Featured Slider

Ini Yang Saya Lakukan Ketika Mengalami Kegagalan

No comments

 



Assalamualaykum,

Malam ini, di rumah aku hujan turun deras. Awal tahun 2021 memang lagi sering hujan nih, semoga memang pertanda rezeki dan kebaikan untuk aku di tahun 2021 ini...Aamiin YRA.

Selama 2 tahun kemarin memang masa aku lagi mencoba bangkit ketika bisnis satu-satunya mengalami penurunan. Mencoba bangkit dan tidak mengandalkan satu sekoci pendapatan dalam hidupku. Iya .. pengalaman kegagalan yang tidak mau lagi aku rasakan. 

Ketika sedang mencoba bangkit dan membangun jaringan bisnis satu lagi yang baru aku bangun, tiba-tiba cobaan pandemi karena adanya wabah virus Corona datang. Wow banget kan cobaan yang aku dapat. Sempat sih aku merasa insecure, menarik diri dari my social life. Insecure-nya sih lebih karena aku merasa sedang gagal dan ingin muhasabah diri dulu agar tidak terlalu down ketika bertemu orang lain.

Masalah dari penurunan bisnis aku 2 tahun ini tidak membuat aku down banget sih, dibanding 9 tahun lalu ketika aku juga mengalami kegagalan dalam bisnis. Mentalnya sudah lebih 'jadi', sudah lebih matang menghadapinya dengan tahu apa nih yang harus segera aku lakukan.


Proses bangkit itu bukanlah hal yang mudah. Tidak semudah kata-kata para motivator yang menyemangati "Ayooo...kamu bisaa. Terus bangkit..." . Teori lebih mudah dibanding dengan kenyataan mewujudkan teori tersebut. Tetapi ketika kita sudah lakukan step by step teori-teori yang kita pelajari, semua akan menjadi terasa mudah menjalankannya.

Apa yang aku lakukan untuk bangkit lagi? Aku melakukan DAI. Apa itu DAI? 

1. Doa dan Muhasabah

Berdoa itu tidak hanya ketika kita sedang mengalami kesulitan saja, tetapi setiap apa yang akan kita lakukan seperti mulai makan, mulai mau tidur, mau mandi, mau meeting dengan klien tentunya kita perlu lakukan berdoa. Setiap kita berdoa, Insha Allah akan selalu di ijabah oleh Allah, hanya bedanya ada yang bentuk jawaban Nya langsung dan ada yang tidak langsung.

Ketika aku menghadapi masalah kemarin, tentu aku tidak mengurangi doa aku, justru menambahnya sambil aku muhasabah diri. Muhasabah diri disini lebih kepada mengevaluasi apa yang kemarin sudah aku lakukan. Apakah aku ada mendzolimi orang lain, apakah ada sedekah aku yang kurang, ibadah aku yang belum intens dan masih banyak hal lagi yang urusannya seputar habluminanas dan hambluminallah. 

Setelah itu aku baru mengevaluasi strategi bisnis yang kemarin sudah aku lakukan. Apakah strategi yang aku lakukan kemarin sudah efektif atau belum dalam kenaikan omset bisnis aku. Semua ini dilakukan dengan tenang. Sebab jika diri kita gelisah maka kita tidak bisa melakukan muhasabah diri, doa pun tidak akan khusyuk. 

Keluarkan semua masalah, nangislah jika memang kita perlu nangis dan lakukan dengan tenang. Ketika inilah momen kita akan merasa lebih dekat dengan sang Maha Pencipta. 


2. Action 

Jangan terlalu lama terpuruk, bangkitlah...dunia ini indah ketika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda. Setelah aku melakukan step pertama yaitu berdoa dan muhasabah diri, aku harus memutuskan segera bangkit. Dari langkah DAI, yang kedua adalah Action.

Ketika dalam doa, aku mengucapkan taubat, ingin memperbanyak sedekah, memperbaiki habluminanas dan habluminallahnya maka tentu aku harus actionkan doa dan janji aku ini di dalam kehidupan dan aktivitas aku.

Ketika sudah mengevaluasi strategi bisnis dan memperbaiki yang kurang, aku pun langsung mempraktekkannya dan ikhtiar dengan lebih tenang menjalankannya. Agar tidak lagi melakukan kesalahan yang kesekian kalinya. 

Action, ikhtiar, berusahalah dengan mindset yang positif dan hati yang bahagia, begitu kata guru spiritual aku. Ketika positif thinking serta hati kita bahagia, maka hasilnya Insha Allah akan bermanfaat dan lebih baik dari sebelumnya.


3. Ilmu dan Optimis

Sambil Action atau ikhtiar, aku mengupgrade diri aku juga dengan ilmu. Ilmu yang aku aku cari tidak hanya ilmu duniawi saja tapi juga ilmu agama aku, agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Action atau ikhtiar yang aku lakukan akan lebih memiliki manfaat jika ada ilmu di dalamnya. 

Seperti Hadist Riwayat dari Imam Baihaki : "Sebaik Baik Manusia adalah yang paling Bermanfaat Bagi Orang Lain". Karena itu untuk menyemangati diri agar bangkit dari keterpurukan, aku selalu ingat hadist riwayat ini agar aku bisa bangkit dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain.


Bagi teman-teman yang saat ini sedang merasa down, yuk bangkit..ingat Allah selalu bersama dengan kita dimanapun kita berada. Allah tidak akan memberikan ujian kepada hambaNya diluar batas kemampuan hamba Nya. Oleh sebab itu yakinlah Allah akan selalu menjaga kita.


Semoga bermanfaat dan see you on my next blogpost





Woman Creative Partner





Let's Read Dongeng Bergambar Sebelum Tidur

1 comment

 


Kegiatan aku selama pandemi selain jadi rajin masak, buat cemilan, menjadi guru belajar bagi si bungsu selama SFH, aku juga jadi Ibu pendongeng 😁. Sebelumnya aku memang sudah suka bacakan anak aku buku cerita bergambar, tapi jarang banget mendongengkan si bungsu sebelum tidur.

Si bungsu ku ini sejak pisah kamar dengan aku, sudah jarang minta aku untuk membacakan dongeng untuknya sebelum tidur. Saat ini usianya sudah menginjak 7 tahun dan dia sudah mandiri tidurnya, walau masih satu kamar sama kakaknya.

Tapi semenjak pandemi ini tentu ia jadi lebih memiliki banyak waktu luang setelah kelas daringnya dan begitu juga aku. Oleh karena itu mendongeng sebelum tidur pun menjadi rutinitas aku hampir setiap hari baik itu tidur siang dan ketika mau tidur malam selama pandemi ini. Buku yang aku bacakan pun sengaja yang bergambar agar membaca menyenangkan bagi si bungsu dan dia bisa mendapatkan tambahan visual serta imajinasi daya olah pikir di otaknya. 

Buku cerita anak yang aku beli untuk anak bungsuku ini beragam, mulai dari buku cerita islami, pengetahuan antariksa sampai buku cerita bergambar mengenai legenda masyarakat. Kebetulan sekali adik aku yang bungsu adalah salah satu illustrator buku cerita anak, jadi suka dapat referensi buku cerita anak bergambar yang terbaru dari karyanya. 

Legenda Rakyat "Ikan Mas Ajaib" (Ilustrasi @dinovwati)


Aku sendiri gemar sekali membaca buku, mulai dari buku novel sampai buku mengenai pengembangan diri dan bisnis. Maka dari itu, kegemaran baca ini, sudah aku ajarkan kepada anak-anak aku sejak dini. Waktu zaman aku kecil dulu, agak sulit mencari buku cerita anak yang bergambar. Kalau mau cari pasti adanya buku cerita bergambar dari luar negeri yang ilustrasinya lebih anak-anak banget, mulai dari warna hingga illustrasi gambarnya. Tetapi sekarang sudah banyak para illustrator gambar cerita anak yang membuat ilustrasinya lebih bagus dan ramah anak.


