[LIFESTYLE] Begini Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

14 comments

Bagaimana Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis




Assalamualaykum,

Halo teman-teman semua, sudah masuk hari ke sepuluh di tahun 2020 nih. Sudah ada resolusi yang sudah dilakukan? Diet mungkin, atau bisnis nya sudah mulai berkembang atau tabungan nya sudah mulai ada uang nya lagi? Apapun itu, semoga paling tidak sudah ada yang tercapai ya...

Kalau resolusi aku nih salah satunya adalah mulai menerapkan gaya hidup minimalis. Maksud nya apa sih gaya hidup minimalis ini? Gaya hidup minimalis memiliki arti menyederhanakan standar hidup kita, dari yang boros menjadi mulai berhemat. Membeli barang yang memang dibutuhkan bukan sekedar keinginan dan bukan berarti bergaya hidup minimalis ini pelit atau tidak mampu.

Di negara jepang sendiri nih, masyarakat nya sudah memiliki gaya hidup minimalis. Mereka berpedoman bahwa: 'Less is more' dengan membatasi diri untuk membeli, memiliki atau mengkonsumsi banyak hal dengan cara berlebihan. 

Kadang nih, salah satu faktor penyebab kita ini menjadi konsumtif adalah faktor dari sering nya dengar atau melihat kehidupan orang lain. Seperti ada keluaran tas model terbaru, sepertinya kita harus punya padahal kita tidak butuh-butuh banget.Belum lagi make up dari brand terbaru terus kita perlu ikut-ikutan beli. Menjadi cantik atau berpenampilan fashionable itu tidak harus dengan barang yang baru lho, barang koleksi kita yang ada pun bisa buat kita cantik dan fashionable.

Jika ingin memiliki gaya hidup minimalis, kunci nya hanya dua yaitu menyederhanakan pola pikir dan menentukan prioritas. Jadi abaikan lah pengaruh orang lain terhadap kehidupan kita. Ini self reminder banget nih untuk aku supaya resolusi gaya hidup minimalis aku bisa tercapai.

Seperti ajaran rosulullah Muhammad SAW yang gaya hidup nya sangat sederhana, padahal kekayaan beliau masya Allah luar biasa kaya nya. 



Nah di tulisan aku kali ini, aku mau berbagi nih bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis ala Cilya

1. Hemat dan Beli Barang Seperlunya

Seperti tadi yang aku tulis bahwa belilah barang yang memang sesuai dengan kebutuhan kita, bukan karena sekedar keinginan.


2. STOP Menimbun Barang

Aku sendiri sudah mulai mensortir beberapa barang aku yang sudah tidak terpakai lagi. Seperti baju, tas, sepatu, make up dan aksesoris. Aksesoris sendiri sebenarnya sejak berhijab aku tidak lagi beli yang namanya aksesoris seperti kalung, anting, gelang. Yang banyak itu peniti dan jarum 😁. Kebetulan juga di awal tahun kemarin ada bencana banjir dan barang-barang aku serta anak-anak sebagian sudah aku sedekahkan. Rasanya setelah mengeluarkan barang-barang, hidup seakan ringan 


3. STOP Membandingkan

Membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Nah ini yang di bilang belajar untuk menyederhanakan pola pikir. Jangan sampai terpengaruh dengan 'hijau nya rumput tetangga' dibanding dengan rumput rumah kita sendiri. 
Berpikir bahwa barang yang kita beli adalah barang yang memang kita butuhkan dan bukan untuk ajang pamer.


Semoga resolusi menerapkan gaya hidup minimalis aku bisa aku lakukan secara konsisten dan berhasil. Hidup ku berasa ringan jadi nya. Kalau teman-teman bagaimana? Apakah mau mencoba menerapkan gaya hidup minimalis?







💗 Cilya 💗
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

14 comments

  1. Wah mencerahkan nih tulisannya. Aku sepakat Mbak. Hiks sayang belum bisa kulakukan. Masih belum selesai nih misah2in barang yg kepakai dan ga kepakai dirumah. Moga bisa segera gaya hidup minimalis

    ReplyDelete
  2. Poin nomer 1 paling setuju deh, itu teknis banget. Sebelum suatu barang habis guna/fungsinya harus jaga hati biar gak kepincut belanja barang yang lain.

    ReplyDelete
  3. aku juga sebenarnya pengen hidup minimalis mbak, karena rumah sudah penuh sesak dengan barang tapi entah mengapa tiap lihat sesuatu yang ucul suka ga bisa nahan diri :(

    ReplyDelete
  4. Terasa tertampar aku sama artikelnya kak bagus banget. Nerapin untuk beli barang seperlunya itu susah banget.

    ReplyDelete
  5. Nah itu tuh nomor 2, aku ga suka nimbun barang tp orang rumah masih suka pake prinsip sayang, akhirnya penuh terus 🤦

    ReplyDelete
  6. Well noted banget nih mbak. Kayaknya 2020 ini aku harus mulai jadi pribadi yng minimalis nih. Masih sering beli barang2 yang gak jelass.. huhu

    ReplyDelete
  7. sudah lama nih aku juga menerapkan hidup minimalis alhamduliah cuma untuk bagian menimbun barang agak susahnya kayanya karena untuk sampah daur ulang biasanya disimpan nunggu banyak baru dibawa ketempat daur ulang cuma spacenya lumayan juga sih

    ReplyDelete
  8. Stop menimbun barang kayaknya teguran banget ini buat saya mba, kudu sortirin satu2 ada yg bisa buat giveaway atau dishare ke yang lebih membutuhkan

    ReplyDelete
  9. suka susah buat detox barang yang udah ga terpakai, aku anaknya tuh suka mikir "what if..." jadi ya numpuk huhu

    ReplyDelete
  10. Aku sendiri sedang mengendalikan supaya ga gampang beli barang. Atau kalau pengen banget aku harus berpikir untuk memberikan satu barang lain yang udah lama.

    ReplyDelete
  11. Aku tipikal no. 2 banget kak, suka nimbun barang, padahal jarang dipakai juga. tp kalo mau dibuang, takut tiba2 perlu... jd bingung

    ReplyDelete
  12. Aku tipikal no. 2 banget kak, suka nimbun barang, padahal jarang dipakai juga. tp kalo mau dibuang, takut tiba2 perlu... jd bingung

    ReplyDelete
  13. setujuuuu, kita harus berhenti membandingkan diri sama orang lain, karena enggak akan ada habisnya. malah bikin enggak bersyukur

    ReplyDelete
  14. Harus berhenti memang membandingkan diri dengan orang lain, soalnya kita masing - masing punya keunikan sendiri.

    ReplyDelete