dari Astra Life karena Flexi Ci ini memiliki :

  • Perlindungan untuk penyakit kritis utama yang sering terjadi di Indonesia, yakni stroke, serangan jantung dan kanker mulai dari kanker tahap awal
  • Membantu kita dan keluarga agar memiliki dana untuk melakukan pengobatan dan melawan kanker, karena 50% (lima puluh persen) dari uang pertanggungan akan dibayarkan saat terdiagnosa kanker tahap awal
  • Nilai perlindungan hingga Rp. 2 milliar, tanpa perlu cek medis dan 100% online.
  • Preminya sangat efisien karena dihitung berdasarkan risiko setiap tahun - sehingga harga premi berbeda-beda setiap orang. Pokoknya lebih murah deh dari harga segelas kopi yang diminum per hari.
  • Kita tidak perlu repot mendaftar ulang setiap tahunnya, karena bisa otomatis diperpanjang sesuai kebutuhanmu hingga usia 85 tahun.
  • Pembelian dapat dilakukan melalui via website di https://ilovelife.co.id/
  • Durasi masa berlaku adalah 1 tahun.


Selain Flexi Ci, Astra Life juga memiliki satu lagi program pelayanan asuransi yang namanya FLEXI LIFE. Nah apalagi tuh Flexi Life?

Flexi Life adalah asuransi jiwa murni yang dimana uang pertanggungan dan preminya bisa ditentukan oleh nasabahnya sendiri dan memiliki kelebihan berupa:

  • Satu polis seumur hidup
  • Cukup bayar sesuai resiko atau sesuai usia kamu saat daftar. Biasanya usia yang masih muda, memiliki resiko yang lebih kecil dibanding dengan yang sudah usianya tua. Sehingga premi bisa dibayar lebih murah dan disesuaikan dengan resiko hidup setiap tahunnya.
  • Polis bisa otomatis diperpanjang hingga usia 85 tahun.
  • Dapat merubah premi secara online sesuai kebutuhan dan kemampuan kita. Misalnya nih biasanya kita bayar per bulannya Rp.500,000, tetapi ketika bulan ini waktunya membayar, kita tidak bisa bayar karena ada kebutuhan mendesak seperti sekolah atau renovasi rumah. Maka kita bisa lho menurunkan premi bulanan menjadi Rp.200,000.
  • Pembayaran premi dapat dilakukan secara per-bulan atau per-tahun. Nah kamu tinggal pilih deh tuh sesuai yang kamu sanggupi.
  • Perlindungannya sendiri bisa sampai 5 M tanpa cek medis. Keren kan?? 😉
  • Tidak ada biaya komisi.
  • Pembelian pun juga dapat di beli melalui website https://ilovelife.co.id
  • Jangka waktunya berlaku sampai dengan 1 tahun.


Seperti yang tadi aku infokan bahwa pembelian dapat dilakukan melalui website, berikut tutorial yang aku lakukan ketika aku membeli asuransi Flexi Ci via website.













Terjangkau banget kan ya? Tadi saja aku hanya mengeluarkan Rp.36,000 untuk per tiga bulan. Dengan proteksi Rp.50 juta. Kamu pun bisa melakukan pembeliannya via website dari mana saja. Mudah sekali kok caranya dan semua ini tanpa harus di cek medis. Astra Life benar-benar membantu memudahkan kita semua untuk bisa memiliki perlindungan diri dengan program asuransi jiwa fleksibel.

Yuk mulai kita memberikan perlindungan untuk diri kita juga untuk keluarga tercinta kita. Kalau masih ragu, masih bingung, coba deh kita ingat-ingat tentang kejadian penyakit kritis yang terjadi di sekitar kita, baik di keluarga dekat kita atau teman atau tetangga.

Pikirkan bagaimana kita bisa segera mencari solusi bila hal tersebut terjadi kepada kita, jangan sampai deh ya itu terjadi sama diri kita atau ke keluarga ring satu kita.

Silahkan beli Asuransi Flexi Ci atau Flexi Life via website. Karena aku ingin berbagi kepada kalian semua, kali ini aku mau kasih kode referal aku BLOGCILYA68, dapatkan fasilitas menariknya dari Flexi Ci dan Flexi Life dari Astra Life.

Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Penyesalan memang datang belakangan, kalau datang di awal itu namanya Pendaftaran 😁. Silahkan gunakan kode referal aku ketika kamu membelinya.

Jadikan Flexi Ci dan Flexi Life ini sebagai Safety Net dan Hadiah terindah bagi dirimu juga bagi keluarga tercinta mu.