Manfaat Mendongeng Cerita Bergambar Pada Anak

Sebenarnya apa sih manfaat dari membaca dongeng bergambar bagi anak? Pada masa golden age di mana otak anak adalah dalam masa berkembang, buku cerita anak bergambar bisa menjadi sebuah media pembelajaran yang baik untuk diberikan pada anak-anak. Kita sebagai seorang ibu yang juga madrasah bagi anak, bisa memanfaatkan buku cerita bergambar untuk mengoptimalkan perkembangan otaknya.

Dari beberapa talkshow parenting yang aku ikuti, berikut adalah manfaat dari mendongeng bergambar bagi anak:

Menumbuhkan Minat Baca Sejak Dini

Ketika kita sebagai orangtua sudah mengajarkan anak-anak kita membaca sejak dini, maka mereka akan terbiasa membaca hingga dewasa. Anak-anak kita tidak akan lagi menganggap membaca itu adalah suatu hal yang membosankan, selain itu kita bisa menjadikan mereka sebagai pribadi yang memiliki wawasan luas dari kegemaran membacanya ini.


Mendukung Daya Imajinasi Anak

Bagi anak-anak usia golden age, memiliki daya imajinasi sangat bermanfaat salah satunya dapat memunculkan ide kreatif serta pandai menganalisa. Saat masa ini, otak si kecil memang sedang penuh dengan imajinasi, sehingga kita sebagai orangtua perlu membimbing mereka agar daya imajinasi anak-anak kita tetap terkontrol dan berada di arah yang positif.


Meningkatkan Komunikasi dan Menambah Kosakata

Si kecil tentu pengucapan kata per katanya belum jelas, tetapi dengan kita rutin memmbacakan cerita bergambar, dapat membantu memperkaya kosakata si kecil. Selain itu juga bisa mengembangkan kemampuan komunikasi anak, mulai dari cara mereka menyusun kata per kata, pelafalan dan penggunaannya dalam percakapan sehari-hari. 


Membangun Bonding Antara Ibu dan Anak

Ketika kita para Ibu sedang membacakan dongeng kepada anak, disitulah terjadi bonding antara Ibu dan anak dan kita dapat mengetahui sejauh mana perkembangan anak kita. Intinya adalah kita "Buat Waktu" untuk mendongeng bersama anak, bukan "Cari Waktu"

Quality time yang tercipta anatar Ibu dan anak bisa membangun bonding dan jika terjadi ikatan yang baik, maka  akan terbentuk kepribadian yang positif dan anak kita jadi lebih terbuka untuk menceritakan banyak hal tentang kegiatannya sehari-hari.


Menciptakan Rasa Ingin Tahu Anak

Tugas kita para Ibu adalah menciptakan rasa ingin tahu si kecil melalui cerita bergambar. Dengan kita bercerita dan memperlihatkan gambar pada buku cerita tersebut, maka secara tidak langsung kita merangsang rasa keingintahuannya dan membuat si kecil bertanya. Dari pertanyaan ini lah kita bisa memberikan jawaban dengan memberikan ilmu-ilmu pengetahuan, sehingga anak akan tumbuh menjadi individu yang  memiliki pengetahuan yang luas.


Kelima manfaat inilah yang akan di dapatkan jika kita para Ibu rutin mendongengkan cerita bergambar. Waktunya bisa disesuaikan. Kalau aku pribadi, lebih sering membacakan dongeng bergambar sebelum anak aku tidur di malam hari. Kita para Ibu milenial sudah sangat dipermudah banget mendapatkan buku cerita bergambar di toko buku. Sekali lagi tidak seperti zaman kita kecil dulu yang sulit sekali mencari buku cerita anak bergambar yang ilustrasinya belum kids friendly.


Apalagi nih di era digital ini, kita bisa banget membacakan buku tanpa harus menumpuk buku di rak buku. Kita bisa download dari handphone dan aku suka sama salah satu aplikasi yang isinya banyak banget buku cerita anak bergambar, namanya Let's Read


Apa sih Let's Read itu?

Aplikasi Let's Read itu adalah aplikasi Perpustakaan Digital Buku-Buku Anak. Yang mana kita para Ibu-Ibu nih, bisa mengaksesnya atau mengunduhnya melalui Playstore. Let's Read ini digagas oleh Books for Asia yaitu sebuah program donasi buku yang dikelola oleh The Asia Foundation. Diharapkan dengan adanya aplikasi Let's Read ini, bisa menciptakan minat baca anak-anak di Asia.



Yuukk, Let's Read Dongeng Bergambar Sebelum Tidur

Jadi kita nih para Ibu-Ibu milenial tidak perlu repot-repot lagi bawa buku-buku cerita bergambar anak-anak kita kalau sedang traveling. Cukup unduh saja di handphone atau tab kita dan kita bisa bacakan atau anak-anak kita bisa baca sendiri selama perjalanan. 

Menurut aku ini sih praktis banget ya, dan yang aku suka dari Let's Read ini adalah gambar-gambarnya full color serta tersedia dalam ragam bahasa. Untuk ejaan bahasa Indonesianya pun juga bahasa yang sudah dalam ejaan yang benar. Jadi tidak perlu khawatir deh sama kosakata anak yang tergerus dengan bahasa ala anak zaman now yang suka tidak jelas.




Jadi untuk teman-teman yang sudah menjadi Ibu, apalagi anak-anak kita masih dalam usia golden age, bisa langsung coba
unduh aplikasinya di Playstore. Rasakan sensasi mendongeng lewat Let's Read. Tidak hanya itu kita pun bisa memaksimalkan gadget untuk hal positif, salah satunya adalah membacakan dongeng bergambar untuk anak bersama Let's Read.

Ilustrasi by @dinovwati


Golden Rules

Bulan November 2020 kemarin aku sempat hadir di salah satu pertemuan dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) di Bogor, mengenai Berita Ramah Anak dimana salah satunya membahas mengenai Literasi Digital Bagi Perempuan.

Literasi Digital menjadi hal yang perlu dikuasai oleh seorang Ibu, baik untuk dirinya sendiri maupun dalam peran Ibu sebagai pendidik anak-anaknya. Literasi Digital adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan media digtal, alat-alat komunikasi atau jaringan dalam menemukan, mengevaluasi, menggunakan, membuat informasi dan memanfaatkannya secara sehat, bijak, cerdas, cermat, tepat dan patuh hukum dalam rangka membina komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh sebab itu kita sebagai orangtua terutama sebagai peran seorang Ibu perlu menciptakan golden rules. Golden rulesnya adalah:

  • Gunakan hari libur, termasuk hari Sabtu dan Minggu, juga waktu luang lainnya untuk melakukan aktivitas bersama keluarga.
  • Batasi penggunaan media sosial pada waktu-waktu aktivitas keluarga seperti ketika makan bersama, liburan, jalan-jalan dan lainnya.
  • Orangtua pun perlu mengurangi penggunaan perangkat komunikasi saat waktu bersama keluarga


Dirumah pun aku sudah mulai menerapkan Golden Rules ini untuk aku, pak suami dan juga anak-anak. Jadi ketika weekend, aku suka banget memanfaatkan Let's Read ini dengan si bungsu. Anak bungsuku ini pun malah kadang suka ingin gantian membacakan dongeng untuk aku dan kakak-kakaknya ehehe...

Jadi tidak ada ruginya kita meluangkan waktu kita untuk mendongeng bersama anak sebab membaca itu menyenangkan, apalagi bukunya adalah buku cerita bergambar yang ada di perpustakaan digital Let's Read. Yuukk unduh aplikasinya sekarang juga disini.


Selamat mendongeng bersama anak... and see you on my next blogspost ya πŸ˜‰πŸ’–πŸ’–










Woman Creative Partner















[7 Manfaat] Memberikan Cerita Bergambar pada Si Kecil (ibudanbalita.com)

LET'S READ, MOMS, YUK MENDONGENG UNTUK SI KECIL LEWAT CERITA BERGAMBAR (inainong.com)

https://bloggerperempuan.co.id/lets-read-blog-competition-3/

Setiap Pengusaha Perlu Miliki GRIT

No comments

 



Assalamualaykum,


Gimana resolusi yang sudah dibuat? Apakah sudah dijalankan atau bahkan baru awal tahun saja sudah ada yang tercapai salah satu dari list resolusinya? Semoga sudah ada yang tercapai atau sudah dalam on progress.

