Featured Slider

Jangan Maklum Dengan Pikun, Kenali Gejala Alzheimer

No comments

Jangan Maklum Dengan Pikun, Kenali Gejala Alzheimer


 

Assalamualaykum,

"Duh..sudah pikun nih, kemarin taruh kunci dimana sih?". Seharian ngedumel masalah kunci laci yang tak kunjung ketemu, berasa sudah tua deh nih kalau suka pikun dan pelupa seperti ini!

Apa mungkin pikunnya aku ini karena faktor U (umur), sebab menjelang kepala 4 nih. Terkadang aku suka bertanya sendiri “Apakah bahaya suka pikun atau pelupa seperti ini?”. Mengingat usia aku juga belum terlalu tua banget.

Jadi ceritanya adalah, di hari Minggu pagi kemarin, terjadi sebuah kehebohan kecil di rumah aku... Heboh karena aku mencari kunci laci meja rias aku. Sampai semua orang yang ada di rumah (tanpa terkecuali si bungsu), ikut mencari kunci laci meja rias aku. Baru hari Sabtu pagi kemarinnya, aku habis selesai beres-beres meja rias aku, sambil mensortir mana skincare dan makeup aku yang sudah mau kadaluarsa. Lalu barang-barang itu semua, aku jadikan satu di dalam kotak, dan rencananya mau aku buang hari Minggu pagi. Setelah selesai aku taruh di kotak, kotak tersebut aku masukin ke laci meja dan lacinya aku kunci.

Biasanya kunci-kunci aku taruh di dalam gelas kecil yang isinya khusus untuk menyimpan kunci-kunci dan gelas ini aku taruh di atas meja rias aku. Tapi Minggu pagi ketika aku mau ambil kunci tersebut, kuncinya tidak ada di dalam gelas itu.

Jadi keinget deh materi webinar yang aku ikuti via zoom di hari Minggu pagi. Aku ikut webinar Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia – Ajak Dokter dan Masyarakat untuk Kenali Gejala dan Segera Obati Pikun.

Dalam rangka memperingati Alzheimer Awareness Month pada bulan September ini, PT Eisai Indonesia (PTEI) dan PERDOSSI mengadakan Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia yang mana merupakan bagian dari program kampanye edukatif #ObatiPikun.

Buat aku pribadi, webinar ini penting banget untuk aku yang suka lupa. Seperti pertanyaan aku di atas, “Apakah bahaya suka pikun atau pelupa seperti ini?”. Jadi aku akan cari tahu jawabannya di webinar ini.

  

Pelupa dan Pikun itu Berbeda

Ternyata nih, Pelupa dan Pikun itu berbeda lho. Bedanya apa ya?

PELUPA

  • Pelupa karena gangguan pemusatan perhatian sementara
  • Lupa nama orang yang jarang ketemu
  • Mengeluh sering lupa, tapi dapat memberikan contoh hal yang dilupakan
  • Sesekali kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara
  • Ingat hal penting, pembicaraan terganggu
  • Kehidupan Sosial seperti biasa
  • Kadang kesulitan menentukan arah, tapi tidak sampai tersesat

PIKUN

  • Pikun karena fungsi kognitif menurun disertai gangguan aktivitas keseharian
  • Lupa nama orang yang sering ketemu
  • Mengeluh lupa hanya bila ditanya, dan tidak bisa memberikan contoh apa yang dilupakan
  • Sering kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara
  • Sering lupa hal penting, kemampuan bicara sangat terganggu
  • Kehilangan minat untuk aktifitas social
  • Tersesat, bahkan di lingkungan sekitar

Jadi istilah yang benar untuk aku itu adalah PELUPA bukan PIKUN. Pikun adalah ketika seseorang butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang mereka lakukan sebelumnya. Pikun sendiri bukanlah suatu hal yang normal ketika seseorang dalam proses penuaan.

Perlu di ingat adalah Pikun itu dapat berisiko menjadi penyakit dan salah satunya adalah bisa dipastikan terkena Demensia.




Apa itu Demensia Alzheimer?

Demensia dapat diartikan sebagai kumpulan gejala yang mengganggu fungsi kognitif otak untuk berkomunikasi serta melakukan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Alzheimer adalah suatu penyakit dan merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan gejala dementia.

Diperkirakan ada sekitar satu juta orang penderita Demensia Alzheimer di Indonesia pada tahun 2013. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat drastic menjadi dua kali lipat pada tahun 2030 dan menjadi empat kali lipat pada tahun 2050.

Dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan 

“Saat ini kita mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup yang diikuti dengan peningkatan jumlah lanjut usia (lansia). Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat dimana tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%). Jumlah lansia yang terus meningkat tersebut dapat menjadi asset bangsa bila tetap sehat dan produktif. Namun lansia yang tidak sehat dan tidak mandiri akan berdampak besar terhadap kondisi social dan ekonomi bangsa. Demensia Alzheimer merupakan salah satu ancaman bagi lansia di Indonesia saat ini.”

 

Penyakit Demensia Alzheimer sendiri memiliki beberapa factor resiko yaitu:

  • Yang bisa dimodifikasi seperti penyakit vascular: hipertensi, metabolic, diabetes, dyslipidemia, pasca cidera kepala, pendidikan rendah, depresi;
  • Yang tidak dimodifikasi yaitu usia lanjut dan genetic yaitu memiliki keluarga yang mengalami Demensia Alzheimer.

