Sunday, March 1, 2020

Hops.id Launching dan Talkshow Mengenai Coronavirus

Hops.id Launching dan Talkshow Mengenai Coronavirus





Pagi ini alhamdulillah cuaca di luar sangat cerah. Memang sudah beberapa hari ini Jabodetabek diguyur hujan dan banjir pun mewarnai wilayah jabodetabek, walau tidak separah awal tahun kemarin.

Jalanan pun lumayan lancar pagi ini, walau sedikit padat tadi di tol dalam kota (Karawaci menuju Hayam Wuruk). Sebagai seorang Mompreneur sekaligus Mom Blogger yang keseharian aku lebih sering dirumah dengan mengerjakan pekerjaan bisnis juga menulis blog via online saja, pemandangan kemacetan seperti ini jarang sekali aku temui.

Hanya ketika janjian meeting di tengah dengan beberapa klien dan juga kadang menghadiri beberapa event undangan dari beberapa brand. Jadi ya..pagi ini aku menikmati suasana jalanan serta mobil-mobil yang hilir mudik di jalanan tol ini. Kapan lagi ya kan bisa menikmati jalanan ini 😊

Ketika di jalan, aku membayangkan perjuangan para orang-orang yang berada di dalam kendaraan (baik transportasi umum maupun pribadi), baik yang hendak berangkat ke kantor atau untuk urusan pekerjaan lainnya yang setiap hari harus menghadapi kemacetan, menerjang hujan serta panas. Semoga lelah yang mereka lakukan bisa menjadi lillah bagi kehidupan mereka. Seperti yang aku lakukan pagi ini.

"Bu, maaf hotel Santika Premiere itu di sebelah mana nya ya Bu?" tanya driver Grabcar yang membuyar lamunanku pagi ini.

"Saya juga kurang tahu Pak, belum pernah soalnya ke sana" jawab ku. Tapi tidak sampai 10 menit, akhirnya bapak driver Grab-nya sudah mengantarkanku sampai di lobby hotel. 

Akhirnya aku pun tiba di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk dengan selamat. Langsung menuju ke lantai 2 tempat dimana acara dari Hops.id diadakan.


Maaf #OOTDCilya dulu sebentar sebelum mulai - www.cilyainwonderland.id

Hari ini aku menghadiri acara event launching nya Hops.id dimana di acara ini Hops.id sekalian mengadakan event talkshow mengenai "Belajar dari Corona, si Penyakit Mematikan".
Menarik memang topik nya, karena Coronavirus ini adalah salah satu virus yang saat ini sedang dalam pembahasan Internasional dan sudah ditetapkan sebagai virus yang membahayakan oleh WHO. 

Apalagi dua hari yang lalu, baru saja Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka men-STOP kedatangan para jamaah umrah ke Arab Saudi dikarenakan mencegah Coronavirus masuk ke negara mereka. Walau tidak semua negara yang di stop, tapi Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar negara yang di Stop kedatangan jamaah umrahnya.

Ya itulah sekelumit Coronavirus dengan segala macam pemberitaan yang ada dan hari ini kebetulan aku bisa mendapatkan informasi mengenai Coronavirus ini sendiri dan berharap bisa mendapatkan informasi yang detail dan jelas.

Yang hadir hari ini adalah para rekan-rekan dari media dan juga para blogger. Senang sekali aku bisa silaturahim sekalian temu kangen dengan teman-teman blogger yang hadir hari ini. Karena biasanya kami hanya saling menyapa via online saja.

Sambil menunggu narasumber hadir, kami disajikan dengan musik merdu yang dinyanyikan oleh Mas Abirama salah satu pemusik Indonesia yang musiknya ber-genre pop jazz.