Pada artikel kali ini aku mau membahas mengenai GRIT. Mungkin ada dari teman-teman yang belum terlalu familiar dengan istilah GRIT ini ya. Kalau ingin sukses baik itu dalam karir di kantor kamu atau sukses dalam berbisnis, teman-teman perlu pahami yang namanya GRIT ini. 


Apa Sih GRIT Itu?

Kalimat GRIT ini adalah hasil penelitian dari Angela Duckworth seorang profesor psikologi di Universitas Pennsyvania. Lalu penelitian ini dirangkum olehnya dalam sebuah buku yang berjudul : GRIT - The Power of Passion and Perseverance. 

Grit sendiri merupakan salah satu kunci kesuksesan seseorang, dimana kesuksesan itu hasil dari daya juang yang tinggi untuk bertahan hidup yang dimiliki oleh seseorang. Sebab ketika kita membangun GRIT maka mindset kita akan berkembang, ketahanan juang kita ada, sehingga jika sedang down akan semangat lagi bangkit dari kegagalan dan kemunduran.

GRIT itu perlu dijaga dan dibangun agar terus ada dan bahkan kalau bisa terus berkembang. Jadi GRIT ini bukan tergantung skill atau bakat dari dalam diri, tetapi lebih kepada kemauan diri, kita mau hidup yang seperti apa di lima tahun ke depan.


Setiap Pengusaha Perlu Miliki GRIT

1. Perlu Memiliki Passion



Teman-teman yang memiliki bisnis perlu memiliki passion dalam menjalankannya dan tahu bagaimana bisa memaksimalkan passionnya di dalam bisnis dengan baik. Passion itu tetap harus di adah dan wujudkan dalam setiap karya yang kita buat. Sehingga passion yang ada, yang kita tuangkan dalam sebuah karya, maka karya atau hasil dari kinerja kita memiliki manfaat, baik untuk diri sendiri dan juga orang lain.


2. Perlu Memiliki Resilience



Resilience atau ketahanan diri itu perlu banget lho dalam menjalankan sebuah bisnis. Ketahanan diri lahir dari cobaan serta tantangan yang ada ketika bisnis kita sedang berjalan. Di momen mendapatkan cobaan dan tantangan inilah yang membuat diri kita tumbuh menjadi kuat, baik dari sisi kepribadian, sampai ilmu yang ada dalam diri kita.


3. Perlu Memiliki Tujuan



Apalagi ini dong ya perlu banget. Coba deh teman-teman keluar rumah dengan berpakaian rapi, dandan dan wangi. Terus jalanlah kemana saja tanpa tujuan, kira-kira apa yang akan terjadi? Tentu waktu terbuang begitu saja, kita akan kelelahan karena muter-muter tidak jelas mau kemana tujuannya. 

Nah begitu juga dengan bisnis. Jika teman-teman tidak jelas bisnis yang akan dijalankan ini tujuannya apa, maka ketika mendapatkan hasil, hasilnya akan keluar juga dengan cepat. Sebab penggunaannya tidak jelas untuk apa dan untuk siapa. Jadi tanamkan dalam diri kita bahwa apa yang kita lakukan memiliki tujuan yang bermanfaat bagi banyak umat.


4. Perlu Memiliki Harapan dan Fokus



Setiap manusia pasti memiliki sebuah harapan hidup. Harapan tentu berhubungan dengan tujuan yang akan di capai. Ada harapan, maka di situlah awal kita jadi tahu tujuan hidup kita apa, yaitu mewujudkan harapan-harapan kita menjadi kenyataan.

Buatlah sebuah catatan mengenai goals apa yang akan kita capai, setelah itu Fokuslah untuk mengejarnya. Ketika fokus maka dapat mempercepat kita menggapai impian kita dan tentu harapan-harapan kita dapat terwujud dengan bahagia.


Maka dari itu, setiap pengusaha perlu sekai memiliki yang namanya GRIT, agar hidup lebih bermakna, memiliki tujuan, menjadi manusia yang bermanfaat dan bahagia. 

Sudahkah teman-teman memiliki GRIT dalam hidupnya teman-teman?








Woman Creative Partner









Namun, karena hidup tidak selalu indah, maka butuh resilience atau ketahanan diri dalam menghadapi segala tantangan. Tantangan itu bukan untuk dihindari, tapi dihadapi. Jadi kamu harus tetap bertahan walaupun situasinya sedang tidak enak, karena mereka yang sukses adalah mereka yang bertahan sampai akhir.

Kamu juga butuh determinasi untuk mewujudkan cita – citamu yang ditandai oleh komitmen kuat dan tanggung jawab. Terakhir, fokus akan tujuanmu melakukan aktivitasmu sangat penting. Kalau pikiranmu kemana – mana, tidak senantiasa berada dalam setiap aktivitasmu, maka jangan harap apa yang kamu impikan akan terwujud.






Angela Duckworth, seorang psikolog dari Univeristy of Pennsylvania mendefinisikan GRIT sebagai ketekunan dan passion untuk tujuan jangka panjang. Sebenarnya ada banyak definisi GRIT tapi secara umum GRIT adalah mindset berkembang, ketahanan yang membuat seseorang untuk bangkit kembali dari kegagalan dan kemunduran.



La Tahzan Innallaha Ma'ana

1 comment

 



Setiap Manusia yang hidup di dunia pasti memiliki masalah dan juga cobaan hidup. Tinggal kita bagaimana menghadapai cobaan tersebut. Mungkin bagi kita masalah yang ada adalah cobaan bagi kita, tetapi bagi Allah, itulah yang terbaik bagi kita. 

Tahun 2020 kemarin contohnya adalah salah satu cobaan bagi seluruh umat manusia di dunia yaitu dengan adanya virus Corona yang tidak hanya menyebabkan kematian sekian ratus orang saja tapi juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Bisnis terhambat, sektor pariwisata pun sempat terhenti bahkan perjalanan ibadah ke tanah suci untuk menunaikan ibadah Haji dan Umrah juga ditutup.

Ketika menghadapi cobaan demi cobaan, waktunya melakukan muhasabah diri. Kita masih punya Allah yang melindungi kita...

Jika ada masalah maka, La Tahzan Innallaha Ma'ana yang artinya "Janganlah kamu bersedih, Sesungguhnya Allah bersama kita", kalimat ini adalah penggalan dari ayat Al Quran surat At Taubah ayat 40.


Bagi teman-teman yang sedang menghadapi cobaan, jangan bersedih...Ada Allah bersama kita. Semoga #OneMinuteBooster yang aku buat ini, bisa menjadi penenang hati.


“La Tahzan”

Allah

Pegang aku kuat

Tahan aku Ketika aku terjatuh

Jangan Kau tinggalkan aku di saat aku sedih

Temani aku ya Allah

 

Ketika Aku Sedih

Ketika Aku Ragu

Engkau Selalu hadir

Untuk menemaniku

 

 

Dan Engkau pun berkata:

La Tahzan

Jangan Bersedih…Allah Bersama mu

Jangan Berputus Asa…Allah Bersama mu

 

Lalu... Ketika aku Yakin akan kehadiran Allah

Maka Allah akan menggenggam hati ku

Memelukku dan membuatku Bahagia

 

Aamiin YRA

 

 



Resolusi Awal Tahun. Apa Fungsinya?

No comments

 





Assalamualaykum,


Happy New Year 2021....

Ini adalah tulisan pertama di tahun 2021. Alhamdulillah sudah melewati tahun 2020 yang penuh dengan perjuangan. Banyak cobaan, pelajaran dan kebahagiaan yang aku dapat di tahun 2020 kemarin. Sepuluh bulan menjalani yang namanya pandemi dan aku bisa menghadapinya.

