Tuesday, March 31, 2020



Mengapa Radio masih menarik di Dunia Digital ini?



“Selamat Pagii…Kembali lagi di ROTI bersama Ronald Tike di Senin pagi ini menemani aktivitas teman-teman semua…” begitulah sapa renyah Ronald dan Tike salah satu penyiar favorit aku di 101 Jak FM. Yang mana Jak FM adalah salah satu channel radio favorit aku juga.

Walau tidak setiap pagi aku nyalakan radio tapi kalau hendak berpergian kayanya kurang saja jika tidak dengar radio.
Radio masih ada ya hari gini? Alhamdulillah nya masih ada ya, walau music sekarang bisa di dengar darimana saja. Apalagi nih, salah satu pesaing radio adalah Podcast, Joox, Youtube dan masih banyak lagi apliaksi digital untuk musik yang saat ini sedang di gandrungi anak muda. Di beberpa kanal ini pun, kita juga bisa dapat banyak informasi, baik update berita, talkshow live juga update music terbaru disini. Memang penyiarnya yang melakukan acara live tidak seaktif di radio, tapi tetap saja fungsi nya sudah hampir sama dengan radio.

Aku sudah familiar dengarkan radio itu dari zaman aku SD seinget aku. Gara-gara Mama dan Papa aku suka banget dengerin music dan berita-berita penting lainnya via radio. Waktu itu lebih sering dengar radio daripada nonton TV soalnya dulu itu stasiun TV belum sebanyak sekarang channelnya jadi memang tontonannya juga berita-beritanya agak boring saja.

Selain music, Mama dan Papa aku tuh suka banget dengerin yang namanya Drama Radio ahahah, Masya Allah ya dulu tuh banyak banget deh Drama Radio, mulai dari drama radio yang kolosal sampai yang horror. Saat itu profesi dubber tuh sempat booming digandrungi beberapa orang untuk mengisi suara di drama radio ini.

Pas beranjak SMU tambah lah aku suka banget dengerin radio. Tentu segmen stasiun radio yang aku dengarkan juga sudah yang khusus anak muda, jadi sudah jarang dengerin tuh drama radio kolosal kaya Mahabarata, drama kumbara via radio ahaha.

Waktu SMU, aku sudah mulai rajin banget dengerin radio yang memang stasiun radionya khusus untuk kaula muda, yang lagu-lagunya selalu update lagu-lagu terbaru baik mancanegara juga lagu dari negeri sendiri. Saat itu stasiun radio yang hits banget yaitu Prambors, malah nih aku sempat lho pedekate sama cowo gara-gara acara perjodohan via online  di radio πŸ˜€πŸ˜‚. Kalo bahasa anak muda dulu tuh disebutnya: “Gokil banget deh..”.

Saat itu bisa dibilang ngga gaul kalau ngga kenal nama-nama penyiar radio. Sampai nih profesi sebagai penyiar radio tuh jadi salah satu karir favorit saat itu. Karena jadi penyiar radio itu ngga perlu namanya: cantic, tinggi yang penting adalah suaranya bagus, renyah dan gaul.  Nah, kalo kata teman-teman aku, suara aku enak didengar kalo via telp ahaha..jadi aku disarankan untuk ikutan saja jadi penyiar radio. Apalagi katanya wajah aku lucu, pasti jadi nilai plus ketika jadi penyiar malah mungkin bisa jadi MC nasional πŸ˜€.

Alhasil, aku jadinya pernah sampai ikutan casting dan ngelamar-ngelamar segala, tapi pas dipanggil untuk interview sayangnya ngga boleh sama Papa aku untuk ikutan. Jadinya ambyar deh impian aku jadi penyiar radio hits anak muda. Sedih banget sih..

Tapi sedihnya itu dulu dan sekarang kekecewaan zaman itu sudah terbayarkan. Dengan profesi aku sebagai mompreneur, aku sudah beberapa kali di undang sebagai narasumber di beberapa stasiun radio, di hampir seluruh Indonesia untuk  mengisi acara talkshow. Entah sudah berapa stasiun radio yang sudah mengundang aku sebagai pembicara atau narasumber untuk mengisi program wirausahanya. Senang banget dong ya, akhirnya bisa ngerasain yang namanya ‘Mengudara” ..begini toh rasanya ya, terbayar sudah rasa penasaran aku bisa ‘mengumbar' suara aku di radio πŸ˜‰



Zaman aku kecil sampai dengan SMU, kalau mau dengar radio ya musti punya satu set radio, mau itu murah atau mahal ya musti punya alat yang namanya Radio itu. Ketika remaja di zaman aku itu sudah ada Walkman dan juga ipod, jadi bisa dengerin stasiun radio favorit dimana saja dan kapan saja tanpa perlu gotong-gotong satu set radio :D. Kayanya sudah canggih dan modernlah kalao punya Walkman atau ipod.