 

Dan pada webinar ini juga, dr Iskandar Linardi selaku President Director dari PT Eisai Indonesia (PTEI) mengatakan bahwa, 

“PT Eisai Indonesia (PTEI) memiliki filosofi human health care (hhc) dan telah berkontribusi dalam kesehatan masyarakat Indonesia selama 50 tahun. PT Eisai Indonesia (PTEI) berkomitmen memberikan edukasi mengenai penyakit Demensia Alzheimer, terutama karena penyakit ini dapat dideteksi sejak awal sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin. Dalam rangka merayakan 50 tahun PT Eisai Indonesia (PTEI), kami bangga bisa mendukung PERDOSSI melaksanakan program kampanye edukatif #ObatiPikun dan mengembangkan Aplikasi E-Memory Screening (EMS).”


Wah menurut aku ini keren banget sih, karena tanpa perlu harus langsung cek ke dokter spesialis, kita bisa secara mandiri mendeteksi dini terlebih dahulu tentang kondisi kita, apakah kita mengalami gejala Demensia Alzheimer ini.

Apalagi aplikasi ini bisa kita download di Appstore maupun Playstore. Jadi mudah dan simple banget, dan tidak perlu menduga-duga apakah kita Demensia Alzheimer atau tidak.



Di sesi berikutnya pada webinar ini, para peserta juga diberitahu bahwa saat ini ada sebuah aplikasi yang bisa langsung di download dari handphone untuk mendeteksi Demensia di usia dini. Pengumuman tersebut di beritahukan oleh  Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERDOSSI, DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K) yang memperkenalkan aplikasi ini secara detail.

Aplikasi E-MS resmi diluncurkan pada tanggal 20 September 2020. Aplikasi E-MS ini akan menilai kondisi memori seseorang dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait Demensia Alzheimer yang mungkin dialami oleh pengguna aplikasi.

Setelah itu, Aplikasi E-MS akan memberikan skor dan apabila skor tersebut menunjukkan kondisi abnormal, maka aplikasi ini akan menyediakan fitur direktori rujukan terpercaya kepada dokter di sekitar pengguna aplikasi berdasarkan GPS termasuk informasi jarak, nama dokter beserta keahliannya di bidang Demensia Alzheimer, serta nomor call center RS yang dapat dihubungi.

Selain deteksi dini, aplikasi ini juga menyediakan ragam indormasi terpercaya dan akurat mengenai Demensia Alzheimer dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam. Aplikasi ini juga menyediakan tips dan trik dalam merawat Orang Dengan Demensia (ODD) secara efektif dan efisien.


Jadi bagi teman-teman yang suka lupa, yuk coba cek dulu apakah lupanya ini sudah dalam kategori pikun atau tidak dan untuk pastinya teman-teman bisa juga download aplikasinya di playstore dan appstore dari handphone. Kenali gejala Alzheimer sedini mungkin.

Semoga bermanfaat and see you on my next Blogpost 💖💖



Woman Creative Partner

 


Toleransi Beragama Dalam Modest Wear

1 comment

Toleransi Beragama Dalam Modest Wear

 


Assalamualaykum,

Semalam aku menikmati malam ku dengan menonton Vogue virtual fashion show (walau tayangan ulang), sambil ditemani dengan kopi hangat. Bagi aku, apapun yang dikerjakan kalau sambil seruput kopi tuh rasanya nikmat tiada tara.

Ada yang menarik dari virtual fashion show yang aku tonton semalam, yaitu adanya koleksi beberapa pakaian ready to wear pada fashion show tersebut yang menampilkan rancangan dengan desain sentuhan islami, padahal virtual fashion show semalam bukanlah acara khusus peragaan koleksi busana muslim.

Lalu apa yang menarik? Disini terlihat bahwa toleransi beragama sudah di perlihatkan dalam dunia fashion, terutama dalam berpakaian. Kita tahu di beberapa negara di masa tahun 80-an, jika ada yang mengenakan pakaian tertutup bahkan pakaian berbau muslim, pasti akan dijauhkan bahkan di bully.

Tetapi dengan seiringnya waktu dan juga perkembangan zaman, yang mana seluruh umat di bumi ini sudah semakin cerdas dalam berpikir dan bersikap, maka rasa toleransi sesama manusia pun sudah mulai tumbuh. Baik dalam toleransi beragama, toleransi berpendapat dan lain-lain.

Terbukti dengan adanya perhelatan fashion show khusus untuk menampilkan koleksi fashion muslim di beberapa negara seperti Paris, London, Dubai dan tentu Indonesia.

Salah satu koleksi yang menurut aku desainnya keren pada virtual fashion show yang aku tonton semalam adalah karya dari desainer Simone RochaRancangannya mengusung tema Kehidupan di Pulau Aran. Disini kita bisa lihat akan sentuhan pakaian yang mana materialnya terbuat dari bahan katun dan juga di padu dengan wol, dengan pilihan dominasi warna putih gading.

Salah satu ciri khas fashion muslim sudah tentu longgar di badan dan nyaman. Tidak terlalu banyak ornament dan juga aksesoris, begitu simpel dan tetap memiliki unsur modis dalam desainnya.

 

Seperti apa sih desain koleksi dari Simone Rocha kali ini?

Kemeja Lengan panjang yang cuttingnya hampir mirip dengan tunik di padu dengan celana bahan longgar ini, tidak hanya bisa dipakai untuk acara formal saja tapi acara non formal pun bisa juga kita pakai. Agar tampilan teman-teman terlihat cantik dan modis, bisa tambahkan aksesoris sentuhan syal panjang.



