TIPS Mengatur Keuangan Dalam Membeli Skincare

No comments

 Tips Cara Mengatur Budget Skincare di Masa Pandemi



Assalamualaykum,

Adakah teman-teman yang hobi beli skincare? Aku pun sama nih suka banget beli skincare. Yang paling sering aku beli itu Serum dan Masker wajah. Selebihnya tidak terlalu sering beli karena jarang juga aku pakai seperti Night Cream, Day Cream, Eye Mask.

Aku senang perawatan wajah dengan serum dan masker. Kadang kalau lagi ada serum baru aku selalu bawaannya ingin cobain. Tapi aku juga tidak langsung beli, pastinya aku cari dulu review-review dari shopnya apakah untuk jenis kulit wajah aku cocok atau tidak. 

Lagipula aku juga sudah mulai memilih produk-produk yang cruelty free seperti yang sudah pernah aku tulis di artikel sebelumnya. Karena itu makin selektiflah aku dalam hal membeli skincare.

========= BACA JUGA : Kritis Terhadap Produk Non Cruelty Free =========

Tidak semua skincare yang harganya mahal, cocok dengan kulit wajah aku dan yang murah pun juga belum tentu tidak cocok dengan kulit wajah aku. Agar budget beli skincare aku tidak membengkak, apalagi nih di masa pandemi ini yang harus super duper berhemat dalam mengatur segala pengeluaran, maka aku perlu komitmen dalam hal mengatur pembelian skincare aku. Jangan sampai sudah terkena resesi negara, juga kita kena resesi keuangan keluarga.

Mungkin ada teman-teman juga yang masih suka boros dalam pengeluaran pembelian skincare atau makeup atau segala atribut perlengkapan kecantikan, mungkin bisa coba tips aku nih dalam mengelola keuangan dalam hal pembelian skincare. 

1. Lakukan Riset sebelum membeli Skincare

Seperti yang aku jelaskan di atas bahwa sebelum beli skincare, aku pastinya mencari tahu dahulu tentang produk skincare yang akan aku beli, apalagi jika harganya diatas 500 ribu. Walau harganya juga ada yang di bawah 500 ribu, aku tetap mencari tahu dengan melakukan riset membaca beberapa review dari website atau blog para beauty blogger yang sudah pernah pakai produk skincare yang akan aku beli. Apakah skincare ini cocok untuk jenis kulit wajah aku atau tidak.


2. Tentukan Budget Pembelian Skincare

Untuk pembelian skincare di setiap bulannya, aku pribadi sudah buat perhitungan budget untuk perawatan wajah, yaitu sekitar 1 juta sd 2 juta per bulan. Tidak hanya pembelian skincare tapi juga perawatan ke klinik kecantikan, baik itu untuk sekedar facial, dermapen atau perawatan wajah lainnya.

Alhamdulillah sih rata-rata tidak lebih dari segitu. Jika pengeluaran sudah sekitar hampir 2 juta, lalu ada skincare baru, biasanya aku suka menahan diri agar tidak tergiur untuk mencoba membeli, sekalipun sedang ada sale 😁. Harus komit dengan budget yang sudah ditentukan.


3. Beli Produk Skincare Size Kecil Dahulu

Jika ada produk skincare yang baru pertama kali mau aku coba, aku pasti beli yang size kecil dulu. Walau sudah baca review produk tersebut dari beberapa informasi yang sudah aku dapatkan dan review yang aku baca meng-klaim bahwa skincare ini cocok untuk jenis kulit wajah yang sama dengan aku, tetapi belum tentu ketika aku pakai juga memberikan efek yang bagus bagi kulit wajah aku.

Selain menghindari yang namanya iritasi pada kulit, Aku juga bisa menekan budget pengeluaran juga. Jika cocok alhamdulillah kita bisa lanjut pakai. Jika tidak ya alhamdulillah juga aku tidak beli dalam jumlah banyak.


3. Jika Cocok Beli Skincare Size Besar

Untuk menghemat pengeluaran, jika aku sudah cocok dengan produk skincare tersebut, selanjutnya aku membeli dalam ukuran yang besar. Sudah pasti beli satu size besar lebih irit harganya dibanding beli dua skincare yang size kecil dan keuntungan dari beli size besar adalah aku tidak perlu beli skincare tersebut dalam jangka waktu beberapa bulan ke depan. 


4. Beli Skincare Sesuai Kebutuhan Dan Yang Memiliki Sama Fungsi

Maksudnya adalah jika ada skincare yang memiliki fungsi sama, maka belilah salah satu. Contohnya nih, antara sleeping mask dengan sheet mask. Keduanya memiliki fungsi yang sama yaitu melembapkan kulit wajah, walau bentuk dan pemakaiannya berbeda. Nha, biasanya aku akan pilih salah satu saja, jika stok sleeping mask masih ada, aku tidak akan beli sheet mask. 

Begitu juga dengan skincare routine aku yang mana aku jarang sekali pakai night cream di malam hari, aku lebih suka pakai masker, baik itu sleeping mask ataupun sheet mask. Maka aku tidak akan masukkan night cream dalam daftar produk skincare yang akan aku beli.


5. Selalu Manfaatkan Promo atau Discount

Yess...this is the best solution right? Biasanya kalau lagi ada diskon besar-besaran seperti harbolnas, aku suka cari produk skincare yang sering aku pakai saja. Mengecek apakah produk tersebut sedang dalam daftar promo atau diskon. Jika ada tentu dong aku pasti beli. 

Tapi walaupun sedang diskon, tetap aku beli sesuai kebutuhan dan sesuai budget aku. Jika saat harbolnas diadakan, tetapi saat itu pengeluaran untuk pembelian skincare sudah melebihi budget yang sudah aku tentukan, maka aku tetap tidak akan beli. 


Ini tadi tips yang biasa aku lakukan dalam mengatur keuangan pembelian skincare. Aku pernah terlalu kebablasan beli skincare dalam sebulan itu lebih dari 2 juta, karena tergiur melihat produk-produk skincare yang lucu-lucu packagingnya, tetapi pada akhirnya aku menyesal karena ada produk yang tidak cocok, yang tidak sesuai kualitasnya dibanding ketika kita melihat iklannya dan buntutnya tidak terpakai juga. 

Semoga Tips ini bermanfaat untuk teman-teman semua. See you on my next blogspot πŸ’–πŸ’–.





Woman Creative Partner











No comments