Showing posts sorted by relevance for query minimalis ala rasulullah. Sort by date Show all posts

5 Tips Bergaya Hidup Minimalis Ala Rasulullah

1 comment

Hidup Minimalis Ala Rasulullah






“Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. “ (QS. Al-An’am: 141)



Assalamualaykum,


Di era modern ini, dimana rasanya bumi sudah semakin sempit, tanah kosong sudah tumbuh perumahan bukan tumbuh tanaman, seakan kita sebagai manusia diingatkan untuk bisa mulai menjalankan hidup dengan minimalis dengan tidak berlebihan.

Punya barang numpuk di rumah? Seperti kosmetik yang terlalu banyak (efek di kirimin sama brand ehehe), baju juga sepatu apalagi tas yang menumpuk bahkan jarang atau sudah tidak kita pakai? Saat nya dilungsurkan.

Aku dirumah paling tidak tahan lihat lemari baju aku yang tidak rapih. Tidak rapih disebabkan karena sudah terlalu banyak Gamis atau baju atau jilbab di dalam lemari aku. 
Kalo melihatnya jadi kaya tiba-tiba ada serangan sesak napas ehehe..ada yang merasa seperti ini? 

Biasanya kamu kalau sudah merasa lemari baju nya atau kosmetik nya terlalu banyak yang numpuk, kadang kamu garage sale atau kamu kasih ke orang? Dulu banget nih zaman nya anak-anak masih kecil, aku suka banget buat garage sale mulai dari sepatu sampai baju juga aksesoris. 
Sekarang, lebih banyak di sedekah kan, karena aku sudah malas ikutan garage sale dan juga malas foto untuk aku pre loved ehehe. Makanya aku suka di sedekahin saja, kasih ke teman, adik-adik atau tetangga.

Rasulullah mengajarkan agar kita memiliki gaya hidup yang tidak berlebihan. Kebutuhan pokok nya tercukupi. Minimalis dalam Islam dikaitkan dengan sikap Qanaah dan Zuhud. Yang mana arti dari Qanaah ialah merasa cukup sikap dengan rezeki yang ditentukan oleh Allah SWT. Zuhud sendiri memiliki arti meninggalkan sesuatu hal yang kurang bermanfaat cenderung menjauhkan dari ketaatan kepada Allah SWT.




Berikut ini ada 5 Tips Bergaya Hidup Minimalis Ala Rasulullah. Apa saja nih tips nya?

1. Makan Secukupnya

Ada hadist riwayat yang menyatakan: "Makanlah sebelum kamu kelaparan dan berhenti lah sebelum kamu merasa kenyang". Walau katanya ada yang bilang sifatnya dha'if tapi memiliki arti yang benar. Janganlah kita makan yang berlebihan. Makan lah yang cukup dan memiliki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh kita


2. Berpakaian Sederhana

Memilih pakaian yang tidak berlebihan, bersih, nyaman dipakai beribadah, tampil sederhana, tetap terlihat fashionable tapi tetap memperhatikan tertutupnya aurat. Sehinggan kita terlihat tetap enak dipandang.


3. Tidak Menumpuk Harta

Sedikitnya barang akan membuat waktu serta biaya perawatan bisa kita alihkan untuk hal yang lebih bermanfaat seperti bersedekah.


4. Membeli Barang yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan

Sebelum belanja, ada baiknya kita mencatat terlebih dahulu apa saja yang kita butuhkan untuk mempermudah pekerjaan kita, sehingga kita terhindar dari belanja yang bukan hanya sekedar keinginan mata kita saja.


5. Buang Barang Yang Tidak Dibutuhkan

Sortir deh barang-barang yang tidak kita butuhkan, lalu habis itu kita buang. Percaya deh setelah kita membuang barang-barang yang tidak terpakai lagi, hati kita merasa lega.
Hal ini berpengaruh juga lho kepada mindset gaya hidup kita kedepan. Tidak terlalu banyak menumpuk masalah kehidupan terlalu lama, we must move on. 