Lalu desain dari koleksi pakaian yang kedua adalah atasan kancing hanya setengah sampai bagian dada, dengan cutting hampir seperti gamis ini juga cocok di padu dengan celana bahan longgar. Bisa kita lihat bahwa desain ini terlihat memang seperti sedang mengenakan busana muslim.



Dua desain di atas adalah salah dua dari beberapa koleksi yang di tampilkan oleh Simone, yang mana koleksi ini ditampilkan bukan dalam perhelatan fashion show busana muslim. Bagi teman-teman yang muslim, bisa juga menjadikan rancangan koleksi dari Simone Rocha ini untuk dipakai ke acara-acara perayaan hari besar.


***


Sedangkan untuk rancangan di bawah ini adalah rancangan dari desainer Modanisa. Dimana koleksi pakaian ini di tampilkan memang khusus untuk para muslimah di seluruh dunia pada acara Istanbul Modest Fashion Week.




Gamis-gamis cantik dari Modanisa ini juga memilih warna Putih Gading di Mix dengan warna gold sebagai ornamen warna tambahan. Aksesoris Belt dari tali, bisa juga dipakai untuk aksesoris tambahan. Untuk penutup kepala atau hijabnya, teman-teman bisa pilih Turban atau pashmina atau bahkan juga kain persegi empat.

Dari beberapa karya di atas, dimana keduanya ini di tampilkan di perhelatan fashion show yang berbeda. Kita bisa melihat betapa dunia fashion sekarang sudah mulai saling toleransi beragama dalam berpakaian. Tidak ada lagi pengkotak-kotakan memakai pakaian tertentu sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.  

 

Definisi Serta Tujuan Dari Toleransi

Toleransi bagi aku adalah saling menghargai dan menghormati dalam banyak hal, baik itu dari apa yang menjadi pilihan pribadi seseorang. Mau itu pilihan dalam berpakaian, pilihan dalam sebuah keputusan pekerjaan dan masih banyak lagi.

Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), toleransi adalah sifat atau sikap toleran. Contohnya seperti ketika ada dua kelompok yang berbeda dalam kebudayaan saling berhubungan penuh. Sikap toleransi biasanya ditunjukkan untuk menghormati adanya perbedaan pendapat, agama, ras dan budaya pada setiap orang atau kelompok.

Nah bagaimana toleransi dalam fashion menurut teman-teman semua? Sharing yuk di kolom komentar 😉

 

 

Woman Creative Partner

Yuk, Kenali Perbedaan Micellar Water Dan Makeup Remover

No comments

Memang Apa Sih Perbedaan Micellar Water dengan Makeup Remover?



Assalamualaykum,

Pagi ini buka-buka marketplace dan menemukan produk micellar water baru dari salah satu brand kosmetik lokal. Sekarang tuh sudah banyak lho produk kosmetik dari brand lokal yang kualitasnya tidak kalah kece dengan brand luar.

Biasanya aku suka tertarik ingin coba... tapi kali ini aku harus tahan keinginan untuk beli, karena micellar water dan makeup remover aku masih banyak.

Tumben lho micellar water dan makeup remover aku awet, biasanya sebulan pasti sudah habis. Sebab aku suka banget makeup-an, walau itu cuma antar jemput anak-anak, tetap pasti aku dandan deh. Karena itu, micellar water atau makeup remover menjadi salah satu produk yang wajib ada di meja rias aku.

Karena pandemi ini, jadi stay di rumah saja dan jadi suka males makeup-an di rumah. Makanya awet deh nih micellar water dan makeup remover aku dan juga tentu makeup aku.

Anyway, Makeup yang aku pakai juga masih kategori makeup yang simple, bukan yang bold. Tapi tetap ya yang namanya habis makeup-an, kita tetap kudu, wajib, harus bersihkan wajah setelah di rumah dan hendak tidur. 

Teman-teman suka makeup-an? Pasti kalau suka makeup-an artinya harus rajin bersihkan wajah dan rajin treatment wajah. Agar wajah tidak hanya terhindar dari jerawatan dan kulit kusam saja, tapi juga tentu agar tidak cepat keriput dan juga dehidrasi.

Hal yang tidak kalah penting dari sekedar perawatan wajah dengan skincare adalah juga rajin membersihkan wajah sehabis kita pakai makeup. Untuk membersihkan wajah, sudah pasti teman-teman tahu dong ya makeup remover  atau micellar water yang bagus dan yang cocok bagi wajah.

Tapi sebenarnya, teman-teman tahu tidak kalau makeup remover dan micellar water itu adalah dua produk yang berbeda?

Awal pertama kali suka dandan, aku belum paham bedanya makeup remover dengan micellar water. Aku pikir Micellar water itu hanya nama terbaru dari makeup remover, ternyata memang dua produk yang berbeda, baik dari fungsinya, komposisinya juga kandungannya.

Aku sendiri punya kedua produk ini di meja rias aku, baik micellar water juga makeup remover. Sudah ada beberapa brand micellar water dan makeup remover yang sudah aku coba, dari situ jadi tahu mana yang produknya cocok dengan jenis kulit wajah aku.

Selain itu aku juga jadi tahu bedanya makeup remover dan micellar water dan tentu juga fungsi dari masing-masing produk ini. Mungkin ada teman-teman yang masih belum paham perbedaannya. Karena itu aku mau sharing snih seputar makeup remover dan micellar water.