Untuk bisnis aku memang di tahun 2020, di masa pandemi kemarin mengalami penurunan yang bisa dibilang lumayan banget ya dampaknya bagi ekonomi keluarga aku. Tetapi sekali lagi aku tetap bersyukur karena Allah masih memberikan aku kewarasan serta rezeki yang cukup. Bisnis aku pun tetap bisa berjalan tanpa harus tutup.

Kadang benar juga yang dibilang sama para guru mentor bisnis aku, ketika sedang terjepit, kalau kita belajar menenangkan diri dengan baik, maka kita akan bisa menemukan solusi dan mungkin solusi itu bisa memberikan jalan yang terbaik. Iya, kita jadi bisa berpikir kreatif dan out of the box.

Masalah bisnis terpuruk sudah pernah aku alami sebelumnya, masa baru kena imbas dari pandemi aku sudah menyerah. Karena itu ketika lockdown dimulai dan semua di himbau untuk #Dirumahaja selama 3 bulan dari bulan Februari sampai dengan bulan April dan berlanjuta terus sampai akhir tahun 2020, disaat itulah akan pergunakan untuk muhasabah dan upgrade skill serta menyusun ulang bahkan memperbaiki strategi yang ada.

Memang sebaik-baiknya rencana manusia, tetap Allah lah penentu akhir dari rencana yang sudah dibuat, tetapi aku yakin jawaban Allah adalah yang terbaik baik kita. Karena itu 2020 kemarin, mau tidak mau aku harus tetap optimis dan tidak boleh menyerah. Walau hati ini ada sedikit downnya, tetap aku harus move on.


Menyambut tahun 2021 ini tidak banyak list resolusi yang aku buat, bukan karena pesimis tapi aku merasa sudah lebih tenang saja dan tidak terlalu ambisius dalam melakukan sesuatu. Tetap optimis dan memiliki harapan serta rencana dan strategi-strategi bisnis tentunya, tetapi tidak terlalu ngoyo.

Tahun 2021 ini aku ingin lebih memperbanyak ibadah, lebih menjadi manusia yang bermanfaat dan fokus pada tujuan hidup aku, salah satunya mengembangkan bisnis aku. Mengejar ketinggalan akibat penurunan omset kemarin.

Tentu resolusi ini sudah aku buat sebelum tahun 2021 agar hari pertama di tahun 2021 bisa langsung running dan ngga bengang bengong mau ngapain 😁. Nah seberapa pentingnya resolusi buat teman-teman semua? Sebenarnya fungsinya apa sih buat resolusi?


Resolusi itu punya banyak fungsinya bagi hidup kita dan apa manfaat atau fungsinya?

1. Membuat Target Yang Jelas

Menurut mentor bisnis aku nih, sukses itu adalah mendapatkan sesuatu yang bisa di ukur. Kalau tidak ada yang bisa diukur, berdasarkan apa dibilang sukses atau berhasil? Karena itu agar hasil bisa diukur, kita perlu sekali yang namanya membuat target yang jelas.

Kalau jelas apa yang kita butuhkan dan apa yang ingin kita raih, maka kita akan bisa fokus mencapainya. Misal nih aku ambil gambaran, ketika teman-teman hendak pergi ke suatu tempat yang belum pernah dituju dengan kendaraan pribadi. Tentunya teman-teman menyalakan aplikasi gmaps yang mana gmaps tersebut bisa menunjukkan arah yang jelas sampai ke tujuan. Bayangkan jika teman-teman hanya sekedar meraba-raba saja tanpa tahu arah ke tempat tersebut lewat arah mana, mungkin bisa sampai tujuan, tapi lama. Bahkan bisa jadi malah tidak sampai-sampai karena kesasar, setelah kesasar dan lelah akhirnya memutuskan pulang saja.

Begitu juga dengan target hidup kita. Jika tidak memiliki kejelasan, berprinsip ikuti alur saja, maka sudah bisa dipastikan target atau tujuan hidup kita jadi tidak jelas. Kalau sudah begini bagaimana bisa sukses. 

Contoh buat target yang jelas adalah saat teman-teman ingin bisnis teman-teman di tahun 2021 ini sukses dan berhasil. Tulis dengan jelas, sukses dan berhasilnya seperti apa? Berapa omset yang ingin dicapai perbulan? Ingin punya mobil baru kah, pergi Haji kah, punya rumah 2 milyar kah? Tulis semua yang jelas sampai tulis juga nominalnya.

Jadi resolusi itu bisa menjadi salah satu acuan kita untuk membuat target tahunan.

Semoga paham ya maksudnya 😊. Ok lanjut ya ke nomor berikutnya ...


2. Membuat Timeline

Point kedua ini sambungan dari point satu. Jika teman-teman sudah selesai menuliskan target yang akan dicapai tahun ini dengan jelas, maka tahap selanjutnya adalah membuat jadwal serta timelinenya. Akan sangat mudah membuat timeline atau to do list apa yang akan kita lakukan jika sudah jelas apa saja sih yang akan kita tuju. 

Dengan adanya timeline ini maka Insha Allah goal atau target yang sudah kita tulis akan dengan mudah tercapai. Sebab semuanya sudah terarah dan terukur dengan baik. Jadi teman-teman tidak perlu lagi meraba-raba apa yang harus dilakukan per minggu juga per bulannya.


3. Menjadi Pengingat

Ketika semangat sedang turun, coba deh buka lagi catatan target-target atau tujuan yang sudah di tulis di buku resolusinya. Mulai susun lagi jadwalnya, jika bulan sebelumnya belum ada kenaikan omset, maka coba evaluasi. Sekali lagi mengevaluasi target yang sudah jelas ini akan lebih mudah dibuat dibanding yang tidak jelas. 


Inilah tiga point fungsi dari dibuatnya resolusi. Sekali lagi, walau kita sudah merencanakan dengan baik, hasil akhir tetap kita serahkan kepada Allah SWT. Jangan mengharapkan segala sesuatunya terlalu tinggi, agar tidak kecewa tetapi perlu sekali kita berdoa yang tinggi kepada allah SWT agar apa yang kita inginkan dan butuhkan di tahun ini bisa tercapai.

Yuk kita buat resolusi tahun 2021 ini dan sama-sama berdoa agar pandemi ini segera berakhir, Corona benar-benar tidak ada lagi. Semoga resolusi yang sudah teman-teman buat, tercapai semuanya. Aamiin YRA.









Woman Creative Partner

Pentingnya Hubungan Kesehatan Pencernaan dan Otak Untuk Dukung Anak Hebat

No comments

 “Pentingnya Gut-Brain Axis untuk Menumbuhkan Anak Hebat”

 


Assalamualaykum,

Jumat pagi ini Alhamdulillah cuaca lagi cerah, sudah hampir 2 minggu setiap pagi selalu saja mendung, gerimis bahkan kadang dari subuh saja sudah hujan deras. Hari ini pun hari terakhir anak-anak masuk sekolah, sebab minggu depan sampai awal Januari mereka sudah libur semester. Anak-anak senang, ibunya pun senang karena ibunya bisa agak rileks pagi-pagi kalau mau siapkan sarapan pagi.

Setiap pagi aku tuh terkadang suka bingung mau buat sarapan apa untuk anak-anak dan pak suami. Walau anak-anak sekolahnya masih daring dan pak suami juga selama ini bisnisnya memang dikerjakan dari rumah, artinya untuk sarapan juga tidak perlu yang menu sarapan berat. Walau menu sarapan yang aku buat bukan menu sarapan yang berat, tetap saja aku perlu memperhatikan menu sarapan yang baik untuk mereka.

Aku juga tidak mau anak-anak aku, di masa pertumbuhannya kekurangan gizi serta nutrisi. Jadi perlu sekali memperhatikan asupan makanan mereka. Apalagi nih saluran cerna mereka perlu juga diperhatikan, agar ketika anak-anak sedang belajar, mereka bisa konsentrasi dan menyerap ilmu pelajaran dengan baik dimana pelajaran-pelajaran yang diperolehnya bisa masuk ke otak mereka dengan baik juga.

