Mengelola Bisnis Startup Di Masa Pandemi

1 comment

 


"Deretan Hotel yang Dijual, mulai dari kelas bintang lima hingga kelas melati...", tagline salah satu media online yang aku baca pagi ini. Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak tahun lalu telah menekan perekonomian dan sektor bisnis. Banyak pengusaha yang gulung tikar karena tidak sanggup bertahan, salah satunya di sektor perhotelan. Pandemi ini masih berlanjut dan tidak tahu sampai kapan berakhirnya.

Dampak bagi para pengusaha tentu sangat dirasakan, tidak hanya usaha skala UMKM tapi juga usaha yang sudah besar sekalipun mengalami dampak resesi di dalam manajemen finansialnya. Banyak bisnis yang tutup dan bahkan terpaksa harus merelakan karyawan mereka, dan hal ini pun menambah masalah ekonomi baru lagi yaitu dengan bertambahnya jumlah pengangguran. Lalu bagaimana cara mempertahankan dan mengelola bisnis terutama bisnis startup di masa pandemi ini?

Membangun bisnis apalagi bisnisnya masih baru, tentu memiliki tantangan. Tidak jarang tantangan ini dianggap sebagai batu penghambat kesuksesan. Jika menjalaninya dengan benar dan konsisten juga full of commitment, Insha Allah bisa berjalan dengan baik, selain di luar kuasa Allah SWT. 

Bagi teman-teman yang saat ini sedang berjuang menjalankan bisnisnya (sama seperti aku yang juga sedang struggle bertahan) dimana bisnis teman-teman adalah salah satu mata pencahariaan untuk kehidupan keluarga, mungkin bisa mencoba tips berikut ini yaitu bagaimana mengelola bisnis startup di masa pandemi.



1. Evaluasi Strategi Pemasaran

Ketika dalam keadaan normal, bisa jadi strategi pemasaran kita yang sudah kita buat berjalan dengan baik dan bahkan bisa menghasilkan dan menaikkan omset perusahaan. Tetapi di masa pandemi, semuanya tentu berubah.

Misalnya dalam hal promosi, biasanya kita mengadakan event offline, tetapi ketika masa pandemi kegiatan offline tentu tidak bisa berjalan karena itu ubah menjadi online. Disini kita dilatih kreatif membuat strategi promo seperti apa yang bisa kita lakukan via online.


2. Manfaatkan Sosial Media

Sosial media memang menjadi wadah yang paling jitu digunakan di masa pandemi ini untuk segala aktifitas, termasuk dalam melakukan sebuah branding dan promosi bisnis. Jadi bagi teman-teman yang usahanya kemarin 90% aktifitasnya menggunakan offline (buka toko), maka di masa pandemi ini fokuskan 60% ke online. 

Aktifkan lagi media sosial bisnisnya teman-teman, lakukan yang namanya online marketing strategi yang bisa menarik konsumen untuk berinteraksi, transaksi hingga closing. Bagi yang sudah punya toko offline, jika masih sanggup membayar sewa bulanannya silahkan tetap di jalankan, tetapi pergunakan dengan efisien mungkin agar tidak menambah beban pengeluaran.


3. Evaluasi Keuangan

Mengevaluasi keuangan perusahaan sendiri itu penting banget. Mulai di cek hal-hal pengeluaran apa yang perlu di kurangi. Contoh tadi misal sudah punya toko offline, otomatis  selama pandemi ini tokonya akan sepi pengunjung, maka kita bisa batasi jam buka toko yang biasanya sampai jam 21.00, sekarang jam 17.00 sudah tutup, nah ini kan bisa menghemat listrik. 

Biaya promosi juga bisa dikurangi, karena tidak ada kegiatan offline, semuanya dilakukan melalui online yang mana tentunya bisa mengurangi lagi pengeluaran. Pokoknya usahakan bisa memangkas pengeluaran tanpa harus mengorbankan hal lain dengan batasi pengeluaran yang tidak mendapatkan hasil yang sesuai.


4. Pekerjakan Tim SDM Dengan Maksimal

Bagi yang sudah memiliki karyawan, bisa maksimalkan pekerjaan mereka dengan baik. Jika tidak ingin memberhentikan karyawan yang ada, maka maksimalkan mereka dengan mungkin mengajarkan bagaimana mereka melakukan promosi di media sosial bisnisnya teman-teman. Jadi mereka merasa senang tetap dipekerjakan dan teman-teman pun terbantu dalam menjalankan bisnis yang sedang berjalan ini dengan baik.