Makeup Remover

Tentu kita sudah sering banget lihat di beberapa beauty store makeup remover dari berbagai brand dan jenis makeup remover juga ada banyak, mulai dari tisu basah, dalam bentuk balm sampai bentuk oil.

Pada makeup remover yang jenisnya oil, sangat efektif menghapus makeup yang bold atau tebal terlebih makeup yang waterproof. 

Tetapi kelemahan dari makeup remover adalah hanya bekerja dengan baik di lapisan terluar kulit. Sementara sisa makeup yang ada di dalam pori-pori belum bisa dibersihkan secara maksimal. Jadi tugas kita masih ada beb, yaitu membersihkan sisa makeup yang masih menempel di pori-pori. Berarti masih perlu menggunakan produk pembersih lagi, agar kulit wajah kita benar-benar bersih secara maksimal dan tidak ada lagi kotoran yang tersumbat di pori-pori kita.


Micellar Water

Bagi yang suka males cuci muka pakai sabun, micellar water cocok banget bagi kamu 😁. Sebab, bahan utamanya adalah air. Micellar water sendiri adalah pembersih wajah berbentuk cair yang mengandung molekul pembersih micelles. Jadi micellar water lebih kepada kombinasi air yang dimurnikan, pelembap kulit seperti gliserin, serta surfaktan ringan dalam jumlah yang sangat kecil.

Enaknya dari micellar water ini tentunya tidak lengket di wajah karena kandungan di dalam micellar watter sendiri bisa diserap oleh kulit. Karena bahan utamanya adalah air, jadinya cocok digunakan oleh beragam jenis kulit termasuk kulit wajah yang sensitif.

Kalau aku pribadi, aku suka pakai keduanya. Jika aku tidak keluar rumah dan tidak pakai makeup, aku tetap bersihkan wajah aku pakai micellar water. 


Double cleansing apakah tetap perlu?

Iyes, kita tetap perlu melakukan double cleansing dengan sabun muka. Sebab double cleansing ini berguna untuk membersihkan wajah dari sisa-sisa makeup dan kotoran yang kemungkinan masih menempel di kulit.

Perawatan kulit wajah memang tidak mudah, tapi jika dilakukan dengan rutin dan disiplin, hasilnya pasti menyenangkan hati 😉




Woman Creative Partner

Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

5 comments

 Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

 


Assalamualaikum,

Pada tulisan kali ini, aku ingin sekali membahas mengenai Self-love. Rasanya ingin sekali membahasnya serta ingin sharing mengenai makna dan cara dari Self-love itu sendiri. Aku mulai mendalami dan menjalankan self-love dalam hidupku di dua tahun ini, setelah kemarin mengalami keterpurukan di dalam bisnis aku.

Self-love ini sangat berperan penting dalam kehidupan kita, agar kita bisa lebih memaknai hidup dan berterima kasih atas apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita.

Mengenai pembahasan tentang self-love ini, aku mau ambil satu contoh dari kejadian beberapa hari yang lalu, yang sedang ramai jadi trending topic. Jadi kemarin di timeline media sosial, aku menemukan artikel yang membahas tweet salah satu wanita yang katanya sih seorang influencer.

Si influencer wanita ini memposting tulisan di twitternya mengenai ‘Polusi Visual’ (hmm... Istilah baru yang belum pernah aku baca dan aku dengar). Jadi influencer ini menulis keluh kesahnya ketika dia sedang nge-gym. Saat itu di depan matanya ada seorang wanita dengan percaya dirinya memakai sport bra, dan tetap berolahraga padahal tubuhnya tidak enak dipandang. Influencer ini pun memberikan komentar mengenai ketiak dari si wanita itu yang hitam, perutnya yang tidak ramping sampai bau badan si wanita itu.

Aku tidak akan bahas detail mengenai tulisan yang dia posting, walau menurut aku, hal tersebut sangatlah tidak layak diucapkan dan dituliskan. Memang kita semua bebas berpendapat tetapi alangkah baiknya tidak menuliskan hal-hal yang sifatnya mencela dan mem-bully orang lain.

Yang aku akan bahas adalah mengenai sikap dari si influencer ini. Ulah dari si influencer ini tentu sering kita jumpai di dalam kehidupan sekeliling kita bukan? Masih banyak beberapa orang yang memberikan komentar negatif terhadap bentuk fisik seseorang, kekayaan seseorang sampai kemampuan seseorang.

Mungkin kita tidak hanya melihat orang lain yang berkata seperti itu tapi bisa jadi diri kita pun kadang suka memberikan komentar negatif seperti itu. Jika iya, tandanya diri kita belum mencintai diri kita sendiri. Sebab jika kita sudah mencintai diri kita, maka ujaran-ujaran tersebut tidak akan terlontar dari bibir kita.

 

Apa itu Self-Love?                              

Self-love kurang lebih memiliki arti bahwa kita mencintai diri kita, menghargai, menghormati dan memahami diri sendiri. Self love juga memiliki rasa jujur terhadap diri sendiri tentang kekurangan dan kekuatan yang kita punya, pokoknya menjadi diri sendiri dengan nyaman.

Kalau kita sudah mencintai diri kita sendiri, dengan menerima kekurangan dan kelebihan diri kita, maka kita pun akan mencintai orang lain dan menerima kelebihan serta kekurangan orang lain. Karena itu orang yang sudah menemukan arti sesungguhnya Self-Love, maka ia tidak akan memberikan tanggapan negatif terhadap fisik, kekayaan dan kemampuan orang lain.