Pagi ini tidak hanya anak-anak yang daring, aku pun juga ada agenda mengikuti webinar dari Bebelac dengan tema “Pentingnya Gut-Brain Axis untuk Menumbuhkan Anak Hebat”, dimana Bebelac sedang membuat sebuah program yaitu “Bebelac Ajak Orangtua Pahami Pentingnya Hubungan Kesehatan Pencernaan dan Otak Untuk Dukung Anak Hebat.”

Walau tadi aku agak sedikit terlambat mengikuti webinarnya di karenakan internet sedang tidak bersahabat (tumben banget padahal cuaca cerah lho di luar sana), tetapi alhamdulillah aku masih bisa mengikuti inti dari pembahasan yang ada di webinar dengan jelas sampai selesai.

Pada webinar kali ini, menghadirkan 3 narasumber dan mereka adalah wanita-wanita cantik dan hebat yaitu Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes (Ahli Gizi dan Penulis Buku Tentang Gizi), Ye Vian Quah (Head of Bebelac) dan Putri Titian (Mom dan juga Selebriti).

Saat ini kita sudah hidup di masanya era serba digital, yang mana tentu saja kita pun tahu bahwa segala informasi bisa kita dapati dengan mudah melalui media online. Bagi kita generasi Y mau tidak mau harus berusaha beradaptasi menghadapinya, lalu bagaimana dengan anak-anak kita generasi Z? Tentu mereka tidak perlu susah payah beradaptasi seperti kita sebab mereka sudah lahir di masa digital yang memang masanya mereka.

Bagi para Gen Z ini tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri sebab mereka akan di hadapi dengan isu kesehatan, social life serta lifestyle yang mereka hadapi setiap hari. Karena itu sebagai orangtua, kita tidak hanya terpaku kepada persiapan social life serta pondasi agamanya saja untuk anak-anak kita tapi juga perlu banget membekali mereka kesehatan tubuh, kemampuan berpikir, dan hati yang baik agar anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang hebat dan sehat.

Di Bebelac ternyata ada konsep yang bagus, yaitu konsep happy tummy, happy brain dan happy heart dimana konsep ini dibuat agar anak kita memiliki fungsi pencernaan, otak dan hati yang baik. Menarik banget ini sih konsepnya menurut aku.

Nah, aku jabarkan ya mengenai konsep ini, apa itu maksud dari happy tummy, happy brain dan happy heart. Menurut Ye Vian Quah, anak hebat itu berawal dari happy tummy (memiliki pencernaan yang sehat), happy brain (memiliki kemampuan berpikir yang baik) dan happy heart (hati yang baik). Jadi anak yang memiliki pencernaan yang sehat dan memiliki kemampuan berpikir yang baik, akan membuat anak kita melakukan kebaikan bagi sekitarnya dan itulah istilah dari happy heart tadi.

Aku pun setuju nih, sebab ketika anak-anak kita memiliki tiga unsur tadi yaitu happy tummy, happy brain dan happy heart, Insha Allah social life mereka pun akan bagus, apalagi jika ditambah dengan pondasi agama yang baik, tambah deh mereka bertumbuh menjadi anak yang hebat.

 

Jujur nih aku baru dapat pemahaman baru yaitu seperti adanya hubungan antara saluran cerna dengan otak dari webinar ini. Keterkaitan antara saluran cerna dengan otak dinamakan gut-brain axis. Saluran cerna sangat mempengaruhi otak untuk mengatur emosi salah satunya hormon serotonin yang menghasilkan perasaan senang dan nyaman. Selain itu juga saluran cerna juga mempengaruhi logika dan perilaku seseorang, dimana otak itu memberikan pengaruh terhadap saluran cerna dalam penyerapan nutrisi yang dikonsumsi. Oleh sebab itu dari usia dini yaitu usia anak-anak kita di masa golden age, orangtua perlu sekali yang namanya mendukung happy tummy, happy brain dan happy heart serta kecerdasan intelektual dan emosional anak karena ini sangat krusial.

Menurut Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes, salah satu nutrisi untuk pencernaan sehat yang dpat dikonsumsi anak adalah prebiotic atau makanan bagi bakteri baik. Prebiotik sendiri bisa ditemukan pada sayur, buah atau susu pertumbuhan yang diperkaya dengan prebiotic.

Salah satu nutrisi utama untuk memungkinkan proses gut-brain axis adalah prebiotik yang berperan untuk memberi makan mikrobiota pada saluran cerna seperti bifidobacterial yang menstimulasi pertumbuhan spesies Bifidobacterium dan lactobacillus tertentu, dan mengurangi bakteri patogen. Mikrobiota ini juga bertugas untuk berkomunikasi dengan otak, termasuk meminta otak untuk mengatur emosi dan perilaku anak.

Salah satu susu yang mengandung prebiotic adalah Bebelac. Bebelac merupakan salah satu produk bernutrisi dari Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, mengandung FOS GOS 1:9, Omega 3, Omega 6, vitamin dan mineral yang mendukung pencernaan dan pertumbuhan si Kecil. Prebiotik, seperti FOS:GOS dengan perbandingan 1:9, juga memiliki beberapa manfaat kesehatan lain, di antaranya membantu menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi risiko infeksi pada anak.

Dalam webinar ini pun, Putri Titian juga sharing bagaimana ia juga sangat concern terhadap tumbuh kembang anak-anaknya. Dalam proses perkembangan anak-anaknya, tentu menjadi tantangan untuk dirinya dan Putri Titian mulai mencoba menanamkan nilai-nilai kebaikan, perilaku positif, serta growth mindset pada dua buah hatinya sejak usia dini untuk mendukung perkembangan social emosional anak-anaknya.

 

Senang rasanya bisa ikut webinar ini sebab banyak insight mengenai proses tumbuh kembang anak dengan baik. Sebab bagi aku, sebagai orangtua itu perlu sekali terus mengupdate ilmu mengenai seputar gizi, pendidikan, tumbuh kembang anak agar kita bisa menjadi orangtua yang terbaik bagi anak-anak kita.

Pada webinar ini, aku pun jadi bertambah paham mengenai pentingnya Gut-Brain Axis untuk Menumbuhkan Anak Hebat dimana anak-anak ku Insha Allah akan tumbuh menjadi anak hebat. Selain itu juga aku akan mencoba konsep happy tummy, happy brain, dan happy heart untuk proses pertumbuhan anak-anak dan juga tentunya berikan susu Bebelac yang komposisinya sangat baik terutama mengandung prebiotic tadi.

Bagi teman-teman yang ingin tahu lebih detail dari konsep happy tummy, happy brain, dan happy heart dan kalau mau lihat aktifitas yang dilakukan oleh Bebelac serta seputar informasi mengenai nutrisi anak hebat coba lihat-lihat ke websitenya Bebelac www.bebeclub.co.id. Jangan lupa juga follow akun Instagramnya di @bebeclub .

Anak Hebat lahir dari Ibu Hebat…OK aku mau lanjut kerjakan pekerjaan rumah dulu ya. See you on my next blogpostπŸ’–πŸ’–

 

 

 

                                                         Woman Creative Partner

 

Rekomendasi Serum Untuk Wajah Awet Muda Di Usia 40an

No comments

 



Semalam aku baca di salah satu media platform mengenai Sophia Latjuba yang genap usia 50 tahun. Giling banget ngga sih ya dia tuh, usia 50 tahun kaya usia 30an, mau bodynya yang body goals banget sampai wajahnya yang masih kencang.

Lepas dari dia operasi atau botok, tapi tetap yess wajah dan badanya terawat banget. Wajah kita memang mungkin ngga secantik Sophia Latjuba tetapi bukan berarti kita ngga bisa terlihat kaya usia 30an tahun seperti Sophia Latjuba dong ya... Tentu inginnya yang alami tanpa ada operasi atau apapun deh. Sophia Latjuba sih klaimnya dia rutin melakukan perawatan tubuhnya dengan Yoga dan rutin pakai skincare.

