Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

21 comments

 Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

 


Assalamualaikum,

Pada tulisan kali ini, aku ingin sekali membahas mengenai Self-love. Rasanya ingin sekali membahasnya serta ingin sharing mengenai makna dan cara dari Self-love itu sendiri. Aku mulai mendalami dan menjalankan self-love dalam hidupku di dua tahun ini, setelah kemarin mengalami keterpurukan di dalam bisnis aku.

Self-love ini sangat berperan penting dalam kehidupan kita, agar kita bisa lebih memaknai hidup dan berterima kasih atas apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita.

Mengenai pembahasan tentang self-love ini, aku mau ambil satu contoh dari kejadian beberapa hari yang lalu, yang sedang ramai jadi trending topic. Jadi kemarin di timeline media sosial, aku menemukan artikel yang membahas tweet salah satu wanita yang katanya sih seorang influencer.

Si influencer wanita ini memposting tulisan di twitternya mengenai ‘Polusi Visual’ (hmm... Istilah baru yang belum pernah aku baca dan aku dengar). Jadi influencer ini menulis keluh kesahnya ketika dia sedang nge-gym. Saat itu di depan matanya ada seorang wanita dengan percaya dirinya memakai sport bra, dan tetap berolahraga padahal tubuhnya tidak enak dipandang. Influencer ini pun memberikan komentar mengenai ketiak dari si wanita itu yang hitam, perutnya yang tidak ramping sampai bau badan si wanita itu.

Aku tidak akan bahas detail mengenai tulisan yang dia posting, walau menurut aku, hal tersebut sangatlah tidak layak diucapkan dan dituliskan. Memang kita semua bebas berpendapat tetapi alangkah baiknya tidak menuliskan hal-hal yang sifatnya mencela dan mem-bully orang lain.

Yang aku akan bahas adalah mengenai sikap dari si influencer ini. Ulah dari si influencer ini tentu sering kita jumpai di dalam kehidupan sekeliling kita bukan? Masih banyak beberapa orang yang memberikan komentar negatif terhadap bentuk fisik seseorang, kekayaan seseorang sampai kemampuan seseorang.

Mungkin kita tidak hanya melihat orang lain yang berkata seperti itu tapi bisa jadi diri kita pun kadang suka memberikan komentar negatif seperti itu. Jika iya, tandanya diri kita belum mencintai diri kita sendiri. Sebab jika kita sudah mencintai diri kita, maka ujaran-ujaran tersebut tidak akan terlontar dari bibir kita.

 

Apa itu Self-Love?                              

Self-love kurang lebih memiliki arti bahwa kita mencintai diri kita, menghargai, menghormati dan memahami diri sendiri. Self love juga memiliki rasa jujur terhadap diri sendiri tentang kekurangan dan kekuatan yang kita punya, pokoknya menjadi diri sendiri dengan nyaman.

Kalau kita sudah mencintai diri kita sendiri, dengan menerima kekurangan dan kelebihan diri kita, maka kita pun akan mencintai orang lain dan menerima kelebihan serta kekurangan orang lain. Karena itu orang yang sudah menemukan arti sesungguhnya Self-Love, maka ia tidak akan memberikan tanggapan negatif terhadap fisik, kekayaan dan kemampuan orang lain.

Mencintai diri sendiri sangatlah penting dalam mempengaruhi kita untuk menentukan siapa teman kita, lingkungan kerja seperti apa yang kita akan dapatkan, pasangan hidup seperti apa yang akan kita pilih, sampai bagaimana kita mengatasi masalah yang ada di dalam kehidupan kita dengan cara tidak menyalahkan diri sendiri secara berlebihan.


5 Langkah Metode Self-Love

Ada 5 langkah sederhana kita bisa memulai yang namanya metode self-love di dalam kehidupan kita agar kita bisa lebih bahagia menjalankan kehidupan ini.

1. Bertaqwa dan Beribadah

Di dalam kepercayaan yang kita anut, tentu bertaqwa dan beribadah kepada sang Maha Pencipta itu wajib. Ketika kita bertaqwa dan rajin beribadah artinya keimanan kita bertambah besar. Jika iman kita besar maka kebahagiaan, rasa syukur dan mencintai diri kita sendiri pun akan tumbuh dengan seiring perjalanan ibadah kita.

Kita akan semakin mengenal diri kita seperti Allah SWT mencintai kita sebagai makhluk ciptaannya. Allah SWT tidak akan menyakiti diri makhluk ciptaannya, lalu kita pun wajib menjaga dan mencintai apa yang sudah Allah berikan kepada kita tanpa ada rasa membenci diri kita.