💗 Cilya 💗
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife


 Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Selasa, 31 Maret 2020


Mengapa Radio Masih Menarik di Dunia Digital ini?



“Selamat Pagii…Kembali lagi di ROTI bersama Ronald Tike di Senin pagi ini menemani aktivitas teman-teman semua…” begitulah sapa renyah Ronald dan Tike salah satu penyiar favorit aku di 101 Jak FM. Yang mana Jak FM adalah salah satu channel radio favorit aku juga


Walau tidak setiap pagi aku nyalakan radio tapi kalau hendak berpergian kayanya kurang saja jika tidak dengar radio.
Radio masih ada ya hari gini? Alhamdulillah nya masih ada ya, walau music sekarang bisa di dengar darimana saja. Apalagi nih, salah satu pesaing radio adalah Podcast, Joox, Youtube dan masih banyak lagi apliaksi digital untuk musik yang saat ini sedang di gandrungi anak muda. Di beberpa kanal ini pun, kita juga bisa dapat banyak informasi, baik update berita, talkshow live juga update music terbaru disini. Memang penyiarnya yang melakukan acara live tidak seaktif di radio, tapi tetap saja fungsi nya sudah hampir sama dengan radio.

Aku sudah familiar dengarkan radio itu dari zaman aku SD seinget aku. Gara-gara Mama dan Papa aku suka banget dengerin music dan berita-berita penting lainnya via radio. Waktu itu lebih sering dengar radio daripada nonton TV soalnya dulu itu stasiun TV belum sebanyak sekarang channelnya jadi memang tontonannya juga berita-beritanya agak boring saja.

Selain music, Mama dan Papa aku tuh suka banget dengerin yang namanya Drama Radio ahahah, Masya Allah ya dulu tuh banyak banget deh Drama Radio, mulai dari drama radio yang kolosal sampai yang horror. Saat itu profesi dubber tuh sempat booming digandrungi beberapa orang untuk mengisi suara di drama radio ini.

Pas beranjak SMU tambah lah aku suka banget dengerin radio. Tentu segmen stasiun radio yang aku dengarkan juga sudah yang khusus anak muda, jadi sudah jarang dengerin tuh drama radio kolosal kaya Mahabarata, drama kumbara via radio ahaha.

Waktu SMU, aku sudah mulai rajin banget dengerin radio yang memang stasiun radionya khusus untuk kaula muda, yang lagu-lagunya selalu update lagu-lagu terbaru baik mancanegara juga lagu dari negeri sendiri. Saat itu stasiun radio yang hits banget yaitu Prambors, malah nih aku sempat lho pedekate sama cowo gara-gara acara perjodohan via online  di radio 😀😂. Kalo bahasa anak muda dulu tuh disebutnya: “Gokil banget deh..”.

Saat itu bisa dibilang ngga gaul kalau ngga kenal nama-nama penyiar radio. Sampai nih profesi sebagai penyiar radio tuh jadi salah satu karir favorit saat itu. Karena jadi penyiar radio itu ngga perlu namanya: cantic, tinggi yang penting adalah suaranya bagus, renyah dan gaul.  Nah, kalo kata teman-teman aku, suara aku enak didengar kalo via telp ahaha..jadi aku disarankan untuk ikutan saja jadi penyiar radio. Apalagi katanya wajah aku lucu, pasti jadi nilai plus ketika jadi penyiar malah mungkin bisa jadi MC nasional 😀.

Alhasil, aku jadinya pernah sampai ikutan casting dan ngelamar-ngelamar segala, tapi pas dipanggil untuk interview sayangnya ngga boleh sama Papa aku untuk ikutan. Jadinya ambyar deh impian aku jadi penyiar radio hits anak muda. Sedih banget sih..

Tapi sedihnya itu dulu dan sekarang kekecewaan zaman itu sudah terbayarkan. Dengan profesi aku sebagai mompreneur, aku sudah beberapa kali di undang sebagai narasumber di beberapa stasiun radio, di hampir seluruh Indonesia untuk  mengisi acara talkshow. Entah sudah berapa stasiun radio yang sudah mengundang aku sebagai pembicara atau narasumber untuk mengisi program wirausahanya. Senang banget dong ya, akhirnya bisa ngerasain yang namanya ‘Mengudara” ..begini toh rasanya ya, terbayar sudah rasa penasaran aku bisa ‘mengumbar' suara aku di radio 😉



Zaman aku kecil sampai dengan SMU, kalau mau dengar radio ya musti punya satu set radio, mau itu murah atau mahal ya musti punya alat yang namanya Radio itu. Ketika remaja di zaman aku itu sudah ada Walkman dan juga ipod, jadi bisa dengerin stasiun radio favorit dimana saja dan kapan saja tanpa perlu gotong-gotong satu set radio :D. Kayanya sudah canggih dan modernlah kalao punya Walkman atau ipod.