Mencintai diri sendiri sangatlah penting dalam mempengaruhi kita untuk menentukan siapa teman kita, lingkungan kerja seperti apa yang kita akan dapatkan, pasangan hidup seperti apa yang akan kita pilih, sampai bagaimana kita mengatasi masalah yang ada di dalam kehidupan kita dengan cara tidak menyalahkan diri sendiri secara berlebihan.


5 Langkah Metode Self-Love

Ada 5 langkah sederhana kita bisa memulai yang namanya metode self-love di dalam kehidupan kita agar kita bisa lebih bahagia menjalankan kehidupan ini.

1. Bertaqwa dan Beribadah

Di dalam kepercayaan yang kita anut, tentu bertaqwa dan beribadah kepada sang Maha Pencipta itu wajib. Ketika kita bertaqwa dan rajin beribadah artinya keimanan kita bertambah besar. Jika iman kita besar maka kebahagiaan, rasa syukur dan mencintai diri kita sendiri pun akan tumbuh dengan seiring perjalanan ibadah kita.

Kita akan semakin mengenal diri kita seperti Allah SWT mencintai kita sebagai makhluk ciptaannya. Allah SWT tidak akan menyakiti diri makhluk ciptaannya, lalu kita pun wajib menjaga dan mencintai apa yang sudah Allah berikan kepada kita tanpa ada rasa membenci diri kita.


2. Berterima kasih kepada Allah SWT

Berterima kasih kepada Allah SWT atas segala apa yang sudah Allah berikan, baik itu kebahagiaan, kehidupan, cobaan dan rezeki. Berterima kasih bisa melalui beribadah dan rutin  melakukan yang namanya self-talk atau kita bisa sebut dengan mindfulness.

Setiap pagi sehabis bangun tidur dan malam sebelum tidur, selalu berterima kasih kepada diri sendiri. Hal ini adalah salah satu metode mindfulness aku dengan rajin self-talk, seperti:

“Terima kasih badanku yang selalu sehat, maafkan jika aku kemarin kelupaan makan buah”

“Terima kasih tanganku yang sudah membantu aku beres-beres rumah, masak, dan menulis blog”

“Terima kasih kaki ku yang selalu aku paksa jalan naik turun tangga di rumah ini. Sehat selalu ya kaki”

“Terima kasih ya Allah atas nikmat pagi ini, aku masih diberikan napas dan kesehatan”

Kurang lebih seperti ini self-talk yang selalu aku ucapkan setiap hari. Dengan begini, kita jadi lebih mencintai diri kita dan menghargai apa yang kita miliki.


3. Memaafkan Diri  

Terkadang kita para manusia selalu merasa kesulitan untuk memaafkan diri sendiri ketimbang memaafkan orang lain. Karena itu mulailah belajar untuk memaafkan diri sendiri dengan tidak menghukum diri kita secara berlebihan atas kesalahan yang telah kita lakukan.

Yakini bahwa setiap kesalahan yang kita perbuat, adalah salah satu bentuk diri kita berkembang dan menjadikan kesalahan-kesalahan yang ada menjadi sebuah teguran kecil agar kita tidak melakukannya lagi.

 

4. Kenali Kekuatan dan Keunikan Diri Sendiri

Setiap manusia memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Hanya tinggal kitanya yang sadar akan potensi yang kita miliki.

Stop berpikir bahwa badan kita tidak selangsing model-model di catwalk, tapi berpikir dan temukan kelebihan dari tubuh kita yang tidak dimiliki oleh para model catwalk itu. Hidup ini tidak hanya sekedar pamer kecantikan, pamer kekayaan tapi hidup ini adalah lebih kepada menghargai apa yang kita miliki, hidup ini adalah berbagi manfaat kepada orang lain lewat potensi yang diri kita miliki.

 

5. Hiduplah Dengan Tujuan

Orang yang galau biasanya orang yang tidak memiliki tujuan hidup. Sebab ketika seseorang memiliki tujuan dalam hidup, maka kita akan lebih mudah menerima dan mencintai diri kita apapun yang terjadi.

Tuliskan di Dream book kita, kita ingin menjadi manusia seperti apa di lima tahun ke depan. Lalu buat sebuah agenda harian, kita ingin lakukan apa hari ini agar tujuan lima tahun ke depan itu akan tercapai.

Dengan adanya tujuan ini, maka waktu kita tidak akan terbuang dengan percuma. Semakin kita menjalankannya dengan kepastian untuk mengejar tujuan hidup kita maka semakin kita akan mencintai diri dan hidup kita.

 

Insha Allah dengan menjalankan ke lima hal ini, kita akan semakin menemukan self-love di dalam diri kita. Tidak ada yang bisa mencintai diri kita selain diri kita sendiri. We are amazing, we are great, we are beautiful. So love yourself as Allah love us as a human.

 

 

                                             

                                                    Woman Creative Partner


Jangan Takut Memulai Usaha Di Masa Pandemi

No comments

Jangan Takut Memulai Usaha Di Masa Pandemi





Assalamualaykum,

Hampir tujuh bulan kita semua menghadapi masa pandemi. Dimana tiga bulan di awal kita harus menjalani proses lockdown yang mana kita dianjurkan tidak berpergian kemana-mana untuk memutus dan mengurangi mata rantai virus Covid-19 yang tidak hanya terjadi di Indonesia saja tapi seluruh Dunia.

Tidak ada yang menyangka tahun 2020 ini kita akan mengalami yang namanya virus mematikan ini dimana ratusan juta  jiwa sudah meninggal. 