Aku sih setuju banget deh sama the power of skincare tuh ditambah olahraga rutin tentunya. Resolusi tahun 2021 harus banget nih punya wajah sehat, kencang, lembab dan glowing kaya artis drama Korea. Mulai nih aku coba cari tahu produk skincare apa yang rekomen untuk usia 40an tahun.


========= Baca Juga : "Skincare Wajib Digunakan Wanita Usia 40 Tahun" =========


Ada beberapa nih skincare yang sudah aku pakai juga dan ternyata skincare ini juga rekomend untuk dipakai para wanita yang usianya sudah menginjak 40 tahun. 

1. Sensatia Botanicals Cleopatra's Rose Facial C-Serum



Pertama aku suka sama wanginya yang wangi bunga mawar dan agak campuran wangi rempah gitu, enak sih ngga eneg. Kandungannya juga ada ekstrak kakadu plum juga vitamin C yang kaya akan antioksidan serta rose essential oil sebagai anti-agingnya. 

Teksturnya agak kuning dan lembut, memang menyerapnya agak lama, jadi kalau mau dipakai ketika kita mau aktivitas buru-buru saran aku lebih baik ngga di pakai, mending sementara pakai sunscreen saja, sebab Sensatia serum ini lama nyerapnya. 

Hasilnya sih OK kok, memang ngga instan ya, aku pakai ini kurang lebih 2 bulanan deh. Tapi sekarang lagi ngga pakai ini, lagi coba pakai serum yang lain. But this is very recomend menurut aku lho ya, hasilnya bagus di kulit wajah aku yang kombinasi. Harganya juga terjangkau kok, kalau ngga salah sekitar Rp.180,000 an deh (masih under 200ribu lah).


2. Innisfree Perfect 9 Repair Serum



Aku pernah coba ini 8 bulan yang lalu sih dan serum ini juga bagus. Serum ini memang dibuat khusus untuk memperlambat penuaan, bisa juga mengecilkan pori-pori serta menghaluskan kulit kasar. Kandungannya sesuai dengan namanya ada 9 nya artinya mengandung 9 bahan aktif dari Jeju Elixir Complex yang bisa memperbaiki struktur kulit wajah kita, salah satunya ya mengurangi kerutan. 

Waktu pakai ini aku berasa sih dua minggu pakai kulit wajah jadi agak lembap gitu dan kerutan juga sedikit agak berkurang walau ngga terlalu significant. Tekturnya ngga lengket tapi menurut aku ini ringan banget ya. Untuk kulit normal cocok pakai ini, kalau aku karena kulit wajah aku kombinasi, innisfree ini terlalu ringan di wajah aku. Hanya memang aku ada perubahan untuk hal kelembapan kulit. Harganya kalau ngga salah sekitar 400ribuan. 


3. Artistry Intensive Skincare - Advance Vitamin C + HA Treatment



Skincare serum ini juga untuk melawan penuaan akibat radikal bebas dengan kandungan antioksidan yang bisa membantu mengurangi garis-garis kerutan dan kulit tampak cerah. Ukurannya sih 12 ml tapi harganya funtastik euy.

Ada harga ada hasil pastinya. Aku pakai ini sebulan itu sudah kelihatan kok perubahan jadi kencang. Tapi yaitu yaaa harus rutin pakainya jangan kalo mood saja. Aku pakai tipis-tipis saja sih, mahal bo soalnya ahaha. Tapi pakai tipis saja juga selama 2 bulan pakai berasa sih bedanya, garis kerutan sedikit sih menghilangnya tapi berasanya di kulit jadi kenyal dan lembut. 

Kandungannya 100% vitamin C murni, Acerola cherry extract dan juga ada campuran Bi-Action Hyaluronic Acid. Misal dari nilai 1 sampai 10, aku kasih nilai 8,5 untuk Artistry ini. Ngga lengket dan ngga bau juga kok teksturnya. Suka sih sama produknya tapi ngga suka sama harganya yang 800ribuan πŸ˜‚


4. Avoskin Miraculous Refining Serum



Yuhuu..produk lokal yang lagi hype ini bagus juga lho. Waktu awal-awal launching aku dapat ini nih dan hasilnya OK juga lho. Saat ini aku lagi ngga pakai karena sudah habis dan belum beli lagi. 

Serum wajah ini mengandung kombinasi AH, BHA dan niacinamide yang berasal dari ekstrak aloe vera, raspberry, wortel, sugar maple. Fungsinya sudah pasti mengeksfoliasi kulit, mencerahkan wajah, bisa mengecilkan pori-pori juga. Perlu sebulanan untuk lihat hasilnya kalau di aku ya...dan ok bisa buat wajah aku cerah dan yang terutama sih bruntusan aku agak hilang setelah rutin pakai ini sebulan. 

Tekturnya sama kaya tekstur serum pada umumnya sih, agak kental dan lengket. Tapi lengketnya ngga terlalu annoying kok, wanginya juga biasa saja sih ngga yang berbau lah. Harga sekitar 200ribuan. 


Empat skincare ini yang sudah aku pakai dan ini merupakan honest review aku karena aku sudah pakai  ke empat skincare ini. Memang wajah aku ngga berubah kaya wajah Sophia Latjuba sih ahahaha...tapi soal kencang dan lembapnya yaa 11 : 12 lah kaya Sophia Latjuba πŸ˜πŸ˜‰. Mungkin ada teman-teman yang mau menambahkan skincare rutin yang biasa dipakai nih sehari-hari, terlebih yang untuk usia di atas 40 tahun? Silahkan drop di kolom komentar ya, kita sharing-sharing nih.

Ok..see you on my next blogpost ya, semoga sharing aku ini bermanfaat πŸ’–πŸ’–








Woman Creative partner








Kenali Jenis Kulit Wajah

No comments

 



Assalamualaykum,

Beberapa minggu ini entah kenapa wajah aku sering banget jerawatan. Walau bukan jerawat yang besar, masih jenis jerawatnya seperti bruntusan dan kadang tetap ada sih jerawat besarnya nongol. 

Agak bingung saja karena selama masa pandemi ini sudah tentu 90% waktu aku ya di rumah saja dan aku jarang pakai makeup, jadi darimana datangnya jerawat aku ini ya?

Jadi ingat, bisa jadi jerawat kecil ini timbul karena pemakaian skincare yang salah dan yang tidak sesuai dengan jenis kulit wajah aku. Memang perlu banget sih ya mengenali jenis kulit wajah agar tidak terjadi kesalahan dalam perawatan. Nanti bukannya cantik tapi malah rusak wajahnya, bukan karena skincare saja tetapi karena tidak memahami jenis kulit wajah kita.

Akhirnya aku buka lagi deh catatan-catatan dunia per-skincare-an aku dari hasil aku ikut seminar-seminar kecantikan. Percuma dong ya jadi beauty blogger kalau hal simple mengenai jenis kulit wajah saja aku ngga paham πŸ˜‰.

Jenis kulit wajah itu sebenarnya dipengaruhi oleh kandungan kadar minyak yang di produksi oleh kulit. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi produksi minyak pada kulit, seperti stress, lingkungan, rutinitas perawatan wajah dan lifestyle kita apakah kita melakukan pola diet yang salah dan sedang mengkonsumsi obat.

Ada lima jenis kulit wajah yang harus kita pahami. Berikut jenis kulit wajah yang perlu kita kenali:

1. Normal Skin (Kulit Normal)

Namanya juga normal kan ya, artinya kulit wajahnya normal dan jarang bermasalah. Jenis kulit normal tentu tidak berminyak dan juga tidak kering apalagi sensitif. Kalau kamu punya ciri-ciri kulit wajah tidak berjerawat, mulus, kenyal dan terlihat segar, maka jenis kulit wajah kamu adalah normal.

Perawatannya juga tidak terlalu sulit sebab wajah dengan alaminya sudah segar dan lembap. Pertahankan menjaganya dan tetap berhati-hati ketika memilih skincare.