Selamat mencoba 5 tips gaya hidup minimalis ala Rasulullah ini. Karena Muslim dengan gaya hidup yang minimalis adalah yang meminimalkan kecintaan terhadap dunia dan memaksimalkan kecintaan terhadap Allah SWT dan Rasulullah SAW



💗 Cilya 💗
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife

  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

[LIFESTYLE] Begini Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis

14 comments

Bagaimana Cara Menerapkan Gaya Hidup Minimalis




Assalamualaykum,

Halo teman-teman semua, sudah masuk hari ke sepuluh di tahun 2020 nih. Sudah ada resolusi yang sudah dilakukan? Diet mungkin, atau bisnis nya sudah mulai berkembang atau tabungan nya sudah mulai ada uang nya lagi? Apapun itu, semoga paling tidak sudah ada yang tercapai ya...

Kalau resolusi aku nih salah satunya adalah mulai menerapkan gaya hidup minimalis. Maksud nya apa sih gaya hidup minimalis ini? Gaya hidup minimalis memiliki arti menyederhanakan standar hidup kita, dari yang boros menjadi mulai berhemat. Membeli barang yang memang dibutuhkan bukan sekedar keinginan dan bukan berarti bergaya hidup minimalis ini pelit atau tidak mampu.

Di negara jepang sendiri nih, masyarakat nya sudah memiliki gaya hidup minimalis. Mereka berpedoman bahwa: 'Less is more' dengan membatasi diri untuk membeli, memiliki atau mengkonsumsi banyak hal dengan cara berlebihan. 

Kadang nih, salah satu faktor penyebab kita ini menjadi konsumtif adalah faktor dari sering nya dengar atau melihat kehidupan orang lain. Seperti ada keluaran tas model terbaru, sepertinya kita harus punya padahal kita tidak butuh-butuh banget.Belum lagi make up dari brand terbaru terus kita perlu ikut-ikutan beli. Menjadi cantik atau berpenampilan fashionable itu tidak harus dengan barang yang baru lho, barang koleksi kita yang ada pun bisa buat kita cantik dan fashionable.

Jika ingin memiliki gaya hidup minimalis, kunci nya hanya dua yaitu menyederhanakan pola pikir dan menentukan prioritas. Jadi abaikan lah pengaruh orang lain terhadap kehidupan kita. Ini self reminder banget nih untuk aku supaya resolusi gaya hidup minimalis aku bisa tercapai.

Seperti ajaran rosulullah Muhammad SAW yang gaya hidup nya sangat sederhana, padahal kekayaan beliau masya Allah luar biasa kaya nya. 



Nah di tulisan aku kali ini, aku mau berbagi nih bagaimana cara menerapkan gaya hidup minimalis ala Cilya

1. Hemat dan Beli Barang Seperlunya

Seperti tadi yang aku tulis bahwa belilah barang yang memang sesuai dengan kebutuhan kita, bukan karena sekedar keinginan.


2. STOP Menimbun Barang

Aku sendiri sudah mulai mensortir beberapa barang aku yang sudah tidak terpakai lagi. Seperti baju, tas, sepatu, make up dan aksesoris. Aksesoris sendiri sebenarnya sejak berhijab aku tidak lagi beli yang namanya aksesoris seperti kalung, anting, gelang. Yang banyak itu peniti dan jarum 😁. Kebetulan juga di awal tahun kemarin ada bencana banjir dan barang-barang aku serta anak-anak sebagian sudah aku sedekahkan. Rasanya setelah mengeluarkan barang-barang, hidup seakan ringan 


3. STOP Membandingkan

Membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Nah ini yang di bilang belajar untuk menyederhanakan pola pikir. Jangan sampai terpengaruh dengan 'hijau nya rumput tetangga' dibanding dengan rumput rumah kita sendiri. 
Berpikir bahwa barang yang kita beli adalah barang yang memang kita butuhkan dan bukan untuk ajang pamer.


Semoga resolusi menerapkan gaya hidup minimalis aku bisa aku lakukan secara konsisten dan berhasil. Hidup ku berasa ringan jadi nya. Kalau teman-teman bagaimana? Apakah mau mencoba menerapkan gaya hidup minimalis?







💗 Cilya 💗
Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife
  





Fashion, fashion hijab, Fashionable, Fashion blogger, Fashion daily, Fashion hijabers, Fashion icon, Fashion indonesia, Fashion magazine, Fashion news, Fashion ootd, Fashion show, Fashion style, Fashion vlogger, Fashion vlogger indonesia, Fashion blog, Fashion blogger indonesia, Fashion blogger hijab, Beauty healthy, Beauty inside, Beauty influencer, Beauty journal, Beauty enthusiast, Beauty blogger, Beauty, Beauty blogger indonesia, Beauty blogger hijab, Beauty blogger indo

Singkirkan Barang Yang Tidak Perlu Di Rumah

No comments

Mengurangi hal yang tidak penting demi kebahagiaan dan pikiran plong



Assalamualaykum,

Pagi ini ketika akan merapikan ruang keluarga yang berantakan karena mainan si bungsu yang berserakan ini, aku baru lihat bahwa box tempat mainan si bungsu sudah over load. Jadi inget, lemari pakaian aku, Pak Suami dan anak-anak juga yang sudah mulai penuh baju-bajunya.

