Lucunya, aku bukan tipe orang yang koleksi tumbler karena bentuknya lucu atau limited edition semata. Aku lebih suka beli tumbler yang menurut aku benar-benar worth it. Yang kualitasnya bagus, nyaman dibawa kemana-mana, tidak gampang tumpah dan yang paling penting...awet!
Because honestly, aku tuh tipe orang yang bawa minuman sendiri kemana-mana. Kadang infused water, kopi, matcha atau sekadar air putih dingin. Jadi tumbler itu bukan cuma aksesoris lifestyle, tapi sudah jadi bagian dari daily routine aku.
Aku percaya banget kalau "ada harga, ada kualitas."
Dari dulu aku lebih pilih beli satu tumbler mahal tapi tahan bertahun-tahun dibanding beli banyak yang murah tapi cepat rusak atau bocor dan surprisingly, hampir semua tumbler favorit aku awet sampai lebih dari dua tahun.
Bahkan ada beberapa yang masih kelihatan bagus banget walau sudah sering ikut traveling, meeting, road trip, umroh sampai dibawa masuk ke cabin pesawat.
Dan ya...sebenarnya aku sudah beberapa kali beli tumbler baru, padahal yang lama masih ada. Bukan karena rusak, tapi karena sering "diambil alih" sama anak-anak hahaha.
Mereka tuh suka banget pakai tumbler aku karena katanya lebih enak dipakai ke sekolah atau kampus. Pernah suatu hari tumbler mahal kesayangan aku hilang entah kemana ketika dipakai oleh anak aku, besoknya langsung aku bilang: "Udah ya, jangan pakai tumbler ibu yang mahal lagi!"
Walaupun kenyataannya, tetap aja kadang mereka diam-diam bawa tumbler aku lagi 😉.
Tapi untuk sekarang aku memang belum beli lagi edisi terbaru mereka karena campaign boikot yang masih berjalan. Walaupun jujur saja, dari segi kualitas produk, tumbler mereka memang salah satu yang paling awet menurut aku. Maybe someday aku akan beli lagi tumblernya.
Selain itu aku juga suka koleksi tumbler dari brand kopi lokal seperti Fore Coffee. Mereka sempat keluarin merchandise tumbler dengan beberapa pilihan warna dalam satu model yang sama, dan aku punya dua koleksi yaitu warna cream dan hijau.
Nah kalau yang paling mahal, definitely tumbler Stanley. Waktu itu aku beli harganya masih diatas satu juta rupiah dan setelah bayar langsung mikir: "Ya Allah, ini uang segini sebenarnya bisa dapat beberapa skincare ya..." hahaha.
Tapi ternyata memang benar, harga tidak bisa bohong. Materialnya kokoh, dinginnya tahan lama banget dan benar-benar terasa premium saat dipakai. Sampai sekarang masih jadi salah satu tumbler terbaik yang aku punya.
Buat aku, tumbler bukan sekadar tempat minum. Ada banyak memories kecil di dalamnya. Menemani perjalanan bisnis, long trip, morning school run, bahkan hectic days yang kadang melelahkan.
Mungkin ini jugalah alasan mengapa aku selalu sayang sama tumbler-tumbler aku. Karena benda kecil seperti ini ternyata bisa jadi teman sederhana yang nemenin perjalanan hidup sehari-hari.



Tidak ada komentar