Assalamualaykum,
Ditengah jadwal aku yang lagi padat di bulan Mei ini, aku menyempatkan daftar untuk ikut webinar yang diadakan oleh ISB tanggal 21 Mei 2026 kemarin dan ini menjadi salah satu hari yang honestly cukup membekas di hari aku. Sebagai seorang ibu yang punya bisnis, kadang aku juga merasa lelah, overthinking dan mempertanyakan perjalanan bisnis yang sedang aku bangun.
Sometimes aku merasa butuh recharge energi dan insight baru supaya tetap semangat menjalani semuanya. Alhamdulillah hari itu aku berkesempatan mengikuti webinar dari komunitas ISB bersama sosok luar biasa: Nilam Sari, yang dipandu oleh Teh Ani Berta selaku founder Indonesian Social Blogpreneur Community (ISB).
Webinar ini bukan sekadar sharing bisnis biasa. Tapi lebih seperti reminder bahwa every successful woman has survived battles that people never see.
Berani Mengambil Langkah Pertama
Salah satu poin yang paling relate buat aku adalah saat Mba Nilam Mengatakan bahwa banyak orang sebenarnya punya mimpi besar tapi takut memulai.
Kadang kita terlalu sibuk memikirkan:
"Bagaimana kalau gagal?"
"Bagaimana kalau rugi?"
"Bagaimana mulainya padahal usia sudah tidak muda lagi?"
Padahal semua bisnis besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Mba Nilam bercerita pengalaman beliau saat merintis bisnis Kebab Turki Baba Rafi bersama mantan suaminya di Surabaya pada tahun 2003 hanya dengan satu gerobak sederhana dan modal pinjaman. Siapa sangka, dari satu gerobak kecil itu akhirnya berkembang menjadi salah satu franchise kebab terbesar di dunia dengan lebih dari 1.300 outlet di 9 negara.
SubhanAllah... hearing that story made me realize bahwa keberanian mengambil langkah pertama memang sangat penting. Karena sometimes Allah hanya ingin melihat apakah kita mau bergerak dulu atau tidak.
Membangun Mindset Entrepreneur
Sebagai perempuan yang juga menjalankan beberapa bisnis, aku sangat tersentuh ketika Mba Nilam menjelaskan bahwa entrepreneur mindset bukan cuma soal mencari profit. But it's about resilience. Tentang bagaimana kita tetap berdiri meskipun berkali-kali jatuh.
Dan bagian paling emotional adalah ketika Mba Nilam menceritakan fase hidupnya yang mungkin tidak semua orang kuat melewatinya.
Beliau pernah memiliki hutang 14 milyar rupiah di usia yang masih sangat muda. Belum lagi konflik rumah tangga yang berujung perceraian, hingga sengketa bisnis yang tentunya sangat menguras mental dan emosional.
Aku benar-benar terenyuh mendengarnya.
Karena dari luar, orang hanya melihat kesuksesan Baba Rafi. Tapi di balik itu ternyata ada air mata, tekanan, rasa sakit dan perjuangan panjang yang luar biasa besar dan satu kalimat beliau yang paling aku ingat adalah:
"Pelangi selalu ada di setiap akhir masalah. Kita hanya perlu percaya dan terus berjalan"
That sentence hits differently.
Womanpreneur yang Menginspirasi
Menurut aku pribadi, Nilam Sari adalah representasi nyata dari strong womanpreneur. Baliau bukan hanya membesarkan brand kuliner besar, tapi juga mampu bangkit kembali setelah menghadapi badai kehidupan yang sangat berat,
Di tahun 2017, setelah menghadapi perceraian dan berbagai tantangan bisnis, beliau harus membangun ulang sistem operasional perusahaan di tengah kondisi hidup yang tidak mudah.
Can you imagine how hard that was?
But instead of giving up, she chose to rise stronger.
Sekarang Mba Nilam aktif sebagai CEO PT Nava Sari Kreasi dan mengembangkan platform franchise aggregator BukaOutlet.com. Selain itu beliau juga aktif menjadi mentor bisnis dan konsultan untuk banyak UMKM di Indonesia.
Dan menurut aku, ini adalah definisi sukses yang sebenarnya. Bukan tentang tidak pernah jatuh, tapi tentang bagaimana kita terus bangkit.
Konsistensi adalah Kunci
Sebagai blogger dan entrepreneur, aku juga merasa diingatkan kembali mengenai pentingnya konsistensi. Kadang kita terlalu fokus ingin hasil cepat sampai lupa bahwa bisnis besar dibangun dari proses yang panjang.
Mba Nilam mengingatkan bahwa konsistensi kecil yang dilakukan terus menerus jauh lebih powerful dibanding semangat besar yang hanya muncul sesaat and honestly.... I needed that reminder.
Karena di tengah rutinitas bisnis travel, modest fashion dan blogging serta berbagai aktivitas lainnya, kadang rasa lelah itu pasti datang. Tapi webinar ini membuat aku sadar bahwa setiap perjalanan pasti punya ujian masing-masing dan tugas kita hanyalah tetap melangkah sambil percaya Allah selalu punya rencana terbaik.
Closing Thoughts
Webinar ini bukan hanya membawa ilmu bisnis, tapi juga membawa energi baru sebagai seorang perempuan yang sedang terus belajar bertumbuh.
Terima kasih untuk Indonesian Social Blogpreneur Community (ISB) dan Teh ANi Berta yang selalu menghadirkan ruang belajar penuh inspirasi untuk para perempuan Indonesia.
Dan terima kasih juga untuk Mba Nilam Sari yang sudah berbagi cerita hidup dengan sangat jujur dan penuh kekuatan. Sometimes, the most inspiring stories are not about people who never fail. But about people who keep standing after every storm. And I think, that is exactly who Mba Nilam Sari is.



Tidak ada komentar