Dengan adanya lockdown kemarin di hampir semua negara, tentu mengakibatkan menurunnya pendapatan ekonomi di masyarakat. Penurunan ini sekali lagi tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di seluruh dunia. 

Banyak beberapa perusahaan besar yang mengalami penurunan omset, sehingga mau tidak mau mereka harus memangkas pengeluaran dan salah satunya adalah mulai mengurangi pegawai di perusahaannya. Akibatnya PHK terjadi dimana-mana.

Meski begitu, di antara penurunan ekonomi yang terjadi, masih ada sektor informal yang masih terus berjalan di tengah sulitnya perekonomian. Pelaku sektor informal ini antara lain adalah para pelaku UKM yang menjalankan usahanya secara online. 

Di sini kita bisa lihat bahwa masyarakat Indonesia masih memiliki yang namanya semangat hidup. Kadang ketika mengalami keterpurukan, kita perlu menghadapinya dengan tenang. Jika kondisi pikiran kita tenang maka akan muncul solusi-solusi yang bisa menyelesaikan masalah kita.

Ketika ada teman-teman yang terkena PHK dan bingung mau kerja dimana, dan mau kerja lagi tapi pasti perusahaan-perusahaan tidak banyak yang siap menerima karyawan baru di saat seperti ini. Oleh karena itu mulailah untuk mencoba berbisnis sendiri.

Bagaimana cara memulai bisnis sendiri di masa pandemi ini? 


Mulai Bisnis Dari Hobby

Teman-teman bisa mengembangkan hobby teman-teman menjadi sebuah pemasukan. Karena banyak  beberapa pebisnis yang sukses itu memulai bisnis mereka dari mengembangkan hobby mereka.
Misalnya nih teman-teman memiliki hobby masak atau baking. Nah coba buat satu sample masakan atau baking yang sudah teman-teman buat lalu berikan sebagai sample kepada beberapa keluarga atau tetangga. Setelah itu bisa minta pendapat mereka rasa dari masakan teman-teman, setelah itu mulai buat hitungan dan mulai jualan.


Mulai Bisnis Dari Reseller


Jika modal terbatas, knowledge tentang bisnis juga minim. Teman-teman bisa memulai menjadi reseller. Sekarang banyak brand-brand yang menawarkan 'Open Reseller'. Biasanya brand-brand tersebut sudah membuat paket penjualan juga, mulai dari produk, menyediakan materi promo untuk di media sosial (jadi teman-teman tinggal posting dan closing) dan juga menyediakan fasilitas pembinaan atau mentoring. 

Jadi, teman-teman yang belum mempunyai skill berbisnis, teman-teman bisa belajar dari mentoring yang diberikan oleh brand tersebut. Hitung-hitung dapat ilmu dan dapat bonus uang juga dari menjalankan bisnisnya.


Semangat ya teman-teman. Terus bergerak dan terus ikhtiar. Rezeki datang dari Allah dan selama ada ikhtiar, Insha Allah akan ada jalan.


 





                            Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife





Merdeka Mengekspresikan Diri Dalam Berbisnis

No comments




Assalamualaykum, 

Semangat Pagi dan semangat menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun!!

Yess...besok kita akan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75 tahun. Kita bisa hidup merdeka seperti saat ini di karenakan perjuangan dari para pahlawan kita dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan baik itu di masa penjajahan Belanda juga masa penjajahan Jepang.

Bersyukur kita tidak hidup dalam masa peperangan. Pernah tidak sih ngebayangin, kalau saat ini kita masih hidup di masa penjajahan? Duh...ngebayanginnya saja ngeri ya. Kalau terjadi, mungkin saat ini kita tidak akan bebas menikmati media sosial, menikmati traveling, menikmati wisata kuliner dan tidak bisa memiliki bisnis dan menjadi orang yang sukses.

Walau saat ini kita hidup di masa sudah merdeka, perlu banget kita tetap menjaga rasa nasionalisme dan menjaga kerukunan serta menjaga Republik Indonesia tercinta ini dari para penjajah. Penjajah di masa sekarang ini bukanlah dari negara lain yang ingin merebut negara Indonesia, tapi penjajah di masa sekarang ini datang dari bangsa kita sendiri yaitu para Koruptor. 

Kali ini aku tidak akan membahas tentang Koruptor tetapi aku akan membahas tentang makna Merdeka Mengekspresikan diri dalam Berbisnis. Karena dengan berbisnis, Insha Allah kita akan terjauhkan dari yang namanya Korupsi.

Merdeka dalam berbisnis sejatinya merupakan wujud kemandirian ekonomi. Dengan mandiri secara ekonomi atau finansial dari hasil bisnis kita, maka kemungkinan bisa membantu meminimalisir yang namanya korupsi. 

Merdeka dalam Berbisnis antara lain:
1. Merdeka Dalam Berkonten di Media Sosial Bisnis

Membuat Konten di Media Sosial dengan sharing banyak hal yang bermanfaat, merupakan salah satu bentuk dari Merdeka dalam berekspresi. Cakupan dalam membuat konten di media sosial bisnis antara lain membuat copywriting pada caption dan infografisnya. 
Saat ini, kita di bebaskan sharing apa saja di media sosial selama sharing tersebut tidak mengandung SARA, ujaran kebencian dan juga tidak menjelekkan suatu agama.
Kebayang tidak sih jika masih seperti zaman orde lama yang semuanya serba di atur dan di larang? Mungkin kita tidak akan bisa menikmati informasi dari beberapa platform yang ada, tidak bisa bebas berjualan di marketplace dan juga tidak bisa sembarang sharing informasi di media sosial.