Ternyata semakin bertambahnya zaman, apalagi aman sekarang yang sudah serba digital. Saat ini kita sudah bisa dengar siaran radio secara streaming via internet bahkan nih beberapa radio sudah punya aplikasinya sendiri yang bisa di download di playstore atau appstore di handphone kita. Bahkan ada juga stasiun radio yang sudah punya channel sendiri di podcast, jadi bisa dengar juga stasiun radio favorit kita via podcast. Iya sudah secanggih itu guys…

Buat aku fungsi radio saat ini masih menjadi sebuah stasiun yang menghibur. Jika malas melihat visual seperti nonton TV, kita bisa dengar radio. Berharap semoga stasiun radio yang ada saat ini tetap ada dan bertahan di saat persaingan di dunia digital ini. Tinggal bagaimana pihak management radio saja yang mau mengikuti update perkembangan teknologi yang ada.  

Jadi nostalgia ngga sih kalau bahas radio? Teman-teman ada yang sampai saat ini masih senag dengerin radio? Stasiun radio favorit apa yang biasa di dengerin? Sharing yuukkk di kolom komentar.




πŸ’— Cilya πŸ’—

Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Monday, March 30, 2020

Jadikan Blog Sebagai Investasi Masa Depan




“Wow, ada produk lipstick yang baru nih” sambil swipe up iklan lipstick yang tampil di Instagram ads pada layar ponsel ku. Biasanya kalau merk yang aku suka sedang keluarin produk baru, aku kadang suka beli dan lalu review hasilnya di blog. Tidak semuanya brand favoritku setiap keluarin produk baru lalu aku beli. Aku masih tipe wanita yang beli sesuatu itu ya hanya sesuai kebutuhan. Kecuali aku ingin banget ulas produk tersebut.


Sebenarnya banyak tulisan yang ada di draft blog aku, mulai dari sharing kisah traveling aku sampai sharing hasil review aku. Tapi kok kadang suka mager untuk di rapihkan lalu di post, sampai draft nya sudah agak berdebu J. Jika lagi mood dan pas waktunya sedang luang, dalam seminggu aku paling banyak itu buat 3 tulisan di blog (diluar kalau ada program odop ya..).

Buat aku pribadi, blog aku bukan cuma sekedar blog saja yang isinya tulisan-tulisan pemikiran aku, baik itu sekedar sharing, curhat atau review produk. Blog menjadi seperti sebuah diary buat aku yang mungkin suatu waktu aku bisa mewariskan tulisan-tulisan aku ini untuk anak cucu, bahkan mungkin bisa menjadi sebuah penghasilan di kemudian hari…. Ngayal sih, tapi aku sih yakin ya ketika anak cucu aku kelak baca, mereka akan merasakan apa yang ada di dalam tulisan aku ini.

Karena itu aku berusaha semaksimal mungkin membuat konten yang menarik, tata cara tulisan yang enak di baca (semoga ya enak dibaca ehehe). Menurut aku, membangun konten blog itu sama saja kita sedang berinvestasi.
Iya lho, kita tuh para blogger sebenarnya sudah berinvestasi di blog mulai dari waktu, tenaga, pikiran semua nya kan sudah kita keluarkan untuk nulis blog dan itu adalah investasi. Apa yang sudah kita investasikan di blog lewat tulisan-tulisan, kita bisa memonetisasi blog kita.

Banyak hal kita bisa menginvestasikan blog dengan mulai memonetisasi blog kita. Apa saja itu?

Memasang Google adsense pada blog

Kita bisa mendapatkan pemasukan juga dari memasang Google Adsense pada blog kita. Banyak panduan cara memasangnya di google, silahkan browsing.


Minimal Gunakan Domain

Jika ingin maksimal menginvestasikan blog, pilih hosting dan nama domain berbayar dan lupakan yang gratisan


Manfaatkan Optimasi Blog

Salah satunya juga bisa manfaatkan SEO (search engine optimization)blog untuk posisi terbaik di mesin pencari seperti Google.


Jadi tidak ada salahnya kita mulai berpikir untuk jangka waktu ke depan yaitu mendapatkan rezeki dari blog kita karena itu sekali lagi buatlah konten yang positif. Karena sekali kita sudah sebar maka akan viral dan tulisan kita bisa jadi akan di baca oleh anak cucu kita kelak.