2. Berterima kasih kepada Allah SWT

Berterima kasih kepada Allah SWT atas segala apa yang sudah Allah berikan, baik itu kebahagiaan, kehidupan, cobaan dan rezeki. Berterima kasih bisa melalui beribadah dan rutin  melakukan yang namanya self-talk atau kita bisa sebut dengan mindfulness.

Setiap pagi sehabis bangun tidur dan malam sebelum tidur, selalu berterima kasih kepada diri sendiri. Hal ini adalah salah satu metode mindfulness aku dengan rajin self-talk, seperti:

“Terima kasih badanku yang selalu sehat, maafkan jika aku kemarin kelupaan makan buah”

“Terima kasih tanganku yang sudah membantu aku beres-beres rumah, masak, dan menulis blog”

“Terima kasih kaki ku yang selalu aku paksa jalan naik turun tangga di rumah ini. Sehat selalu ya kaki”

“Terima kasih ya Allah atas nikmat pagi ini, aku masih diberikan napas dan kesehatan”

Kurang lebih seperti ini self-talk yang selalu aku ucapkan setiap hari. Dengan begini, kita jadi lebih mencintai diri kita dan menghargai apa yang kita miliki.


3. Memaafkan Diri  

Terkadang kita para manusia selalu merasa kesulitan untuk memaafkan diri sendiri ketimbang memaafkan orang lain. Karena itu mulailah belajar untuk memaafkan diri sendiri dengan tidak menghukum diri kita secara berlebihan atas kesalahan yang telah kita lakukan.

Yakini bahwa setiap kesalahan yang kita perbuat, adalah salah satu bentuk diri kita berkembang dan menjadikan kesalahan-kesalahan yang ada menjadi sebuah teguran kecil agar kita tidak melakukannya lagi.

 

4. Kenali Kekuatan dan Keunikan Diri Sendiri

Setiap manusia memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Hanya tinggal kitanya yang sadar akan potensi yang kita miliki.

Stop berpikir bahwa badan kita tidak selangsing model-model di catwalk, tapi berpikir dan temukan kelebihan dari tubuh kita yang tidak dimiliki oleh para model catwalk itu. Hidup ini tidak hanya sekedar pamer kecantikan, pamer kekayaan tapi hidup ini adalah lebih kepada menghargai apa yang kita miliki, hidup ini adalah berbagi manfaat kepada orang lain lewat potensi yang diri kita miliki.

 

5. Hiduplah Dengan Tujuan

Orang yang galau biasanya orang yang tidak memiliki tujuan hidup. Sebab ketika seseorang memiliki tujuan dalam hidup, maka kita akan lebih mudah menerima dan mencintai diri kita apapun yang terjadi.

Tuliskan di Dream book kita, kita ingin menjadi manusia seperti apa di lima tahun ke depan. Lalu buat sebuah agenda harian, kita ingin lakukan apa hari ini agar tujuan lima tahun ke depan itu akan tercapai.

Dengan adanya tujuan ini, maka waktu kita tidak akan terbuang dengan percuma. Semakin kita menjalankannya dengan kepastian untuk mengejar tujuan hidup kita maka semakin kita akan mencintai diri dan hidup kita.

 

Insha Allah dengan menjalankan ke lima hal ini, kita akan semakin menemukan self-love di dalam diri kita. Tidak ada yang bisa mencintai diri kita selain diri kita sendiri. We are amazing, we are great, we are beautiful. So love yourself as Allah love us as a human.

 

 

                                             

                                                    Woman Creative Partner


21 comments

  1. kalau melihat kelebihan diri aku malah gak bisa kak.palin kelemahan aja tapi banyak lemahnya hahahha, bener sekali melihat dan mencintai dan tahu diri sendiri dulu lebih baik ya kak, tapi bukan berarti egois gitu ya kak.

    ReplyDelete
  2. nomor 2 itu yang selalu saya panjatkan dalam doa mb, dengan doa dan syukur bikin kita makin tenang menjalani hidup

    ReplyDelete
  3. Bener banget nih mba. Self love sekarang harus kita kuatin lagi nih. Biar kita bisa hidup lebih bahagia tanpa embel-embel.

    ReplyDelete
  4. Setuju mba. Self love ini penting. Untuk bisa mencintai orang lain, kita perlu hargai dan cintai diri kita sendiri terlebih dulu.

    ReplyDelete
  5. Baca kalimat awal jadi inget Bu Tejo ..hehe. emang julid baik di tulisan maupun verbal itu nggak bisa jadi panutan ya?