Jadi manfaatkan kebebasan berkespresi di dunia digital ini dan tetap tuangkan ide berbisnis, dan ide berjualan yang tetap dalam konteks dan jalur positif juga jujur.


2. Merdeka Dalam Berinovasi Memasarkan Produk di Media Sosial Bisnis.

Saat ini, dunia online dapat kita akui sangat mempengaruhi dampak positif dalam penjualan produk atau jasa bisnis kita. Dulu sebelum digital secanggih sekarang, ketika dalam memasarkan produk atau jasa itu masih dengan sistem konvensional yaitu 'jaga warung' dan kalau warung atau toko kita kedapatan customer yang loyal, kita berharap customer itu melakukan pemasaran dari mulut ke mulut lewat testimoninya.

Cara konvensional dalam memasarkan juga salah duanya adalah menyebar brosur ke lingkungan sekitar juga pasang iklan di surat kabar. Tentu kedua pilihan ini memerlukan biaya yang tidak sedikit. Jika kita tidak memiliki budget besar untuk iklan dan pembuatan brosur, ya pilihannya adalah menunggu sampai mendapatkan seorang loyal customer yang bercerita dan menyebar dari mulut ke mulut.

Nah di dunia digital saat ini, memasarkan produk atau jasa bisnis kita bisa dengan mudah, hemat dan cepat. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dunia digital ini secara maksimal. Karena itulah di dunia serba digital dan online ini, kita mendapatkan rasa Merdeka dalam berinovasi memasarkan produk atau jasa bisnis kita. Tanpa harus bersusah payah seperti berjualan di era konvensional dulu.


3. Merdeka Dalam Berkolaborasi

Dulu kita mungkin masih khawatir kalau mau berkolaborasi dan berpartner dengan orang lain. Ditambah juga kita tidak tahu prediksi ke depannya bagaimana jika berkolaborasi dengan orang lain walau masih memiliki visi yang sama dalam bidang bisnis kita.

Tapi di zaman sekarang, kita tidak perlu lagi khawatir. Kita bisa berkolaborasi dengan siapa saja tanpa perlu ada rasa khawatir. Kita bisa melihat profil partner yang mau kita ajak kolaborasi lewat track record aktivitas dan jumlah responnya di media sosial selama ini. 
Begitu juga kita bisa dapat prediksi real ke depannya jika kita melakukan sebuah kolaborasi, hasilnya akan bagaimana.


Ketiga hal ini adalah bentuk dari Merdeka mengekspresikan diri dalam berbisnis. Jika kita fokus pada ketiga hal ini, fokus pada tujuan dan hasil, maka pikiran untuk 'korupsi' tidak akan terjadi. Sebab kita terlalu sibuk untuk berpikir inovasi, berpikir untuk berbagi dan memberikan manfaat serta berpikir untuk menaikkan omset bisnis kita dengan hal dan jalur positif.

Dirgahayu Indonesia ku, semoga Indonesia semakin tambah Jaya, Tambah Maju dan Tambah di penuhi oleh orang-orang yang kreatif, positif, berahlak mulia dan mencetak manusia yang soleh juga solehah. Aamiin YRA




                                 Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife






DIY Face Mask Glowing Skin Halus dan Lembut untuk semua jenis kulit

1 comment

DIY Face Mask Glowing Skin Halus dan Lembut untuk semua jenis kulit



Assalamualaykum,

Weekend kemarin, aku coba eksperimen buat Face Mask sendiri. Sebenarnya face mask yang aku beli di beauty shop juga masih ada, tapi aku ingin saja coba buat face mask sendiri. Siapa tahu ya kan bisa menjadi lahan bisnis baru nantinya 😉.

Tentu setiap wanita ingin dong ya punya wajah glowing, halus, lembut, bebas jerawat dan terlihat awet muda lah pokoknya. Cantik alami itu lebih bahagia dan tidak perlu ada rasa was-was atau kesakitan karena suntik atau jarum-jarum-an. Karena itu perawatan yang alami itu pastinya di butuhkan bagi setiap wanita.

Zaman sekarang ini, rasanya tidak sulit kita mencari produk juga klinik skincare yang halal dan yang alami, yang halal lho ya bukan yang abal-abal dan bukan yang tidak bersertifikasi BPOM. Walau mudah kita dapatkan produk-produk skincare yang halal dan alami, bukan berarti kita tidak bisa buat masker sendiri.

Aku mau sharing nih DIY Face mask ala Cilya, siapa tahu teman-teman bisa juga praktek buat face mask di rumah.

Bahan:

Madu Murni 2 sdm
Lidah Buaya (ambil gel nya kurang lebih 1 sdm)
Minyak Zaitun 1 sdt


Cara Membuat :

Campurkan semua bahan lalu aduk hingga tekstur agak mengental. Setelah itu taruh di kulkas kurang lebih 30 menit sd 40 menit agar dingin.


Cara Pakai:

Bersihkan wajah terelbih dahulu dari make up.
Olesi secara merata ke wajah (hindari area mata) setelah face mask buatan kita sudah dingin. Diamkan selama kurang lebih 15 menit.
Setelah itu silahkan bilas dengan air hingga bersih.

Silahkan rasakan sensasi kelembaban yang terdapat dari madu dan minyak zaitun, serta kesegaran yang terdapat dari kandungan gel lidah buaya.