Semoga bermanfaat ya teman-teman and see you on my next blog post




πŸ’— Cilya πŸ’—

Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Sunday, March 29, 2020


Networking dan Skills memiliki peran penting di era revolusi industry 4.0





“Bu Peri, ini ada info tiket GA nih. Bisa hubungi ke Mba ini ya 081xxxx , bilang saja dapat dari aku nomor telp nya. Setahu aku di dia ada tiket GA tambahan untuk ke Labuan Bajo” begitu ujar teman aku, saat kemarin aku butuh tiket tambahan untuk paket ke Labuan Bajo yang kebetulan bertambah peserta nya.
Enaknya punya networking luas ya salah satu nya seperti ini, ketika butuh sesuatu kita tahu siapa yang kita tuju untuk dimintain bantuan, baik itu sekedar informasi atau pun juga bantuan jasa mereka.

Ada yang pernah tanya ke aku saat di sharing session bisnis: “Buat suatu usaha itu apakah perlu skill dulu atau networking dulu?” Menurut aku bisa dilakukan bersamaan, kita bangun dan asah skill kita sekalian dengan bangun networking sebanyak-banyaknya (asal jangan sampai salah bergaul ya). Bangun networking juga ya pilih-pilih lingkungan agar tidak terjebak dalam lingkungan yang salah.
Jika ketika kita sedang membangun jaringan di lingkungan baru dan feeling kita tidak cocok ya jangan terlalu terlibat terlalu jauh di dalamnya. Ciptakan networking dengan nyaman saja, biar ketika memulai bisnis dan kita bisa memanfaatkan koneksi networking nya juga enak dan nyaman.

Membangun skill dan networking itu memang sebaiknya berbarengan, jika kita menunggu sampai skill kita matang baru cari networking terlalu kelamaan, karena experience itu bisa menjadi salah satu penambah skill kita dalam hal apa saja.

Di era revolusi Industri 4.0, kita perlu banget punya dua hal ini yaitu networking dan skill. Agar tidak ketinggalan zaman. Jika tidak punya skill, sudah pasti kita akan kalah bersaing dengan orang-orang yang memiliki skill walau bukan seorang yang ahli-ahli sekali. Bingung menemukan skill kita di bidang apa? Caranya gali passion kita apa? Setelah dapat baru deh kita bisa gali lagi kira-kira dari passion kita ini apakah bisa dijadikan sebuah peluang bisnis. Misal nih kita suka banget dandan atau make up-an, nah kenapa kita tidak buat tutorial make up atau kita jadi Make Up Artis (MUA) , dari situ kita bisa deh buka jasa Make Up untuk acara. Contoh lain lagi, misal kita suka banget sama dunia digital dan utak atik kode html dll, kenapa tidak kita coba jadi ahli di bidang coding dengan buat aplikasi atau buka kelas mengajar untuk bidang coding. Jadi skill itu tidak jauh-jauh kok dari kita karena skill kita ada di dalam passion kita.
Lalu bagaimana dengan Networking. 

Perlu banget ya punya Networking yang luas? Ya perlu banget atuh. Ngga rugi deh punya pertemanan banyak, Karena banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat jika kita punya networking yang luas. Manfaatnya antara lain:


Wawasan kita semakin luas.

Jadi ngga ada deh istilah “Pikniknya kurang jauh” ehehe. Dengan adanya wawasan yang luas, akan membantu kita juga dalam mengolah sudut pandang kita, dengan lebih open minded dan tidak skeptis.


Mendapatkan beberapa fasilitas dan Mendapatkan Peluang Karir juga Bisnis

Fasilitas disini bukan ditujukan ke konteks “Aji mumpung” ya, tapi lebih kepada kita bisa mendapatkan beberapa fasilitas tambahan dalam beberapa hal bisnis. Contohnya nih, aku punya bisnis travel wisata halal yang paket destinasi nya wisata lokal. Ketika membuat paket, kita punya kenalan orang hotel, maskapai, restoran dan lain-lain yang bisa membantu kita memberikan tambahan fasilitas atau harga promo yang menarik. Sehingga paket wisata aku pun jadi punya daya tarik yang menarik ketika kita lempar ke pasaran.
Begitu juga dalam hal karir, jika kita punya koneksi di suatu perusahaan, kita bisa minta di rekomendasikan di perusahaan tersebut melalui teman-teman kita ini.