2. Dry Skin (Kulit Kering)

Kulit kering beda dengan kulit dehidrasi ya, banyak orang salah mengartikan antara kulit kering dengan kulit dehidrasi. Kulit wajah dehidrasi itu bukanlah bagian dari jenis kulit wajah, sebab sifatnya sementara dan bisa dialami semua jenis kulit. Mengatasi jenis kulit yang dehidrasi itu lebih mudah dibanding dengan merawat jenis kulit berminyak atau kering. Insha Allah aku akan bahas juga deh mengenai seputar kulit dehidrasi.

Lalu jenis kulit kering itu yang bagaimana? Ciri-ciri kulit kering itu yang memiliki pori-pori kecil, kulit kusam dan bertekstur kasar. Kulit kering biasanya produksi minyak berkurang sehingga mudah muncul kerutan halus. Kulit kering juga sudah pasti kadar kelembapannya kurang, karena itu ketika terjadi perubahan cuaca dari dingin ke panas, kulit akan menjadi kering.

Biasanya jenis kulit kering dimiliki oleh orang-orang uang usianya sudah tua, sebab produksi kandungan munyak pada kulit akan berkurang.


3. Oily Skin (Kulit Berminyak)

Seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak biasanya dialami oleh perempuan yang berada di daerah tropis. Penyebab dari kulit berminyak adalah karena kelenjar minyak atau istilah medisnya sebaceous gland sangat produktif, sehingga kulit wajah tidak mampu mengontrol jumlah minyak atau istilahnya sebum yang harus dikeluarkan. 

Ciri-ciri kulit berminyak adalah memiliki pori-pori besar, wajah tampak mengkilap terutama di area zona T yaitu dahi, hidung dan dagu, dimana area ini sudah pasti rentan timbul komedo dan juga jerawat. Dikarenakan pori-pori besar, maka perlu sekali dirawat sebab jika tidak dirawat dapat tersumbat dan menyebabkan breakout


4. Sensitive Skin (Kulit Sensitif)

Bagi teman-teman yang kulit wajahnya sering bangetmengalami iritasi, ruam dan alergian, maka jenis kulitnya tergolong dalam sensitive skin atau kulit sensitif.  Jadi kalau lagi iritasi biasanya kulit wajah gatal, terkelupas dan kering. 

Ciri-ciri kulit sensitif seperti yang tadi yaitu tampak kemerahan, biasanya jika terkena paparan sinar matahari kulit jadi mudah aterbakar. Biasanya di tandai dengan penambahan warna, serta reaksi yang ceoat terhadap rangsangan. Pembuluh darah kapiler dan ujung saraf pada kulit sensitif terletak sangat dekat dengan permukaan kulit.


5. Combination Skin (Kulit Kombinasi)

Combination skin atau kulit kombinasi ini adalah jenis kulit wajah aku nih. Ada teman-teman yang sama memiliki kulit wajah kombinasi? Misalnya bingung seperti apa sih kulit wajah kombinasi ini, ciri-cirinya adalah di bagian area zona T (bagian dahi, hidung dan dagu) terasa berminyak dan bagian area pipi terasa kering.

Menurut dokter kulit aku, jenis kulit kombinasi biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik dan peningkatan hormon selama masa pubertas. Makanya perhatikan ketika sedang siklus haid datang, biasanya kulit kombinasi akan terlihat.


Dari kelima jenis kulit wajah tadi, tentu semuanya memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Karena itu perlu sekali kita memperhatikan produk perawatan yang sesuai dengan jenis kulit wajah kita. Jika penggunaan produk skincare yang tidak sesuai, kulit wajah kita akan semakin parah kondisinya seperti timbul jerawat, kulit wajah menjadi kering dan beberapa masalah kulit wajah lainnya.

Seperti masalah kulit wajah aku yang jerawatan, ternyata memang ini adalah karena aku jarang pakai produk skincare, kurang terkena sinar matahari dan sering berada di ruangan ber AC.Walau dirumah saja, tetap perlu pakai skincare secara rutin dan berjemur supaya ngga kena AC terus 😊.


Woman Creative Partner









Mewujudkan Pemberitaan Ramah Anak

2 comments

Perlindungan Anak Dalam Pemberitaan



Assalamualaykum,

Tidak biasanya perjalanan ke Bogor di hari kerja hanya memakan waktu tempuh kurang lebih 1,5 jam saja. Biasanya bisa memakan waktu 2,5 jam antara Tangerang - Bogor di hari kerja. Mungkin karena sebagian orang masih bekerja dari rumah sehingga jalanan tidak terlalu padat.

Pagi ini aku hendak menuju ke Bogor untuk mengikuti acara Bimtek Pemantauan Pemberitaan Ramah Anak Bagi SDM Media Eletronik dan Sosial bersama KPPPA  yang berlangsung dua hari di 101 Hotel Suryakencana Bogor. 



Sebagai seorang blogger, influencer, pebisnis dan tentu juga sebagai seorang ibu, pembahasan seputar media sosial yang ramah anak tentu sangat menarik buat aku pribadi. Bagaimana tidak, dunia aku hampir sehari-hari tidak lepas dari yang namanya berinteraksi dengan media sosial, mulai dari ngeblog, handle media sosial untuk bisnis dan belum lagi untuk keperluan kehidupan sosial pribadi aku. 

Sebagai orangtua tentu yang menjadi salah satu kekhawatiran aku saat ini adalah 'Apakah penggunaan media sosial aku selama ini sudah baik dan ramah anak?'. Selain di dalam agama aku yaitu Islam, segala sesuatu yang kita perbuat akan menjadi tanggung jawab kita nanti di akhirat, jadi apakah yang aku lakukan ini sudah bermanfaat baik di dalam dunia nyata juga dunia maya.

Dulu ketika baru awal menikah dan punya anak masih kecil-kecil, aku masih belum terlalu perduli dampak apa yang akan aku dapatkan dari apa yang aku share di media sosial aku. Ke-egoisan aku masih tinggi, dimana ingin sekali eksis di media sosial dan mendapatkan like and comment yang banyak walau entah postingan yang aku post bermanfaat atau tidak.

Setelah anak-anak aku mulai beranjak dewasa dan dunia digital semakin bertambah maju, juga berita-berita di luar sana yang semakin bebas untuk bisa di akses oleh anak-anak baik dari usia batita hingga remaja, baru deh aku berpikir: 'Bagaimana jika anak-anak aku melihat status aku yang tidak patut di contoh lalu mereka meniru atau bahkan malah membuat mereka merasa malu.?'. Sebab anak-anak adalah peniru ulung, mereka akan meniru apa yang mereka lihat dan mereka dengar.

Jejak digital pun juga dengan mudah bisa kita telusuri melalui media sosial. Bahkan berita hoax dan berita yang benar saat ini hampir tidak bisa di bedakan... Ya, semua ini hanya demi konten, uang dan perhatian berlebih dari audience adalah di atas segalanya di banding manfaat yang terkandung di dalam postingan kita.

Karena itu dengan mengikuti Bimtek ini, aku berharap aku bisa mengubah cara aku memposting suatu hal di media sosial terutama sharing tulisan di blog aku. Serta bisa turut serta dalam membantu pemerintah untuk mewujudkan pemberitaan yang ramah anak dan tentu menjadi lebih paham akan undang-undang yang berlaku di Indonesia mengenai perlindungan anak dalam hal pemberitaan di media sosial.


Ketika tiba di lokasi, tentu kami semua para blogger dan juga beberapa teman dari media, semuanya mengikuti prosedur protokol kesehatan yaitu 3 M (Mencuci tangan dengan disediakan handsanitizer, Memakai Masker dengan disediakan masker juga Face Shield dan Menjaga jarak dimana kami duduknya tidak terlalu berdekatan satu sama lain).


Pembahasan yang di berikan tentu tidak semuanya aku tulis di dalam satu artikel ini, tapi Insha Allah aku akan share pointnya di artikel aku ini 😊 . 