Selama pandemi tentunya aku lebih banyak diam di rumah dan pakaian juga sepatu yang ada di lemari sudah pasti jarang di pakai dan baru sadar ternyata pakaian-pakaian aku masih banyak. Padahal kemarin sudah ada sebagian yang di donasikan, sebab aku sedang mau mencoba hidup minimalis dengan memiliki barang-barang yang tidak berlebihan.

========= BACA JUGA : "5 TIPS Bergaya Hidup Minimalis Ala Rasulullah" =========

Akhirnya pagi ini aku putuskan untuk merapikan mainan anak-anak dulu. Mainan action figure yang sudah protol-protol aku mulai singkirkan. Begitu juga yang sudah jarang di mainkan tetapi masih bagus dan masih layak di donasikan, aku kumpulkan jadi satu. 

Tips nih yang aku lakukan sebelum mulai beres-beres menyingkirkan barang yang tidak perlu di rumah:

1. Buat List 

Tidak hanya mainan anak saja yang bertumpuk dan perlu di pilih mana yang harus di singkirkan, tetapi ada pakaian, sepatu, buku pelajaran dan lain-lain. Agar aku tidak stress sekian banyak yang perlu di rapi kan, apalagi aku kan sudah tidak pakai ART, makanya aku mulai buat list.

Ketika merapikan mainan anak pun aku buat list kategori, mainan yang masih layak tapi jarang di mainkan, mainan yang sudah rusak dan mainan yang masih layak dan masih di mainkan. Begitu juga untuk pakaian dan lain-lain. 


2. Tahan Tidak Beli-Beli

Nah ini penting banget, aku mau menerapkan prinsip, jangan beli-beli dulu sebelum yang ada saat ini dirapikan. Jadi anak-anak tidak beli mainan dulu sebelum mainan yang saat ini disortir dan disingkirkan yang tidak perlu. 

Jika sudah rapi semua maka baru deh anak-anak boleh beli tapi syaratnya adalah beli per dua bulan sekali dan itu tidak boleh mainan yang sama atau mainan yang sudah pernah dibeli.


3. Lakukan Rutin 6 Bulan Sekali

Aku buat target per 6 bulan mulai aku sortir kembali. Tidak hanya mengganti barang yang lama dengan yang baru, tapi aku juga bisa lihat mana yang ternyata selama 6 bulan barang ini tidak pernah dipergunakan sama sekali.

Rela tidak rela ya harus di relakan. Misalnya nih pakaian, terutama pakaian anak-anak. Kalau selama 6 bulan pakaian ini tidak terpakai dan masih layak dipakai maka segera di donasikan. Sekalipun pakaian ini masih bagus, tapi kalau sudah tidak pernah di pakai ya untuk apa di simpan terlalu lama.


Itulah Tips dari aku karena aku sudah lakukan ini. Karena setiap 6 bulan aku suka ngecek, apa ada yang bertambah barang-barang yang ada di rumah aku. Biasanya yang sering bertambah itu adalah my makeup, pakaian anak-anak, pernak pernik dapur dan rumah.

Sejak aku mulai terapkan ketiga tips di atas, aku jadi jarang beli produk fashion dibanding produk makeup. Selama pandemi apalagi nih, selama 6 bulan kemarin aku sama sekali tidak beli yang namanya makeup dan pakaian atau hijab baru. Sebab selain tidak kemana-mana, aku juga sedang proses belajar untuk hidup minimalis.

Tapi yang bertambah malah tanaman dan pernak-pernik dapur 😅, sebab selama pandemi ini aku jadi sering masak, baik sekedar buat cemilan sampai masak makanan untuk sehari-hari (masak ini jadi rutin semenjak tidak ada mba ART yang bantu-bantu).

Silahkan di coba ya teman-teman, semoga bermanfaat. See you on my next blogpost...


                                                      Woman Creative Partner