Acara dimulai pukul 10.30 dan acara dibuka oleh Bapak Hadi Suprapto selaku CEO dari Hops.id. Hops.id merupakan perusahaan media multi platform yang bergerak di bawah naungan Hops Media Group. Dimana Hops.id sendiri menyajikan berita-berita ringan yang sedang viral dan trending.
Setelah sambutan dari Bapak Hadi, lalu acara dilanjutkan doa dan potong tumpeng dengan doa agar Hops.id bisa menjadi sebuah platform yang sukses menyajikan berita-berita yang kreatif dan informatif.




Acara talkshow pun dimulai, materi pertama dibawakan oleh dr M Adib Khumaidi, SpOT yang merupakan dokter spesialis ortopedi dan traumatologi. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Terpilih Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia 2018-2021 dan Ketua Umum PB IDI 2021-2024.


Apa itu Coronavirus?


Coronavirus atau disebut juga Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), diketahui penyebabnya adalah novel Coronavirus yaitu jenis virus baru yang merupakan satu keluarga dengan virus sejenisnya yaitu SARS dan MERS yang beberapa tahun lalu sempat juga menjadi virus yang membahayakan.

Berikut detailnya:
  • Coronavirus merupakan virus Zoonotic. Apa itu Zoonotic? Zoonotic adalah transmisi dari hewan ke manusia
  • Coronavirus merupakan RNA virus, bersikulasi di hewan seperti unta, kucing dan kelelawar
  • Hewan dengan coronavirus dapat berkembang dan menginfeksi manusia, seperti pada kasus MERS dan SARS juga 2019-nCOV yang sedang marak saat ini
  • Epidemi dua betacoronavirus SARS dan MERS --> 10,000 kasus dengan tingkat kematian 10% untuk SARS dan 37% untuk MERS
  • Kode genetik untuk 2019-nCOV mirip coronavirus SARS-like kelelawar dan mungkin bermutasi sebelum menginfeksi manusia


WHO menetapkan nama 2019-nCoV menjadi COVID-19 pada tanggal 12 Feb 2020 ini yang mana merupakan singkatan dari Coronavirus Disease 2019. Di akhir bulan Januari 2020 ini, WHO melaporkan bahwa sudah terjadi penularan terbatas dari manusia ke manusia (kontak keluarga) telah dikonfirmasi di sebagian besar Kota Wuhan China dan negara lainnya.

Pemerintah di Indonesia sendiri menginformasikan bahwa sampai saat ini belum ditemukan kasus positif virus corona yang terjadi di Indonesia. "Belum adanya kasus terkonfirmasi nya akan adanya pasien yang positif virus corona di Indonesia bukan berarti Indonesia bebas dari virus berbahaya ini", ujar dr Adib.

Pemerintah pun sudah melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi terjadinya penularan virus mematikan tersebut di Indonesia. 
dr Adib pun menambahkan dalam penjelasannya bahwa virus SARS Cov-2 belum ditemukan vaksinnya dan virus ini merupakan virus influenza yang bermutasi. Maka dari itu pengobatan yang diberikan adalah untuk meredakan gejala flu, bukan untuk membunuh virus.


Apa Gejalanya

Gejala Coronavirus awalnya sama dengan gejala flu karena itu kita perlu terus waspada. Flu yang disertai dengan demam, batuk dan sesak nafas. 
Cara penularan nya terbatas antar manusia (seperti petugas kesehatan, keluarga yang merawat pasien) serta bisa melalui percikan saat batuk atau bersin (droplet).

Siapa saja yang rentan tertular? Biasanya para orang tua yang sudah usia lanjut serta orang yang imunitas nya sedang rendah, biasanya rentan akan terkena virus. 


Bagaimana Cara Pencegahannya

Pencegahan basic nya tentu adalah menjaga kebersihan lingkungan dan diri kita sendiri yang mana sebenarnya ini seharusnya sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle saat ini. 



Seperti apa contohnya? Contohnya ya seperti menjaga stamina tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, mencuci tangan yang bersih, menggunakan hand sanitizer jika kita sedang beraktifitas diluar, pergunakan masker bila kita sedang sakit batuk terutama.  Orang yang sehat tidak perlu menggunakan masker.