Seperti kita ketahui bahwa melindungi anak-anak sudah ada undang-undangnya yaitu dalam Pasal 1 Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dimana isinya adalah 

"Perlindungan Anak adalah Segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi "

Karena itu semua anak-anak perlu sekali kita lindungi sebab anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. 


Melindungi anak dari pemberitaan di media masa juga media sosial sangat perlu di perhatikan dan siapa saja yang perlu memperhatikannya? Ya tentu semua masyarakat tanpa terkecuali orangtua. 


Faktor Yang Mempengaruhi Anak



Ada 3 Faktor yang mempengaruhi anak yaitu :

  • Lingkungan atau Masyarakat yang memberikan pengaruh Psikomotorik yaitu pada Fisik dan Otot
  • Rumah yang memberikan pengaruh Afeksi yaitu pada Sikap dan Perilaku
  • Sekolah yang memberikan pengaruh Kognisi yaitu pada Cara Berpikir

Ketiga faktor ini tentu saling berkesinambungan satu sama lain, dimana misal tanpa ada support dari masyarakat maka tidak akan terjadi psikomotorik pada anak walau di rumah dan di sekolah ada support system yang mendukung. 

Seperti kita ketahui bersama bahwa, zaman semakin canggih terutama di bidang digital. Dimana para milenial semakin cepat beradaptasi dan bertumbuh karena yaitu tadi, informasi dan teknologi dapat dengan cepat mereka dapatkan melalui media-media yang ada terutama media sosial. Beda banget ya dengan zaman kita dulu (kita? Aku kali ehehe...).  

Contoh lah usia anak aku saat ini yang sulung sudah masuk usia 15 tahun dan sudah paham benar dengan yang namanya email, editing video, menggunakan zoom atau google classroom untuk kegiatan belajarnya. Sedangkan usia aku waktu 15 tahun lalu, baru mendapatkan pelajaran pengenalan komputer dan itu masih komputer kotak dengan sistem DOS. Itu saja tuh sudah bangga banget dan saat itu belum ada kenal yang namanya buat email, baru paham buat email ketika aku kuliah dan kerja. 

Bagi kita yang masuk dalam generasi Y, jika tidak beradaptasi dengan dunia digital saat ini maka tentu kita akan punah oleh zaman dan bagaimana kita bisa melindungi anak-anak bangsa dalam hal pemberitaan ramah anak di dunia media sosial jika kitanya sendiri tidak paham. 

Sebab tantangan generasi muda Indonesia di tahun 2020 - 2030 adalah usia produktif yaitu di usia 15 sampai dengan 64 tahun akan mencapai 70% dari total jumlah penduduk. Lalu bagaimana dengan usia yang non produktif? Usia Non Produktif yaitu di bawah usia 14 tahun dan di atas usia 65 tahun hanya 30% dari total jumlah penduduk. Maka dari itu perlu sekali support kita sebagai bagian dari masyarakat dan juga sebagai orangtua.



Perlindungan anak melalui pemberitaan meliputi apa saja sih? 


Tadi aku sudah bahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi anak, lalu sekarang yuuk lanjut dengan pembahasan dari meliputi apa saja sih perlindungan anak melalui media pemberitaan, dimana tentu hal ini sangat mempengaruhi kepada pertumbuhan anak-anak kita
  1. Anak sebagai objek (sumber) pemberitaan

Pasal 64 ayat 2 huruf b, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Membahas mengenai Perlindungan Anak jaminan Negara secara spesifik ditujukan bagi anak yang membutuhkan perlindungan khusus anak. adalah: Penghindaran dari publikasi atas identitasnya.

  1. Anak sebagai subjek  (penerima) pemberitaan

Pasal  Konvensi Hak Anak (KHA), Negara-negara Pihak mengakui fungsi penting yang dilaksanakan oleh media massa, dan menjamin bahwa anak dapat memperoleh informasi dan bahan dari berbagai sumber nasional dan internasional, terutama sumber-sumber yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, spiritual, dan moralnya, serta untuk kesehatan rohani dan jasmaninya.

 

Untuk tujuan ini, Negara-negara Pihak harus:

(a)    mendorong media massa untuk menyebarluaskan informasi dan bahan yang bermanfaat dari segi sosial dan budaya bagi anak dan sesuai dengan semangat Pasal 29;

(b)    mendorong kerja sama internasional dalam pengadaan, pertukaran, dan penyebarluasan informasi dan bahan-bahan seperti tersebut di atas dari berbagai sumber budaya, nasional dan internasional;

(c)     mendorong pengadaan dan penyebarluasan buku-buku anak;

(d)    mendorong media massa untuk secara khusus memperhatikan kebutuhan kebahasaan (linguistik) anak yang termasuk dalam kelompok minoritas atau penduduk asli;

(e)    mendorong pengembangan pedoman yang tepat untuk melindungi anak dari informasi dan bahan-bahan yang membahayakan kesejahteraannya, dengan memperhatikan ketentuan ketentuan yang terdapat dalam Pasal 13 dan 18

 

Kriteria Pemberitaan Layak Anak 

Akses informasi saat ini bisa di dapatkan dari mana saja terlebih dari media-media sosial yang aplikasinya juga dengan mudah bisa di download dan di akses. “Setiap anak berhak untuk menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima dan mencari, dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan” sesuai dengan Pasal 10 UUD No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Lalu apa saja kriteria pemberitaan yang layak untuk anak-anak?

  1. Informasi yang bebas pelanggaran hak anak dan tidak mengandung unsur kekerasan, ancaman, pornografi  dan perjudian yang mudah di tiru anak
  2. Informasi yang tidak mengandung unsur antisosial, provokatif dan mistik yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak
  3. Informasi yang dapat meningkatkan kemampuan anak untuk membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik
  4. Informasi yang dapat mengembangkan kreatifitas dan potensi sesuai dengan tingkat usia dan kematangan anak
  5. Informasi yang mengandung nilai-nilai budaya, budi pekerti dan kearifan lokal
  6. Informasi yang mudah diakses dan dipahami oleh anak sesuai dengan tingkat usia dan kematangan
  7. Informasi yang akurat berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan
  8. Informasi yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana, sopan, santun dan beretika

 

Nah sekarang paham ya kriteria pemberitahuan yang layak untuk anak-anak kita. Ini akan menjadi PR besar bagi kita juga nih sebagai orangtua untuk menyaring berita-berita yang layak untuk di konsumsi oleh anak-anak kita.

Sebenarnya masih banyak pembahasan yang di bahas mengenai seputar pemberitaan ramah anak beserta literasi digital bagi perempuan. Insha Allah akan aku ulas di artikel-artikel aku berikutnya. Sebab pembahasan ini sangat penting sekali untuk kita ketahui dan pahami bersama.

Aku pribadi juga merasa waktu dua hari mengikuti acara Bimtek bersama KPPPA ini masih kurang ya, masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang ingin aku tanyakan, tetapi memang kondisi waktu yang terbatas apalagi masih dalam masa pandemi ini. 

Semoga pandemi segera berakhir dan Bimtek bersama KPPPA bisa di selenggarakan lagi, sebab aku merasa banyak insight yang aku dapatkan dari pertemuan ini, seperti jadi lebih berhati-hati dalam memposting apapun, terlebih berita mengenai seputar anak-anak, baik itu foto, video atau cuplikan berita yang ada unsur berita anaknya. 

Aku berharap artikel ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semuanya dan bisa menjadi salah satu acuan untuk memilih berita yang ramah anak. 


Sebelum balik ke Tangerang, tentu tidak lupa aku sempatkan menikmati kuliner di Sentra Kuliner yang ada di sekitar 101 Hotel Suryakencana Bogor, pilihan ku adalah makan Soto Daging ala Bogor. dan tentu dengan protokol kesehatan 3M yang selalu aku jaga.

See you at my next blogpost and Happy Good Day πŸ˜‰πŸ’–πŸ’–







Woman Creative Partner