Ternyata semakin bertambahnya zaman, apalagi aman sekarang yang sudah serba digital. Saat ini kita sudah bisa dengar siaran radio secara streaming via internet bahkan nih beberapa radio sudah punya aplikasinya sendiri yang bisa di download di playstore atau appstore di handphone kita. Bahkan ada juga stasiun radio yang sudah punya channel sendiri di podcast, jadi bisa dengar juga stasiun radio favorit kita via podcast. Iya sudah secanggih itu guys…

Buat aku fungsi radio saat ini masih menjadi sebuah stasiun yang menghibur. Jika malas melihat visual seperti nonton TV, kita bisa dengar radio. Berharap semoga stasiun radio yang ada saat ini tetap ada dan bertahan di saat persaingan di dunia digital ini. Tinggal bagaimana pihak management radio saja yang mau mengikuti update perkembangan teknologi yang ada.  

Jadi nostalgia ngga sih kalau bahas radio? Teman-teman ada yang sampai saat ini masih senag dengerin radio? Stasiun radio favorit apa yang biasa di dengerin? Sharing yuukkk di kolom komentar.




💗 Cilya 💗

Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Senin, 30 Maret 2020

Jadikan Blog Sebagai Investasi Masa Depan




“Wow, ada produk lipstick yang baru nih” sambil swipe up iklan lipstick yang tampil di Instagram ads pada layar ponsel ku. Biasanya kalau merk yang aku suka sedang keluarin produk baru, aku kadang suka beli dan lalu review hasilnya di blog. Tidak semuanya brand favoritku setiap keluarin produk baru lalu aku beli. Aku masih tipe wanita yang beli sesuatu itu ya hanya sesuai kebutuhan. Kecuali aku ingin banget ulas produk tersebut.


Sebenarnya banyak tulisan yang ada di draft blog aku, mulai dari sharing kisah traveling aku sampai sharing hasil review aku. Tapi kok kadang suka mager untuk di rapihkan lalu di post, sampai draft nya sudah agak berdebu J. Jika lagi mood dan pas waktunya sedang luang, dalam seminggu aku paling banyak itu buat 3 tulisan di blog (diluar kalau ada program odop ya..).

Buat aku pribadi, blog aku bukan cuma sekedar blog saja yang isinya tulisan-tulisan pemikiran aku, baik itu sekedar sharing, curhat atau review produk. Blog menjadi seperti sebuah diary buat aku yang mungkin suatu waktu aku bisa mewariskan tulisan-tulisan aku ini untuk anak cucu, bahkan mungkin bisa menjadi sebuah penghasilan di kemudian hari…. Ngayal sih, tapi aku sih yakin ya ketika anak cucu aku kelak baca, mereka akan merasakan apa yang ada di dalam tulisan aku ini.

Karena itu aku berusaha semaksimal mungkin membuat konten yang menarik, tata cara tulisan yang enak di baca (semoga ya enak dibaca ehehe). Menurut aku, membangun konten blog itu sama saja kita sedang berinvestasi.
Iya lho, kita tuh para blogger sebenarnya sudah berinvestasi di blog mulai dari waktu, tenaga, pikiran semua nya kan sudah kita keluarkan untuk nulis blog dan itu adalah investasi. Apa yang sudah kita investasikan di blog lewat tulisan-tulisan, kita bisa memonetisasi blog kita.

Banyak hal kita bisa menginvestasikan blog dengan mulai memonetisasi blog kita. Apa saja itu?

Memasang Google adsense pada blog

Kita bisa mendapatkan pemasukan juga dari memasang Google Adsense pada blog kita. Banyak panduan cara memasangnya di google, silahkan browsing.


Minimal Gunakan Domain

Jika ingin maksimal menginvestasikan blog, pilih hosting dan nama domain berbayar dan lupakan yang gratisan


Manfaatkan Optimasi Blog

Salah satunya juga bisa manfaatkan SEO (search engine optimization)blog untuk posisi terbaik di mesin pencari seperti Google.


Jadi tidak ada salahnya kita mulai berpikir untuk jangka waktu ke depan yaitu mendapatkan rezeki dari blog kita karena itu sekali lagi buatlah konten yang positif. Karena sekali kita sudah sebar maka akan viral dan tulisan kita bisa jadi akan di baca oleh anak cucu kita kelak.

Semoga bermanfaat ya teman-teman and see you on my next blog post




💗 Cilya 💗

Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Follow Us @cilyawonderland