Kemampuan "People Skill" Yang Harus Dikuasai Pemimpin

No comments

Kemampuan "People Skill" Yang Harus Dikuasai Pemimpin




Assalamualaykum,

Apa kabar good people semua? Insha Allah selalu dalam keadaan sehat wal'afiat semua ya. Kali ini aku mau sharing nih mengenai "People Skill", karena baru-baru ini aku menghadapi beberapa orang yang menurut aku masih kurang ilmu mengenai people skill. Gawatnya lagi, orang ini menyandang predikat Leader di dalam bisnisnya.
hmm... Aku jadi bertanya-tanya, bagaimana ya perkembangan bisnis internal di jaringannya dan juga attitude dari tim jaringannya? Pertumbuhan bisnis mereka akan seperti apa ya? 

Seperti kita ketahui bahwa saat ini, kita hidup sudah di zamannya online yang semua serba ter-connected satu sama lain via online. Jadi semuanya jadi lebih mudah berinteraksi seakan tidak ada jarak yang menghalangi kita untuk saling berinteraksi atau silaturahim satu sama lain. 

Sebelum membahas lebih lanjut, kita musti pahami dulu arti dari kata "People Skill" itu apa. People skill adalah kemampuan dalam berinteraksi dan berkomunikasi antar manusia. 

Menurut Portland Business Journal, people skill itu mencakup tiga hal, seperti:
1. Pemahaman Diri
2. Berbicara efektif dan berempati
3. Membangun hubungan kepercayaan, hormat dan interaksi produktif

Dalam dunia online ya pasti adalah membangun interaksi yang baik dengan teman-teman yang ada di media sosial kita. Kalau interaksi offlinenya ya dengan tetangga sekitar atau orang-orang yang kita temui di tempat umum.


Pengalaman aku dalam membangun Bisnis jaringan selama kurang lebih 10 tahun, aku sering banget bertemu dan menghadapi leader yang masih kurang sekali dalam hal People Skill nya.  Mereka rata-rata masih mementingkan closing semata.
Bagi mereka, target grup bisnisnya tercapai dan para timnya pada closing dan punya masukan untuk kehidupan sehari-hari. 
Leader yang seperti ini rata-rata tidak terlalu memikirkan tim mereka yang keluar masuk grupnya. Karena yaitu tadi, leader seperti ini hanya memikirkan "Closing" semata saja tanpa memikirkan sebuah hubungan silaturahim jangka panjang yang lebih dari sekedar hubungan bermitra atau berbisnis.

Gawatnya lagi, mereka tahu kalau people skill mereka kurang, tapi tidak mau upgrade ilmu People Skill mereka karena menganggap mereka masih dapat closingan, masih dapat rezeki dari Allah.

Jika bertemu yang seperti ini, tidak heran jika kenapa bisnisnya ya begitu-begitu saja. Bisnisnya sih berjalan, tapi tidak berkembang dan tidak akan maju. Orang-orang dalam timnya ya itu-itu saja, tidak bertambah. 

Kalau hal closing sekali lagi itu ada ranah campur tangan Allah juga ya..


Yang aku maksud adalah lebih kepada berkembangnya jaringan bisnisnya, jika leader tersebut People Skill nya tidak di asah dan di jaga ya jangan harap bisnisnya akan berjalan dan bertahan lama.

Contoh simple saja adalah me-reply WA, kadang cuma di baca saja (kaya lagi baca koran 😁), selain itu ketika di dalam WAG, jika people skill nya baik maka pasti akan semangat memberikan kalimat interest nya di dalam WAG (seperti memberikan icon atau kalimat Terima kasih, Mantab dll).

Kalau sekedar seperti ini saja tidak mau, bagaimana mau membina jaringannya dan bagaimana mau sharing ilmunya kepada orang lain.

Hal simple seperti ini bisa kita cek dalam bisnisnya. Berjalan dahsyat atau biasa saja?

Lihat orang-orang atau Leader-leader sukses, pasti : Fast Respon, Semangat, Rajin sharing, sering memberikan solusi, dan menjaga hubungan silaturahimnya.

Karena suatu hubungan itu tidak hanya sekedar hubungan bisnis semata yang mendapatkan sebuah keuntungan.

Dalam Islam, menjaga silaturahim itu bisa : Menambah Rezeki, Umur panjang, Kesehatan juga kebahagiaan, tentu yang pasti akan menambah keberkahan dari Allah SWT.

Bisnis atau bermitra selesai, bukan berarti silaturahim pun selesai. Sebab, suatu waktu kita akan butuh mereka dalam hidup kita. Begitu juga sebaliknya, mereka akan butuh kita suatu saat nanti.

Jadi If you want to be a sucessfull Entrepreneur and succes to be a Leader, perhatikan People skill diri kita yaitu : 
1. Fast Respon
2. Memiliki empati dan tidak menegur di tempat umum
3. Rajin bersilaturahim dengan mau memulai menyapa
4. Hormat kepada tim
5. Berbicara dengan santun


Demikian sharing aku kali ini, semoga bermanfaat. See you on my next blogpost 💖💖



Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife



Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

No comments