5. Pergunakan Support System Yang Terbaik

Support system alat kerja yang memadai adalah salah satu cara bagaimana mengefisienkan pengeluaran. Misalnya di kantor bisnis startup teman-teman memiliki beberapa alat printer sendiri, fax sendiri, fotocopy sendiri dan jumlahnya masing-masing ada lebih dari satu, maka sebaiknya segera di ganti dengan satu alat yang memiliki fungsi itu semua. Sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya listrik juga.

Memang tidak begitu banyak yang menjual produk multifungsi tersebut, dimana satu alat bisa untuk printer, bisa untuk fotocopy, bisa untuk fax dan juga untuk scan. Salah satu rekomendasi yang bisa dijadikan pilihan untuk digunakan perusahaan bisnis startup teman-teman adalah printer awet untuk kantor yaitu printer seri HP Laser Jet Pro MFP M479fdw yang sudah lengkap dan multifungsi. Teman-teman bisa beli di Era Supplies Indonesia dan ada macam jenis printer HP pilihan lainnya. Tapi yang multifungsi, teman-teman bisa pilih seri HP Laser Jet Pro MFP M479fdw



HP Laser Jet Pro MFP M479fdw bisa mencetak dokumen dengan kecepatan cetak hingga 28 halaman per menit dan tidak hanya dalam hitam putih saja tapi juga bisa berwarna. Selain cetak print, printer ini juga sudah dibekali dengan fitur scan, copy dan fax. Fitur scannernya sudah memiliki resolusi 1200 x 1200 dpi dan hasil scannya pun bisa kita simpan dalam format file PDF, JPEG, TIFF.

Sedangkan untuk copy, bisa menyalin maksimal hingga 999 halaman dan bisa juga lho diperbesar atau diperkecil dengan rasio 25 - 400% dengan kecepatan salinan hingga 27 cpm, wah canggih ya.

Lalu bagaimana untuk fitur Fax-nya? Untuk Fax diperkirakan sekitar 3 detik untuk satu halaman dan memiliki memori fax hingga 400 halaman.

Hebatnya dari HP LaserJet MFP M479fdw sudah dilengkapi juga dengan fitur Auto Duplex, yaitu maksudnya adalah mampu mencetak dua sisi bersamaan secara otomatis. Dengan memiliki kecepatan duplex hingga 24 ipn (A4) dan 25 ipn (Letter), maka kita tidak perlu menunggu lama, sebab kurang dari 11,3 detik halam cetak pertama sudah keluar. Wah..kerjanya jadi cepat kan.

Jangan khawatir juga untuk sistem operasionalnya karena sistem operasinya sudah kompatibel dengan Windows dan juga MacOS. Selain itu juga bisa salin secara mobile melalui fitur mobile printing yang telah disediakan pada HP LaserJet MFP M479fnw ini kapan saj dan darimana saja melalui Apple AirPrint, Google Cloud Print, HP ePrint, HP Smart App, Mobile Apps, Mopria Certified, Wi-Fi Direct Printing, Roam capable for easy printing.

Oia untuk ukurannya 41,6 cm x 47,2 cm, x 40 cm dengan berat 23,4 kg. Spacenya memang makan tempat sih tetapi tetap fungsinya bisa memangkas banyak biaya untuk alat kerja di perusahaan startup yang sedang di bangun. 
Dengan menggunakan printer multifungsi ini, bisa membuat efisiensi kerja di kantor dan juga meminimalisir pengeluaran listrik.


Inilah Tips bagaimana mengelola bisnis startup di masa pandemi. Memang bukanlah suatu hal yang mudah menjalankan bisnis di masa pandemi ini.  Tetaplah berpikir positif dan jangan pernah berhenti ikhtiar. Kalau kita tetap bergerak dan berinovasi juga berani menghadapi masalah maka bisnis kita akan tetap bisa bertahan. Ketika pandemi berakhir, diharapkan 'tabungan' konsisten kita ketika bertahan selama ini akan membuahkan hasil dan melaju dengan kencang sampai omset bisnis kita bisa naik.

Semoga dengan sharing tips dari aku ini bisa bermanfaat bagi teman-teman semua, terutama yang sedang menjalankan bisnisnya. Tetap semangat, kita harus saling menyemangati satu sama lain di masa pandemi ini. See you on my next blog post 💖💖







Woman Creative Partner

1 comment

  1. mantap bun tips nya. lihat juga berbagai strategi pemasaran online di sini ya. Terima kasih

    ReplyDelete