    ReplyDelete
  6. saya juga baca berita selebram yang menyebutkan polusi visual ini.
    Mengesalkan, terutama ketika dia sendiri yang gembor gembor self love.

    Menurut saya, self love ya penerimaan diri dan memanfaatkan potensi diri kita seoptimal mungkin.

    ReplyDelete
  7. setuju banget niiih self love itu penting banget, wajib mencintai diri sendiri dulu, biar lebih mudah juga mencintai orang lain hihihi, biar kitanya tetep happy jugaaa

    ReplyDelete
  8. menurutku sih dia ga pantas di sebut influencer ya karena nggak menginfluence followernya hal yang baik2 malah bikin org ilfill sama dia

    ReplyDelete
  9. Terkadang kita suka lupa terhadap hal2 kecil seperti ini, bersyukur atas diri kita sendiri. Mencintai diri sendiri apa adanya. Dan terima kasih untuk diri sendiri serta menyadari kekurangan diri sendiri. Kalau semua itu kita lakukan, kita jadi selalu merasa bersyukur, selalu merasa berkecukupan, dan bahagia ya.

    ReplyDelete
  10. aku jg pernah mengalami masa2 terendah dalam hidup nih sktr 2 thn lalu, bener seperti yg ditulis disini sejak itu aku jg belajar uk mencintai diri sendiri, dan jg lebih mendekatkan diri pada yang diatas, untungnya skrg sdh lbh baik, btw penasaran itu influencernya siapa sih wkkwkwkwk

    ReplyDelete
  11. Mbak influencernya emang kyknya suka ngluarin statemen yg gk beres #eh
    Iya mbak, kalau mau org menyukai kita, terlebih dulu kitanya jg harus menyukai dan sampai ke tahapan menghargai diri sendiri ya. Wah tipsnya bisa dipraktikkan nih. Walau yg no 3 keknya susah2 gampang yaa :D

    ReplyDelete
  12. Gatau lg deh hrs blg apa. Skrg bnr2 lg self love bgt, kerasa lebih tenang dan damai ajasih diri tuh. Kl dulu terlalu love ke org sampe lupa self love :(

    ReplyDelete
  13. Terima kasih kak cilya sudah menguatkan. Beberapa minggu lalu sempat breakdown akan suatu hal. Ternyata memang harus cinta diri sendiri dan menerima keadaan serta bersyukur.

    ReplyDelete
  14. Setuju banget mbak. self love ini penting banget. untuk membangun kedamaian di dalam diri.

    ReplyDelete
  15. Self love biasanya memang butuh waktu. Apalagi kalau secara fisik memilki kekurangan yang terpampang nyata. Kalau aku dulu mengawalinya dengan belajar menerima kekurangan diri sendiri. Aku skoliosis. Jd kalau orang mau ngomong apapun tentang kondisi aku, awalnya aku sempat merasa marah dan tersinggung, tapi kemudian aku berusaha cuek dan terima aja. Emang aku begini adanya kok. Bisa terima sukur, nggak ya udah. Ga mau pusing sama omongan orang. Beban hidup masih byk 😂

    ReplyDelete
  16. Waalaikumsalam, mba.

    aku juga masih belajar nih buat lebih mencintai diri sendiri, aku sadar aku masih suka nyakitin dan ngerugiin diri sendiri. tapi bismillah pelan-pelan aku bisa tambah sayang sama diriku<3

    ReplyDelete
  17. MasyaAllah kak makasih banget Kak. Aku masih yang belum bisa memakai berterimakasih. Padahal ini pentinf bangett

    ReplyDelete
  18. hiduplah dengan tujuan, wah aku suka banget nih mba Cilya..semoga kita selalu diberikan kemudahan dan sabar ya jalanin hidup ini tentu selalu self love!

    ReplyDelete
  19. Nah ini yang kadang orang lupa mba. Terlalu menuntut pada diri sendiri namun tidak diimbangi dengan penghargaan. Padahal awal mula kasih sayang tuh ya dengan menyayangi diri kita sendiri dulu ya.

    ReplyDelete
  20. Bagian memaafkan diri sendiri ini aku sering kurang bisa..
    Terlalu hi-expectation, jadi kalau gak tercapai, cenderung menyesal tapi menyalahkan diri sendiri..Seandainya aku bisa melakukan lebih baik.

    ReplyDelete
  21. Betul, self love itu penting banget. Tapi diantara kelima tips itu yang paling sulit memang memaafkan diri sendiri. Harus bisa lebih menerima apa adanya diri sendiri ya.

    ReplyDelete