Sarana Promosi

Salah satu nikmat memiliki Networking yang luas adalah kita bisa dengan mudah melakukan promosi. Jika bisnis kita sedang berjalan, kita bisa kirim produk kita ke teman-teman networking kita untuk membantu mempromosikan produk kita dengan memberikan testimony nya. Jadi jangan takut untuk memiliki pergaulan yang luas.


Dari penjabaran diatas sudah jelas ya bahwa networking dan skill itu sangat berperan penting di zaman sekarang ini apalagi di dalam dunia bisnis. Tidak rugi kita memiliki pertemanan yang banyak.


πŸ’— Cilya πŸ’—

Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Wednesday, March 25, 2020

Seberapa penting punya Planner Tools untuk Menunjang Kerja







Tiba-tiba teringat bahwa belum bayar tagihan kartu Hallo aku dan besok ini ada meeting jam 10.00 pagi yang artinya materi musti disiapkan hari ini. Untung saja aku selalu menuliskan di agenda kerja aku, setiap hal yang akan aku kerjakan per daily dan juga jadwal penting di satu bulan kedepan. 


Bagi aku pribadi, memiliki sebuah agenda yang mencatat jadwal To Do List kita atau istilahnya Agenda Planner itu penting. Aku sendiri sudah memiliki sebuah Agenda Planner dari sejak aku duduk di SMU. Aku suka catat di buku catatan aku apa saja yang akan aku kerjakan. Dulu sih aku sebutnya buku Diary, walau isinya beragam mulai dari tulisan tentang sebuah curhatan seorang anak abg dan agenda kegiatan sehari-hari, baik itu PR, tugas sekolah sampai jadwal Les juga jadwal hang out sama teman-teman. 


Membuat To Do List di agenda planner aku tetap berlanjut sampai sekarang. Ketika aku tidak kerja kantoran dan memutuskan jadi full time mom, aku tetap punya buku agenda. Walau isi agenda aku saat itu bon hutang, bon cicilan, pengeluaran belanja sayur sampai jadwal anak imunisasiπŸ˜†. Agak boring memang isi agenda nya, kaya nya hidupnya gitu-gitu saja ahaha... tapi point nya adalah punya agenda planner itu penting sodara-sodara.


Di zaman yang sudah modern ini, sebenarnya banyak lho aplikasi planner tools yang bisa membantu kegiatan kita jadi kita tidak perlu repot nulis-nulis. Tapi kalau aku sih sukanya tetap pakai yang manual atau nulis di buku agenda sambil di hias-hias dan digambar-gambar.


Ok, berikut adalah Planner tools yang bisa teman-teman semua download di aplikasi yang ada di android nya teman-teman. Apa saja sih Planner tools nya?


To Do Reminder with Alarm





Teman-teman tidak akan dibuat stress dengan beberapa agenda yang sangat padat. Aplikasi ini bisa membantu kita untuk mereminder kegiatan rutin per hari, jadwal meeting, jadwal homework, tagihan pembayaran , Ulang tahun, dan masih banyak lagi




Any.do: To do list, Calendar, Planner & Reminder




Di aplikasi ini bisa menjadi pengelola tugas sehari-hari dan bisa terkoneksi ke media social kita juga nih. Jadi kalau ada teman yang ultah, akan ada remindernya juga.




To Do List with Reminder



Adalah salah satu aplikasi yang mencatat agenda rutin  kamu termasuk harian dan juga sekalian ada reminder nya. Teman-teman bisa juga setting alarm untuk mengulang untuk agenda yang memang dilakukan rutin.




WeNote – Color Notes, to-Do, Reminder & Calendar



WeNote ini sangat simple dan easy to use. Bagusnya di WeNote ini kamu bisa create color notes, to-di list, reminder dan calendar secara cepat. WeNote ini tetap berfungsi meskipun handphone kita sedang offline lho.




To Do List



To Do List ini sangat mudah juga pengaturannya dan terkoneksi dengan Google kamu. Silahkan juga bisa kamu coba untuk mencatat agenda rutin kegiatan kamu.


Itulah lima aplikasi versi rekomendasi Cilya. Kalau teman-teman sedang cari planner tools yang membantu mengatur kegiatan-kegiatan dari kegiatan teman-teman, silahkan di coba. Sebenarnya di aplikasi itu ada banyak, tapi lima ini lah yang aku rekomed.



Nah kalau teman-teman sendiri gimana? Apa lebih suka pakai buku jurnal sama seperti aku karena bisa sambil di hias-hias atau mau yang yang praktis, dengan pakai Planner tools saja? Silahkan mencoba πŸ’–πŸ’–






πŸ’— Cilya πŸ’—
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Follow Us @cilyawonderland