Pemerintah sendiri ada program yang namanya GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat


Penjelasan dari dr Adib benar-benar sangat detail dan lengkap dan di akhir penjelasannya beliau menghimbau agar masyarakat jangan panik jika ada gejala virus ini di lingkungan sekitar. Segera menuju ke RS yang dirujuk dan segera lakukan pengobatan dan isolasi pasien agar tidak menularkan virus tersebut kepada anggota keluarga atau masyarakat sekitar.

Acara talkshow pun dilanjutkan kepada narasumber kedua yaitu dr Mahesa Paranadipa, MH yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia (MHKI). 
dr Mahesa memberikan ulasan mengenai Menyikapi HOAX dalam Dunia Kesehatan dan Implikasi Hukumnya. Beliau menyatakan bahwa Fakta saat ini tercatat:
  • Lebih dari 90% informasi yang viral di facebook adalah HOAX (sumber dari Kominfo tahun 2018)
  • 95% info kesehatan di WhatsApp (WA) adalah HOAX (Dewan Pers Indonesia tahun 2018)

dr Mahesa menjelaskan bahwa di dunia kesehatan adalah ladang yang cukup subur untuk memanen hoax karena rendahnya pengetahuan orang-orang terhadap kesehatan itu sendiri. 
Hoax kesehatan bisa jadi merupakan hoax yang menimbulkan dampak paling berbahaya. Jika hoax politik memecah belah bangsa, maka kabar bohong seputar kesehatan bisa mengancam nyawa.

Sanksi Hukum bagi para penebar HOAX Kesehatan ada pada Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Jangan terpaku dengan besar kecilnya hukuman yang akan di dapat bagi penyebar berita Hoax, tapi yuk coba lihat berapa besar korban dari adanya berita Hoax seputar kesehatan. Tidak semua memang manusia memiliki daya nalar yang sudah teredukasi, bahkan yang sudah memiliki edukasi baik pun masih sering terkena hoax dan bahkan ikut men-share berita hoax yang beredar. Karena itu dr Mahesa menghimbau agar kita bersama-sama memberantas juga berita Hoax apalagi hoax seputar kesehatan, caranya yaitu dengan:

  1. Berhati-hati dengan judul atau tagline berita yang bersifat provokatif
  2. Sebelum share ke publik, periksa dulu fakta yang sebenarnya
  3. Cek juga keaslian foto
  4. Aktif dan ikut serta di dalam grup-grup anti hoax
  5. Jika mendapatkan berita yang sekiranya mencurigakan kebenarannya, silahkan email aduan konten negatif tersebut ke: aduankonten@mail.kominfo.go.id
Waktu tidak berasa sudah menunjukkan pukul 12 lewat dan acara talkshow sharing session ini pun selesai. Banyak hal yang aku dapat hari ini dan tidak sabar rasanya menshare lewat tulisan seperti ini di blog aku. Agar teman-teman semua bisa juga mendapatkan informasi seputar Coronavirus serta pencegahan dini di lingkungan sekitar. 

Terima kasih untuk Hops.id atas undangannya dan juga para narasumber yang mau membagikan ilmu nya kepada kami semuanya. Semoga Hops.id khususnya bisa menjadi wadah berita yang selalu memberikan informasi yang up to date juga fresh bagi pembacanya.

My last word untuk teman-teman semua stay save and keep healthy ya and see you on my next blog post...💖💖


💗 Cilya 💗
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

1 comment:

  1. Serem kalau lihat presentasi berita hoax di media sosial seputar corona.

    Bahkan ada isu hp tertular karena dari china. Aih itu hp buat mpo aja. Mpo tidak takut. Yuk jaga kesehatan agar tidak kena corona

    ReplyDelete

Follow Us @cilyawonderland