Selamat mencoba ya teman-teman. Semoga bermanfaat dan Happy Glowing semua, see you on my next blogpost...💖💖


                                Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife

Cara Untuk Menghilangkan Rasa Iri Pada Orang Lain

No comments

Mengapa hatimu iri kepada kehidupan orang lain?





Assalamualaykum,

Semalam aku dapat curhatan dari salah satu sahabat mengenai saudara iparnya yang selalu iri hati terhadap kehidupannya dan keluarga kecilnya. Aku tidak akan menulis permasalahannya di sini, tapi curhatan dari sahabat aku ini seperti sebuah self reminder untuk diri aku, agar aku tidak memiliki sifat seperti itu.

Kadang tanpa kita sadari, diri kita ini sering juga merasa iri hati akan ke suksesan orang-orang terdekat kita. Mengapa hati ini suka iri kepada kehidupan orang lain?

Suka tidak sih bertanya dalam hati: 
"Kok bisa ya orang itu yang sholatnya jarang tapi bisa naik jabatan terus?"...
"Kok bisa ya orang itu padahal tampangnya biasa saja, bukan lulusan sarjana tapi pasangannya cakep dan kaya lagi"...
"Kok bisa ya suaranya bagus banget? Padahal bukan keturunan penyanyi"...

Dan masih banyak lagi kalimat 'kok bisa' lainnya yang kadang ada di dalam benak kepala kita. Tanpa sengaja timbullah rasa iri di dalam hati kita. Rasa iri hati yang ada lebih besar di banding rasa ingin memperbaiki diri. Baik itu memperbaiki ibadah kita, sedekah kita, skill kita dan masih banyak lagi perbaikan yang semestinya lebih besar di banding dengan kadar iri hati.

Allah SWT sudah memberikan rezeki setiap hamba Nya secara adil. Hanya saja bentuknya ada yang terlihat oleh mata manusia dan ada yang tidak terlihat. Kalau kita renungkan di dalam hati, sudah berapa besar Allah berikan rezeki kepada kita selama kita hidup di dunia ini? Sudah berapa banyak kesempatan-kesempatan yang baik yang Allah sudah berikan kepada kita selama ini? 

Mungkin beberapa orang di sekitar kita saat ini juga sedang iri melihat kehidupan kita, tetapi kitanya malah tidak menangkap 'keistimewaan' yang ada di dalam diri kita. Kita hanya sibuk berkutat dengan berkeluh kesah dengan merasa tidak mendapatkan keisitimewaan seperti orang lain.

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. An-Nisa: 32).

Jangan sampai energi dan pikiran kita terbuang dengan percuma hanya untuk memikirkan sifat iri hati yang kita miliki karena melihat orang lain yang lebih baik dan sukses dari kita.

Bagaimana sih cara untuk menghilangkan rasa iri pada orang lain?

1. Jangan banding-bandingkan diri kita dengan orang lain

Apa yang sudah Allah berikan kepada kita, itulah yang terbaik bagi diri kita. Hanya Allah SWT lah yang mengetahui kebutuhan kita, karena Allah lah Maha Pencipta diri kita. 


2. Afirmasikan bahwa diri kita adalah Manusia Istimewa

Setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Tetapi walau pun memiliki keunikan masing-masing, tetap kita sama-sama di berikan sama Allah akal pikiran yang baik. Tinggal bagaimana diri manusia itu sendiri yang memanfaatkan pemberian Allah SWT dengan baik. 
Karena itu afirmasikan bahwa diri kita adalah 'Manusia Istimewa', dengan begitu Insha Allah rasa iri hati tidak akan ada di dalam hati kita.


3. Temukan keunggulan dalam diri kita

Sekali lagi Allah SWT itu Maha Adil, semua manusia sudah di berikan takaran rezeki masing-masing. Setelah diri kita sudah melakukan afirmasi bahwa kita adalah 'Manusia Istimewa', lalu segera temukan keunggulan diri kita apa. 
Apakah kita ahli dalam matematika, ahli dalam olahraga, ahli dalam kerajinan tangan, ahli dalam berbicara di depan umum dan masih banyak lagi. Segera temukan keunggulan yang ada di dalam diri kita. 


4. Maksimalkan dan manfaatkan keunggulan diri kita

Maksimalkan keunggulan atau bakat kita dengan baik dan berikan manfaat kepada orang lain. Ingat hadis yang berbunyi:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia" (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami' no:3289).


5. Pilih Lingkungan yang positif

Lingkungan mempengaruhi pola pikir kita. Sering sekali lingkungan negatif dibungkus dengan bungkusan yang islami, padahal di dalamnya terdapat gibah. Seperti ketika kita berkumpul di dalam suatu kajian islami. Ketika berkumpul yang kita temui adalah orang-orang yang saling gibah, fitnah dan menjelekkan orang lain. Inilah yang namanya lingkungan negatif yang di bungkus dengan bungkusan islami.
Jika seperti ini maka segera menjauhlah. Jika berkumpul dengan orang-orang yang memiliki sifat negatif, di situlah berkumpul juga orang-orang yang memiliki sifat iri hati. 


Tulisan ini juga menjadi salah satu self reminder untuk aku agar diri ini sebisa mungkin menjauh dari sifat iri hati. Yakin rezeki sudah di atur oleh Allah SWT karena itu bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita.

Semoga kita semua di jauhkan dari sifat iri hati ini. Aamiin YRA



Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife