Showing posts with label Lifestyle. Show all posts

5 TIPS Bagi Yang Punya Rencana Solo Traveling

1 comment

 TIPS Solo Traveling Sesudah Masa Pandemi



Assalamualaykum,

Hujan deras malam ini menemani aku menyelesaikan mendata beberapa invoice bisnis aku di 3 hari kemarin. Setelah selesai mendata, aku pun merapikan meja kerja dan langsung menuju ke kamar anak-anak untuk mengecek apakah mereka sudah tertidur pulas. 

Biasanya hujan-hujan begini, anak-anak suka tidur lebih cepat, sebab kata mereka hujan-hujan begini enak, kamar tambah dingin. Sudah di tambah AC, ditambah hawa dingin dari hujan yang turun malam ini. Seperti dugaan aku, anak-anak sudah tertidur nyenyak...padahal jam baru menunjukkan 21.15 wib. 

anak-anak sudah tidur artinya, ibunya bisa santai sambil rebahan di kamar. Aku pun menuju kamar dan langsung rebahan, Pak Suami masih nonton televisi di ruang keluarga, tambah bebas deh ngga ada yang ganggu rebahan sambil nonton drakor.

Ketika baru buka ipad, tiba-tiba muncul notifikasi dari akun instagram aku "See your post from 1 year ago today", dan foto ketika traveling ke Bangkok sama Mama dan Papa pun muncul.  Aahhh aku rindu traveling jadinya. Ternyata sudah satu tahun lalu merasakan jalan-jalan ke luar negeri dan tidak berasa waktu begitu cepat berlalu.

Seharusnya di bulan October tahun 2020 ini aku akan solo traveling ke Jepang, negara Asia yang belum aku kunjungi, karena kemarin-kemarin lebih sering mencoba traveling ke Eropa. Tapi apa daya, qadarullahnya Allah belum izinkan karena ada pandemi ini. Untungnya juga uang aku dikembalikan 100% sama vendor.

Siapa di antara teman-teman yang rindu akan pergi liburan? Pengen traveling rasanya tapi kondisi saat ini sedang tidak memungkinkan. Iya benar, pandemi karena Covid-19 ini membuat kita semua belum bisa merasakan liburan ke luar kota maupun ke luar negeri dulu. Sebagian negara masih memberlakukan travel warning ke negaranya di karenakan mereka ingin mengurangi virus Corona di negara masing-masing.

Jangan kan traveling, keluar rumah saja masih PSPB dan tidak boleh bebas keluar rumah. Walau tidak bisa kemana-mana, bukan berarti kita tidak bisa membuat perencanaan liburan ketika masa pandemi sudah berakhir nanti.

Aku pun sudah menyusun ingin traveling kemana jika pandemi akan berakhir. Yang pertama sudah pasti aku mau umrah dulu untuk sujud syukur ku karena di berikan kesehatan, panjang umur dan cobaan kepada bisnis aku kemarin yang juga terkena dampak pandemi.

Kedua tentu mau ke Jepang dan Korea sesuai dengan agenda aku yang terpending kemarin. Walau nanti ketika pandemi sudah berakhir, tentu traveling nanti akan berbeda dengan traveling tahun-tahun sebelum pandemi. Tidak hanya regulasi pengurusan keberangkatan, tapi juga barang-barang yang akan kita bawa pun perlu persiapan yang matang.

Apa saja kira-kira yang perlu dipersiapkan? Berikut ini Tips Persiapan Solo Traveling setelah masa pandemi:

1. Cek Regulasi Negara Yang Akan Dikunjungi

Walau nanti pandemi sudah mulai mereda dan beberapa negara sudah mulai membuka kembali sektor pariwisata di negara mereka, bukan berarti kita bisa sebebas sebelumnya. Bisa jadi, nanti kita perlu memberikan bukti bahwa kita sudah melakukan vaksin Covid-19, kartu itu mungkin seperti kartu kuning tanda sudah di suntik meningitis. Dimana kartu kuning tersebut adalah kartu yang wajib ada bagi para jamaah haji dan umrah ketika akan berangkat ke Baitullah. 

Maka dari itu kita perlu tahu detail regulasi negara yang akan kita kunjungi. Sebab kita sudah tidak bisa sembarangan  main pergi-pergi saja. Khawatir ketika sampai di negara yang akan kita tuju ternyata ada beberapa kota yang tidak bisa kita kunjungi, jadinya sayang sekali tidak bisa jalan-jalan ke berbagai destinasi yang sudah kita tentukan


2. Persiapkan Barang-Barang Dengan Baik

Traveling setelah masa pandemi tentu akan berbeda regulasinya sebelum masa pandemi.  Terutama dalam membawa beberapa barang keperluan selama solo traveling. Barang yang wajib dibawa selain pakaian dan alat sholat adalah Vitamin, Handsanitizer, Tissue Basah, Alat Makan (Sendok, Garpu, Sumpit, Pisau), Botol Minum, Handuk Kecil, Sarung Tangan.

Walau mungkin nanti vaksin Covid-19 sudah ada, tapi menjaga kebersihan itu tetap penting. Jangan sampai lengah sebab kita tidak tahu virus apa lagi yang akan menghampiri bumi ini. 


3. Cari Tahu Kota-Kota Yang Akan Dikunjungi

Ketika kita akan melakukan solo traveling, perlu banget perhatikan ittenary perjalanan yang akan kita lakukan. Pengalaman pribadi aku nih, ketika akan solo traveling, aku sudah tahu kota-kota mana yang akan aku kunjungi. 

Kenapa perlu tahu? Pertama agar aku tahu di kota tersebut tempat-tempat mana saja yang unik dan menarik. Mulai dari kulinernya, tempat bersejarah sampai tempat menjual souvenir. 

Kedua aku juga perlu tahu keamanan di kota tersebut (tentu cari referensi atau review dari orang-orang yang sudah pernah kesana).Sebab aku kan akan solo traveling, jadi penting banget tahu keamanan diri aku ketika berada di kota tersebut nantinya. 

Ketiga, karena ini adalah traveling setelah masa pandemi, maka aku perlu tahu apakah di kota tersebut adalah kota yang termasuk dalam wilayah zona merah atau tidak. 


4. Dapatkan Asuransi Perjalanan

Ini penting banget lho. Kita kan maunya perjalanan kita lancar, menyenangkan dan sehat selalu. Tetapi jika ketika melakukan solo traveling kita sakit, maka kita bisa meminimalisir pengeluaran berobat karena ada asuransi perjalanan. 

Semoga saja sih yah tidak terjadi apa-apa, perjalanan solo traveling kita lancar dan sehat selalu.


5. Dokumen Lengkap Dipersiapkan

Ingat lho, kita ini traveling sesudah masa pandemi, jadi pastinya akan banyak regulasi suatu negara dan tempat tujuan yang memiliki perubahan sistem. Oleh karena itu jangan pernah lupa untuk selalu bawa hardcopy dokumen-dokumen lengkap kita dan juga simpan file dokumen-dokumen tersebut ke email  pribadi dan juga email salah satu sanak saudara kita.

Sehingga bila terjadi sesuatu, kita bisa menghubungi saudara kita dan minta tolong mereka untuk mempersiapkan dokumen kita jika dibutuhkan.


Kurang lebih ini lah 5 Tips bagi teman-teman yang punya rencana solo traveling setelah masa pandemi ini berakhir. Kita berdoa saja semoga pandemi ini benar-benar segera berakhir, sehingga kita bisa benar-benar merealisasikan liburan atau traveling yang sudah kita rencanakan selama ini.



Woman Creative Partner


AQUA Home Service, Solusi Bisnis Ibu Rumah Tangga

13 comments

 Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Indonesia bisa maju




"Bu Cilya...Tadi dispensernya sudah sekalian saya ganti ya galon AQUA nya" ujar Pak Arafah.

"Baik Pak, terima kasih ya. Duh..jadi repotin nih. Salam untuk Ibu ya Pak" balas ku.


****


Pak Arafah adalah suami dari Bu Wati salah satu warga yang tinggal di sebelah komplek rumah aku. Pak Arafah saat ini statusnya sudah tidak bekerja di kantoran lagi, yang mana sebelumnya Pak Arafah kerja di salah satu perusahaan PMA di Jakarta. Di karenakan pandemi, Pak Arafah mau tidak mau menjadi salah satu karyawan yang terkena PHK dari kantornya. Alhamdulillah sebelum terjadinya pandemi ini, Bu Wati sudah memiliki usaha warung di rumah sejak setahun lalu. Jadi mereka tidak terlalu berdampak ekonominya saat ini, sebab mereka sudah menyiapkan back up income jauh sebelum pandemi terjadi. Warung Bu Wati selain menjual sembako juga menjual isi ulang galon AQUA.

Kasus Ibu Wati yang mana suaminya mengalami PHK karena imbas dari pandemi ini menjadi salah satu contoh kasus dari sekian banyak kasus di luar sana dari orang-orang yang mengalami PHK juga. Karena itu perlu sekali mencari solusi seperti mencari pemasukan tambahan, agar bisa terus menyambung hidup.

Kebetulan kemarin Selasa, 13 Oktober 2020 aku menghadiri webinar yang diadakan oleh Danone-AQUA yang bertema "Pemberdayaan Perempuan Melalui Usaha Mikro Dalam Mendukung Ekonomi Keluarga", dimana webinar ini bertujuan membekali ibu rumah tangga dengan pengetahuan berbisnis agar mereka dapat ikut membantu ekonomi keluarga di masa pandemi yang penuh tantangan saat ini.



Pada webinar ini pun turut di hadiri oleh Bapak Indra Gunawan selaku Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Guest Star yaitu Tasya Kamila seorang Aktris juga Mompreneur

Selain Bapak Indra Gunawan dan Tasya Kamila, di webinar kemarin juga mengundang salah satu mitra binaan dari AQUA Home Service yaitu Ibu Nani Heryani. Tentunya juga dong hadir perwakilan dari Danone-AQUA yaitu Ibu Retno selaku Emerging Channel Director Danone-AQUA.

Ibu Nani Heryani adalah salah satu mitra binaan dari AQUA Home Service sejak tahun 2010 yang menamakan toko bisnisnya "AHS Widya" di Jakarta. Bu Nani menceritakan bahwa dirinya ingin membantu perekonomian keluarga walau suaminya saat ini masih berkerja sebagai PNS. Sejak bergabung dan ikut program AQUA Home Service, selama 10 tahun berjalan (2010 - 2020), beliau sudah memiliki 3 karyawan dengan 4,000 orderan... Waah keren sekali ya. 


Program AQUA Home Service

"Jadi penasaran tidak sih dengan Program AQUA Home Service itu apa?" 

Program AQUA Home Service (AHS) adalah program yang diinisiasi oleh Danone-AQUA sejak tahun 2008. Tujuannya adalah untuk membantu perekonomian keluarga di Indonesia. Program ini sejalan dengan prioritas Kemen PPPA untuk dapat melibatkan lebih banyak lagi perempuan berwirausaha terutama di sektor mikro, mengingat sebagian besar pelakunya adalah perempuan.

Sampai saat ini, AHS sudah memiliki lebih dari 8,000 anggota yang rata-rata para mitra yang mengikuti program ini adalah perempuan yang mana mayoritas adalah para ibu rumah tangga. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. 

Program AHS adalah memberdayakan perempuan dengan mengadakan kelas sharing, kelas sesi berbagi dan juga beberapa pelatihan-pelatihan seputar berbisnis. Pengetahuan berbisnis yang diperlukan perempuan agar dapat memulai usaha mikronya sendiri antara lain adalah pengelolaan keuangan, pelayanan konsumen, dan pemasaran.

Harapan dari program AHS ini adalah para mitra dapat langsung praktik sebagai Duta Kebaikan bagi lingkungan dan keluarganya sekaligus mengambil peran sebagai distributor mikro produk AQUA yang dapat membantu perekonomian keluarga.


Menjadi Mitra AQUA Home Service

Bagaimana Berbisnis Dari Rumah Dengan Menjadi AQUA Home Service (AHS)? Alhamdulillahnya Danone-AQUA memberikan kemudahan bagi semua yang ingin menjadi bagian dari AQUA Home Service ini. 

Dengan Rp.5 Juta sudah mendapatkan Paket Galon + Isi Ulang 100 Galon

Mendapatkan Paket Bonus senilai Rp. 1,6 Juta yaitu:

  • Snopblind
  • Ambalan
  • Rompi
  • Flyer A5
  • 10 Unit Galon Kosong
  • 2 Box AQUA ukuran 220 ml
  • 2 Box AQUA ukuran 330 ml


Persyaratan Menjadi Mitra AQUA Home Service

  1. Pemukiman + 500 KK
  2. Bangunan Permanen
  3. Mudah diakses
  4. Memiliki alat komunikasi dan transportasi
  5. Lingkungan Bersih dan Higienis
  6. Berkomitmen secara penuh

Keuntungan menjadi Mitra AQUA Home Service
  1. Tidak Ada Bagi Hasil
  2. Tanpa Biaya Berlangganan
  3. Resiko Kecil
  4. Balik Modal hanya dalam jangka waktu 1 tahun dengan ketentuan target tergantung dari jumlah volume yang terjual per bulan dan jumlah konsumen dan juga aktif di komunitas AQUA Home Service.


Manfaat Menjadi AQUA Home Service
  1. Kesempatan. Para mitra akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan bisnis dan mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga.
  2. Kekuatan Merek. AQUA sebagai pionir Air Minum Dalam Kemasan, memudahkan mitra bisnis untuk memasarkan produk kepasa konsumen.
  3. Kredibilitas. Menjadi mitra resmi dalam mendistribusikan AQUA, menjamin kualitas serta keaslian produk melalui pelayanan yang unggul kepada konsumen.
  4. Profesional. Dukungan Profesional tidak hanya kepada mitra bisnis AHS, melainkan juga kepada tim pengirim.
  5. Pertumbuhan. Terus mengembangkan jumlah pelanggan, area distribusi dan jasa kepada pelanggan.

Bagaimana nih teman-teman tertarik kah memiliki bisnis dengan menjadi mitra dari AQUA Home Service? Yuk semangat dan jangan sampai melewatkan kesempatan ini, apalagi di masa pandemi ini. Insha Allah jika di jalani dengan serius dan fokus, bisa menjadi wasilah rezeki yang besar seperti pengalaman Ibu Nani yang sudah di paparkan di atas tadi.

Jika teman-teman tertarik, silahkan bisa langsung menghubungi ke AQUA Live Chat (Official Whatsapp) : 0822 8888 8873. Good luck ya teman-teman and see you on my next blogpost 💖💖






Woman Creative Partner






 




Hobi Belanja Fashion? Begini Cara Mengatur Keuangan

No comments

 Tips Cara Mengatur Keuangan Bagi Yang Hobi Belanja Fashion



Assalamualaykum,

Memiliki sifat gemar belanja itu sah-sah saja dan setiap orang pasti memiliki keinginan untuk belanja. Ada yang gemar belanja skincare, makeup, dan fashion.  Tapi bagaimana jika gemar belanja tersebut menjadi sebuah kebiasaan yang menjadikan kita boros? Bagaimana sebenarnya cara menyiasati dengan mengelola keuangan untuk belanja fashion? 

Aku pernah membahas mengenai TIPS Cara Mengatur Keuangan Dalam Membeli Skincare dan kali ini aku akan share TIPS Cara Mengatur Keuangan bagi yang hobi sekali belanja fashion. Produk fashion itu terdiri dari pakaian, aksesoris dan sepatu.

Tapi sebelum aku share tips cara mengatur keuangan anggaran belanja fashion, coba deh teman-teman menganalisa apakah teman-teman termasuk kategori yang sudah addict atau shopaholic banget dalam belanja fashion? Ada beberapa nih ciri-cirinya kalo kamu sudah termasuk dalam kategori shopaholic:

  • Siapa nih yang koleksi sepatu, baju dan aksesorisnya menumpuk di lemari? Bahkan ada yang label harganya masih ada lho yang belum di copot dan ada juga sebagian baju atau sepatu atau aksesoris yang dari beli sampai saat ini belum pernah di pakai? Artinya teman-teman ketika beli hanya karena senang saja, tapi tidak tahu kebutuhan dari beli baju ini untuk apa.
  • Siapa nih yang senang kalau dapat undangan suatu acara? Mau itu acara pernikahan, wisuda atau acara undangan pesta lainnya? Senang bukan karena si pengundang inget dengan kita, tapi senangnya karena bisa beli baju baru.
  • Tagihan Kartu Kredit membengkak karena kamu sering belanja sampai lupa kalau kartu kredit kamu sudah over limit. Besar pasak daripada tiang, pemasukan jadi terlihat kecil dibanding jumlah uang yang keluar. 


Nah, jika teman-teman ada yang punya salah satu ciri khas dari kriteria di atas, artinya sangat perlu untuk waspada dan mulai di kontrol juga di rem agar ketika belanja jangan melebihi budget.

Bagaimana caranya mengkontrol keinginan belanja untuk fashion items kita? Berikut tips nya

1. Bedakan Keinginan dengan Kebutuhan

Kebutuhan dan Keinginan itu berbeda ya gaes. Kalau butuh itu adalah hal-hal yang urgent dan harus di beli, tapi kalau sekedar keinginan biasanya hanya sekedar suka pada pandangan pertama saja, tapi tidak tahu manfaat barang ini nanti untuk apa.

Contohnya nih ketika teman-teman sedang pergi ke mall dan melihat ada sale produk fashion lalu hasrat belanjanya timbul dan langsung ingin beli. Sebelum beli, coba  pikir dahulu apakah produk yang akan di beli ini benar-benar dibutuhkan atau tidak? 


2. Buat Daftar Barang Fashion Yang Kamu Butuhkan.

Kalau teman-teman sudah paham mana yang namanya kebutuhan dengan keinginan, maka next selanjutnya adalah buat daftar barang-barang fashion yang dibutuhkan di bulan ini apa saja. Setelah dibuat maka kita harus komit dengan apa yang sudah kita tulis.

Anggarkan sesuai budget per bulan kita berapa jika sudah mau melebihi anggaran yang sudah kita buat maka STOP Belanjanya.


3. Buat Rekening Khusus Untuk Belanja.

Agar rencana anggarannya tidak melenceng jauh dengan kenyataannya, maka sebaiknya kamu buat rekening khusus. Jadi rekening khusus ini adalah rekening khusus untuk belanja. Jadi budget belanjanya di transfer ke rekening khusus ini.


4. Batasi Limit Kartu Kredit

Aku sendiri sih sudah tidak pakai Kartu Kredit sudah hampir 8 tahun belakangan ini. Tapi bagi teman-teman yang masih punya kartu kredit, agar tidak melebihi anggaran belanja, maka sebaiknya kartu kreditnya di batasi limitnya. Dengan cara ini, bisa mencegah diri kita dari berhutang dan di jauhi dari Riba. 


5. Belanja Ketika Promo dan Diskon

Di beberapa Marketplace kadang suka ada promo di tanggal-tanggal tertentu atau kita kenal dengan Harbolnas (Hari Belanja Nasional), teman-teman bisa pantengin di saat mereka memberikan promo atau diskon.

Selain itu bisa juga cek beberapa media sosial dari brand favorit kamu untuk tahu mereka sedang ada promo atau diskon apa saja di bulan ini. Point ini perlu di pertimbangkan agar budget belanja kebutuhan fashion kita tidak membengkak. 


Semoga Tips ini bermanfaat bagi teman-teman semua. Memang belanja fashion itu  menyenangkan, karena belanja merupakan salah satu yang bisa membuat kita bahagia. Tapi tetap kita perlu sadar akan realita, bahwa hidup kita masih panjang, kebutuhan masih banyak.

Dengan menghemat anggaran belanja fashion, sebagian dananya bisa kita alihkan ke arah investasi, hasilnya pun bisa untuk tabungan kita di masa depan. Siap Berhemat dan Bijak saat belanja. See you on my next blogpost 💖💖💖




Woman Creative Partner




Singkirkan Barang Yang Tidak Perlu Di Rumah

No comments

Mengurangi hal yang tidak penting demi kebahagiaan dan pikiran plong



Assalamualaykum,

Pagi ini ketika akan merapikan ruang keluarga yang berantakan karena mainan si bungsu yang berserakan ini, aku baru lihat bahwa box tempat mainan si bungsu sudah over load. Jadi inget, lemari pakaian aku, Pak Suami dan anak-anak juga yang sudah mulai penuh baju-bajunya.

Selama pandemi tentunya aku lebih banyak diam di rumah dan pakaian juga sepatu yang ada di lemari sudah pasti jarang di pakai dan baru sadar ternyata pakaian-pakaian aku masih banyak. Padahal kemarin sudah ada sebagian yang di donasikan, sebab aku sedang mau mencoba hidup minimalis dengan memiliki barang-barang yang tidak berlebihan.

========= BACA JUGA : "5 TIPS Bergaya Hidup Minimalis Ala Rasulullah" =========

Akhirnya pagi ini aku putuskan untuk merapikan mainan anak-anak dulu. Mainan action figure yang sudah protol-protol aku mulai singkirkan. Begitu juga yang sudah jarang di mainkan tetapi masih bagus dan masih layak di donasikan, aku kumpulkan jadi satu. 

Tips nih yang aku lakukan sebelum mulai beres-beres menyingkirkan barang yang tidak perlu di rumah:

1. Buat List 

Tidak hanya mainan anak saja yang bertumpuk dan perlu di pilih mana yang harus di singkirkan, tetapi ada pakaian, sepatu, buku pelajaran dan lain-lain. Agar aku tidak stress sekian banyak yang perlu di rapi kan, apalagi aku kan sudah tidak pakai ART, makanya aku mulai buat list.

Ketika merapikan mainan anak pun aku buat list kategori, mainan yang masih layak tapi jarang di mainkan, mainan yang sudah rusak dan mainan yang masih layak dan masih di mainkan. Begitu juga untuk pakaian dan lain-lain. 


2. Tahan Tidak Beli-Beli

Nah ini penting banget, aku mau menerapkan prinsip, jangan beli-beli dulu sebelum yang ada saat ini dirapikan. Jadi anak-anak tidak beli mainan dulu sebelum mainan yang saat ini disortir dan disingkirkan yang tidak perlu. 

Jika sudah rapi semua maka baru deh anak-anak boleh beli tapi syaratnya adalah beli per dua bulan sekali dan itu tidak boleh mainan yang sama atau mainan yang sudah pernah dibeli.


3. Lakukan Rutin 6 Bulan Sekali

Aku buat target per 6 bulan mulai aku sortir kembali. Tidak hanya mengganti barang yang lama dengan yang baru, tapi aku juga bisa lihat mana yang ternyata selama 6 bulan barang ini tidak pernah dipergunakan sama sekali.

Rela tidak rela ya harus di relakan. Misalnya nih pakaian, terutama pakaian anak-anak. Kalau selama 6 bulan pakaian ini tidak terpakai dan masih layak dipakai maka segera di donasikan. Sekalipun pakaian ini masih bagus, tapi kalau sudah tidak pernah di pakai ya untuk apa di simpan terlalu lama.


Itulah Tips dari aku karena aku sudah lakukan ini. Karena setiap 6 bulan aku suka ngecek, apa ada yang bertambah barang-barang yang ada di rumah aku. Biasanya yang sering bertambah itu adalah my makeup, pakaian anak-anak, pernak pernik dapur dan rumah.

Sejak aku mulai terapkan ketiga tips di atas, aku jadi jarang beli produk fashion dibanding produk makeup. Selama pandemi apalagi nih, selama 6 bulan kemarin aku sama sekali tidak beli yang namanya makeup dan pakaian atau hijab baru. Sebab selain tidak kemana-mana, aku juga sedang proses belajar untuk hidup minimalis.

Tapi yang bertambah malah tanaman dan pernak-pernik dapur 😅, sebab selama pandemi ini aku jadi sering masak, baik sekedar buat cemilan sampai masak makanan untuk sehari-hari (masak ini jadi rutin semenjak tidak ada mba ART yang bantu-bantu).

Silahkan di coba ya teman-teman, semoga bermanfaat. See you on my next blogpost...


                                                      Woman Creative Partner






Mengapa Perempuan Wajib Melek Politik

7 comments

Alasan Mengapa Perempuan WAJIB Melek Politik




Assalamualaykum,

Ada tidak teman-teman sister fillah ku yang saat ini belum melek politik? Dulu aku pun juga tidak tertarik terhadap politik. Setiap ada berita tentang politik di televisi, pasti aku langsung ganti channelnya. Lebih baik aku lihat acara mengenai masak-masak atau review makanan saja daripada dunia politik.

Begitu juga kalau lagi baca berita di media sosial, pasti deh auto skip berita tentang politik, lebih baik baca artikel seputar kecantikan dan fashion karena aku paling tidak suka melihat orang berdebat sampai ngotot dan itulah dunia politik yang aku lihat dari beberapa media yang ada. 

Belum lagi rata-rata mereka memberikan janji-janji ketika Pilkada tiba, tetapi ketika sudah terpilih, mereka lupa akan janji-janji mereka kepada rakyat, malah ada beberapa yang melakukan korupsi.

Setelah aku mulai mengikuti pelan-pelan dunia politik, ternyata politik itu tidak hanya sekedar berdebat saja tapi juga ada misi membenahi negara ini. Tidak semua memang politikus itu hanya sekedar ikutan saja dan ada ambisi kepentingan pribadi di belakangnya. Masih ada banyak politikus yang memang benar-benar concern terhadap kepentingan rakyat dan negara.

Tapi sejak setahun belakangan ini aku mulai update berita-berita tentang politik, gara-gara suka lihat talkshownya Mata Najwa. Ditambah lagi, kalau Pak Suami lagi lihat tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) di salah satu stasiun televisi, aku suka ikutan lihat acaranya dan mengikuti diskusinya.

Dari sini lah aku mulai suka mengikuti perkembangan dunia politik, walau belum mengikuti 100% tapi sudah mulai mengikuti dan mengetahui beberapa tokoh politik di Indonesia dengan style mereka masing-masing ketika memberikan suara mereka untuk kepentingan negara.


Mengapa Perempuan WAJIB Melek Politik?

Sering tidak sih dengar ucapan-ucapan: "Perempuan mana ngerti sih politik?" dan kadang jika kita melihat ada perempuan yang terpilih sebagai salah satu wakil rakyat ada yang berujar "Yah, semoga saja bisa memberikan masukan yang bagus, bukan sekedar pamer ootd....".

Sedih sih kalau dengar kalimat seperti ini, padahal perempuan itu juga bisa memberikan suaranya dan memiliki peran penting juga dalam setiap keputusan yang ada di setiap elemen kehidupan salah satunya di dunia politik.

Berikut ini alasan mengapa perempuan perlu melek politik

Menambah Wawasan dan Tidak diremehkan

Seperti yang sudah tadi aku tuliskan di atas bahwa politik itu tidak hanya sekedar berdebat saja tapi juga ada misi membenahi negara ini. Jadi jangan melihat dari sisi ketika mereka sedang berdebat tapi lihat visi dan misi kontribusi mereka untuk negara. 

Dengan melek politik, kita jadi bisa dapat ilmu serta wawasan yang luas. Contohnya adalah ketika para politikus sedang membahas mengenai perkembangan dari kesejahteraan para petani di Indonesia. Secara tidak langsung ketika kita mengikuti beritanya, maka kita akan jadi tahu seputar harga komoditi hasil dari panen, proses dari hulu ke hilir yaitu dari Petani - ke Penjual - ke Market atau Pasar sampai ke Konsumen atau Masyarakat. 

Kalau wawasan kita luas, kita sebagai perempuan tidak akan mudah di remehkan dan bisa menyumbang ide suara juga untuk negara.


Dapat Menyumbang Suara Untuk Negara

Ketika sudah ikut menyumbangkan suara artinya kita sudah berkontribusi terhadap negara. Selain itu kita bisa paham siapa saja calon kader perempuan yang bagus, kompeten dan berkualitas. Perempuan-perempuan ini lah yang nanti akan mewakili kita para perempuan di Indonesia dalam menyuarakan kepentingan seputar isu perempuan serta keluarga.

Bisa jadi, kita pun menjadi perwakilan yang terpilih dan mengemban tugas dalam menyuarakan isu-isu seputar wanita.


Semoga semakin banyak perempuan-perempuan cerdas, memiliki wawasan luas yang mana perempuan-perempuan ini memulainya dari keinginan untuk paham dan melek dunia politik.


Woman Creative Partner


Jangan Maklum Dengan Pikun, Kenali Gejala Alzheimer

No comments

Jangan Maklum Dengan Pikun, Kenali Gejala Alzheimer


 

Assalamualaykum,

"Duh..sudah pikun nih, kemarin taruh kunci dimana sih?". Seharian ngedumel masalah kunci laci yang tak kunjung ketemu, berasa sudah tua deh nih kalau suka pikun dan pelupa seperti ini!

Apa mungkin pikunnya aku ini karena faktor U (umur), sebab menjelang kepala 4 nih. Terkadang aku suka bertanya sendiri “Apakah bahaya suka pikun atau pelupa seperti ini?”. Mengingat usia aku juga belum terlalu tua banget.

Jadi ceritanya adalah, di hari Minggu pagi kemarin, terjadi sebuah kehebohan kecil di rumah aku... Heboh karena aku mencari kunci laci meja rias aku. Sampai semua orang yang ada di rumah (tanpa terkecuali si bungsu), ikut mencari kunci laci meja rias aku. Baru hari Sabtu pagi kemarinnya, aku habis selesai beres-beres meja rias aku, sambil mensortir mana skincare dan makeup aku yang sudah mau kadaluarsa. Lalu barang-barang itu semua, aku jadikan satu di dalam kotak, dan rencananya mau aku buang hari Minggu pagi. Setelah selesai aku taruh di kotak, kotak tersebut aku masukin ke laci meja dan lacinya aku kunci.

Biasanya kunci-kunci aku taruh di dalam gelas kecil yang isinya khusus untuk menyimpan kunci-kunci dan gelas ini aku taruh di atas meja rias aku. Tapi Minggu pagi ketika aku mau ambil kunci tersebut, kuncinya tidak ada di dalam gelas itu.

Jadi keinget deh materi webinar yang aku ikuti via zoom di hari Minggu pagi. Aku ikut webinar Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia – Ajak Dokter dan Masyarakat untuk Kenali Gejala dan Segera Obati Pikun.

Dalam rangka memperingati Alzheimer Awareness Month pada bulan September ini, PT Eisai Indonesia (PTEI) dan PERDOSSI mengadakan Festival Digital Bulan Alzheimer Sedunia yang mana merupakan bagian dari program kampanye edukatif #ObatiPikun.

Buat aku pribadi, webinar ini penting banget untuk aku yang suka lupa. Seperti pertanyaan aku di atas, “Apakah bahaya suka pikun atau pelupa seperti ini?”. Jadi aku akan cari tahu jawabannya di webinar ini.

  

Pelupa dan Pikun itu Berbeda

Ternyata nih, Pelupa dan Pikun itu berbeda lho. Bedanya apa ya?

PELUPA

  • Pelupa karena gangguan pemusatan perhatian sementara
  • Lupa nama orang yang jarang ketemu
  • Mengeluh sering lupa, tapi dapat memberikan contoh hal yang dilupakan
  • Sesekali kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara
  • Ingat hal penting, pembicaraan terganggu
  • Kehidupan Sosial seperti biasa
  • Kadang kesulitan menentukan arah, tapi tidak sampai tersesat

PIKUN

  • Pikun karena fungsi kognitif menurun disertai gangguan aktivitas keseharian
  • Lupa nama orang yang sering ketemu
  • Mengeluh lupa hanya bila ditanya, dan tidak bisa memberikan contoh apa yang dilupakan
  • Sering kesulitan menemukan kata yang tepat saat berbicara
  • Sering lupa hal penting, kemampuan bicara sangat terganggu
  • Kehilangan minat untuk aktifitas social
  • Tersesat, bahkan di lingkungan sekitar

Jadi istilah yang benar untuk aku itu adalah PELUPA bukan PIKUN. Pikun adalah ketika seseorang butuh waktu lebih lama untuk mengingat atau lupa dengan apa yang mereka lakukan sebelumnya. Pikun sendiri bukanlah suatu hal yang normal ketika seseorang dalam proses penuaan.

Perlu di ingat adalah Pikun itu dapat berisiko menjadi penyakit dan salah satunya adalah bisa dipastikan terkena Demensia.




Apa itu Demensia Alzheimer?

Demensia dapat diartikan sebagai kumpulan gejala yang mengganggu fungsi kognitif otak untuk berkomunikasi serta melakukan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan Alzheimer adalah suatu penyakit dan merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan gejala dementia.

Diperkirakan ada sekitar satu juta orang penderita Demensia Alzheimer di Indonesia pada tahun 2013. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat drastic menjadi dua kali lipat pada tahun 2030 dan menjadi empat kali lipat pada tahun 2050.

Dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kementrian Kesehatan Republik Indonesia mengatakan 

“Saat ini kita mulai memasuki periode aging population, dimana terjadi peningkatan umur harapan hidup yang diikuti dengan peningkatan jumlah lanjut usia (lansia). Indonesia mengalami peningkatan jumlah penduduk lansia dari 18 juta jiwa (7,56%) pada tahun 2010, menjadi 25,9 juta jiwa (9,7%) pada tahun 2019, dan diperkirakan akan terus meningkat dimana tahun 2035 menjadi 48,2 juta jiwa (15,77%). Jumlah lansia yang terus meningkat tersebut dapat menjadi asset bangsa bila tetap sehat dan produktif. Namun lansia yang tidak sehat dan tidak mandiri akan berdampak besar terhadap kondisi social dan ekonomi bangsa. Demensia Alzheimer merupakan salah satu ancaman bagi lansia di Indonesia saat ini.”

 

Penyakit Demensia Alzheimer sendiri memiliki beberapa factor resiko yaitu:

  • Yang bisa dimodifikasi seperti penyakit vascular: hipertensi, metabolic, diabetes, dyslipidemia, pasca cidera kepala, pendidikan rendah, depresi;
  • Yang tidak dimodifikasi yaitu usia lanjut dan genetic yaitu memiliki keluarga yang mengalami Demensia Alzheimer.

 

Dan pada webinar ini juga, dr Iskandar Linardi selaku President Director dari PT Eisai Indonesia (PTEI) mengatakan bahwa, 

“PT Eisai Indonesia (PTEI) memiliki filosofi human health care (hhc) dan telah berkontribusi dalam kesehatan masyarakat Indonesia selama 50 tahun. PT Eisai Indonesia (PTEI) berkomitmen memberikan edukasi mengenai penyakit Demensia Alzheimer, terutama karena penyakit ini dapat dideteksi sejak awal sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin. Dalam rangka merayakan 50 tahun PT Eisai Indonesia (PTEI), kami bangga bisa mendukung PERDOSSI melaksanakan program kampanye edukatif #ObatiPikun dan mengembangkan Aplikasi E-Memory Screening (EMS).”


Wah menurut aku ini keren banget sih, karena tanpa perlu harus langsung cek ke dokter spesialis, kita bisa secara mandiri mendeteksi dini terlebih dahulu tentang kondisi kita, apakah kita mengalami gejala Demensia Alzheimer ini.

Apalagi aplikasi ini bisa kita download di Appstore maupun Playstore. Jadi mudah dan simple banget, dan tidak perlu menduga-duga apakah kita Demensia Alzheimer atau tidak.



Di sesi berikutnya pada webinar ini, para peserta juga diberitahu bahwa saat ini ada sebuah aplikasi yang bisa langsung di download dari handphone untuk mendeteksi Demensia di usia dini. Pengumuman tersebut di beritahukan oleh  Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PERDOSSI, DR. dr. Dodik Tugasworo P, SpS(K) yang memperkenalkan aplikasi ini secara detail.

Aplikasi E-MS resmi diluncurkan pada tanggal 20 September 2020. Aplikasi E-MS ini akan menilai kondisi memori seseorang dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan terkait Demensia Alzheimer yang mungkin dialami oleh pengguna aplikasi.

Setelah itu, Aplikasi E-MS akan memberikan skor dan apabila skor tersebut menunjukkan kondisi abnormal, maka aplikasi ini akan menyediakan fitur direktori rujukan terpercaya kepada dokter di sekitar pengguna aplikasi berdasarkan GPS termasuk informasi jarak, nama dokter beserta keahliannya di bidang Demensia Alzheimer, serta nomor call center RS yang dapat dihubungi.

Selain deteksi dini, aplikasi ini juga menyediakan ragam indormasi terpercaya dan akurat mengenai Demensia Alzheimer dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh masyarakat awam. Aplikasi ini juga menyediakan tips dan trik dalam merawat Orang Dengan Demensia (ODD) secara efektif dan efisien.


Jadi bagi teman-teman yang suka lupa, yuk coba cek dulu apakah lupanya ini sudah dalam kategori pikun atau tidak dan untuk pastinya teman-teman bisa juga download aplikasinya di playstore dan appstore dari handphone. Kenali gejala Alzheimer sedini mungkin.

Semoga bermanfaat and see you on my next Blogpost 💖💖



Woman Creative Partner

 


Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

21 comments

 Pentingnya Self Love. Sebuah Aksi Mencintai Diri Sendiri

 


Assalamualaikum,

Pada tulisan kali ini, aku ingin sekali membahas mengenai Self-love. Rasanya ingin sekali membahasnya serta ingin sharing mengenai makna dan cara dari Self-love itu sendiri. Aku mulai mendalami dan menjalankan self-love dalam hidupku di dua tahun ini, setelah kemarin mengalami keterpurukan di dalam bisnis aku.

Self-love ini sangat berperan penting dalam kehidupan kita, agar kita bisa lebih memaknai hidup dan berterima kasih atas apa yang telah Allah SWT berikan kepada kita.

Mengenai pembahasan tentang self-love ini, aku mau ambil satu contoh dari kejadian beberapa hari yang lalu, yang sedang ramai jadi trending topic. Jadi kemarin di timeline media sosial, aku menemukan artikel yang membahas tweet salah satu wanita yang katanya sih seorang influencer.

Si influencer wanita ini memposting tulisan di twitternya mengenai ‘Polusi Visual’ (hmm... Istilah baru yang belum pernah aku baca dan aku dengar). Jadi influencer ini menulis keluh kesahnya ketika dia sedang nge-gym. Saat itu di depan matanya ada seorang wanita dengan percaya dirinya memakai sport bra, dan tetap berolahraga padahal tubuhnya tidak enak dipandang. Influencer ini pun memberikan komentar mengenai ketiak dari si wanita itu yang hitam, perutnya yang tidak ramping sampai bau badan si wanita itu.

Aku tidak akan bahas detail mengenai tulisan yang dia posting, walau menurut aku, hal tersebut sangatlah tidak layak diucapkan dan dituliskan. Memang kita semua bebas berpendapat tetapi alangkah baiknya tidak menuliskan hal-hal yang sifatnya mencela dan mem-bully orang lain.

Yang aku akan bahas adalah mengenai sikap dari si influencer ini. Ulah dari si influencer ini tentu sering kita jumpai di dalam kehidupan sekeliling kita bukan? Masih banyak beberapa orang yang memberikan komentar negatif terhadap bentuk fisik seseorang, kekayaan seseorang sampai kemampuan seseorang.

Mungkin kita tidak hanya melihat orang lain yang berkata seperti itu tapi bisa jadi diri kita pun kadang suka memberikan komentar negatif seperti itu. Jika iya, tandanya diri kita belum mencintai diri kita sendiri. Sebab jika kita sudah mencintai diri kita, maka ujaran-ujaran tersebut tidak akan terlontar dari bibir kita.

 

Apa itu Self-Love?                              

Self-love kurang lebih memiliki arti bahwa kita mencintai diri kita, menghargai, menghormati dan memahami diri sendiri. Self love juga memiliki rasa jujur terhadap diri sendiri tentang kekurangan dan kekuatan yang kita punya, pokoknya menjadi diri sendiri dengan nyaman.

Kalau kita sudah mencintai diri kita sendiri, dengan menerima kekurangan dan kelebihan diri kita, maka kita pun akan mencintai orang lain dan menerima kelebihan serta kekurangan orang lain. Karena itu orang yang sudah menemukan arti sesungguhnya Self-Love, maka ia tidak akan memberikan tanggapan negatif terhadap fisik, kekayaan dan kemampuan orang lain.

Mencintai diri sendiri sangatlah penting dalam mempengaruhi kita untuk menentukan siapa teman kita, lingkungan kerja seperti apa yang kita akan dapatkan, pasangan hidup seperti apa yang akan kita pilih, sampai bagaimana kita mengatasi masalah yang ada di dalam kehidupan kita dengan cara tidak menyalahkan diri sendiri secara berlebihan.


5 Langkah Metode Self-Love

Ada 5 langkah sederhana kita bisa memulai yang namanya metode self-love di dalam kehidupan kita agar kita bisa lebih bahagia menjalankan kehidupan ini.

1. Bertaqwa dan Beribadah

Di dalam kepercayaan yang kita anut, tentu bertaqwa dan beribadah kepada sang Maha Pencipta itu wajib. Ketika kita bertaqwa dan rajin beribadah artinya keimanan kita bertambah besar. Jika iman kita besar maka kebahagiaan, rasa syukur dan mencintai diri kita sendiri pun akan tumbuh dengan seiring perjalanan ibadah kita.

Kita akan semakin mengenal diri kita seperti Allah SWT mencintai kita sebagai makhluk ciptaannya. Allah SWT tidak akan menyakiti diri makhluk ciptaannya, lalu kita pun wajib menjaga dan mencintai apa yang sudah Allah berikan kepada kita tanpa ada rasa membenci diri kita.


2. Berterima kasih kepada Allah SWT

Berterima kasih kepada Allah SWT atas segala apa yang sudah Allah berikan, baik itu kebahagiaan, kehidupan, cobaan dan rezeki. Berterima kasih bisa melalui beribadah dan rutin  melakukan yang namanya self-talk atau kita bisa sebut dengan mindfulness.

Setiap pagi sehabis bangun tidur dan malam sebelum tidur, selalu berterima kasih kepada diri sendiri. Hal ini adalah salah satu metode mindfulness aku dengan rajin self-talk, seperti:

“Terima kasih badanku yang selalu sehat, maafkan jika aku kemarin kelupaan makan buah”

“Terima kasih tanganku yang sudah membantu aku beres-beres rumah, masak, dan menulis blog”

“Terima kasih kaki ku yang selalu aku paksa jalan naik turun tangga di rumah ini. Sehat selalu ya kaki”

“Terima kasih ya Allah atas nikmat pagi ini, aku masih diberikan napas dan kesehatan”

Kurang lebih seperti ini self-talk yang selalu aku ucapkan setiap hari. Dengan begini, kita jadi lebih mencintai diri kita dan menghargai apa yang kita miliki.


3. Memaafkan Diri  

Terkadang kita para manusia selalu merasa kesulitan untuk memaafkan diri sendiri ketimbang memaafkan orang lain. Karena itu mulailah belajar untuk memaafkan diri sendiri dengan tidak menghukum diri kita secara berlebihan atas kesalahan yang telah kita lakukan.

Yakini bahwa setiap kesalahan yang kita perbuat, adalah salah satu bentuk diri kita berkembang dan menjadikan kesalahan-kesalahan yang ada menjadi sebuah teguran kecil agar kita tidak melakukannya lagi.

 

4. Kenali Kekuatan dan Keunikan Diri Sendiri

Setiap manusia memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Hanya tinggal kitanya yang sadar akan potensi yang kita miliki.

Stop berpikir bahwa badan kita tidak selangsing model-model di catwalk, tapi berpikir dan temukan kelebihan dari tubuh kita yang tidak dimiliki oleh para model catwalk itu. Hidup ini tidak hanya sekedar pamer kecantikan, pamer kekayaan tapi hidup ini adalah lebih kepada menghargai apa yang kita miliki, hidup ini adalah berbagi manfaat kepada orang lain lewat potensi yang diri kita miliki.

 

5. Hiduplah Dengan Tujuan

Orang yang galau biasanya orang yang tidak memiliki tujuan hidup. Sebab ketika seseorang memiliki tujuan dalam hidup, maka kita akan lebih mudah menerima dan mencintai diri kita apapun yang terjadi.

Tuliskan di Dream book kita, kita ingin menjadi manusia seperti apa di lima tahun ke depan. Lalu buat sebuah agenda harian, kita ingin lakukan apa hari ini agar tujuan lima tahun ke depan itu akan tercapai.

Dengan adanya tujuan ini, maka waktu kita tidak akan terbuang dengan percuma. Semakin kita menjalankannya dengan kepastian untuk mengejar tujuan hidup kita maka semakin kita akan mencintai diri dan hidup kita.

 

Insha Allah dengan menjalankan ke lima hal ini, kita akan semakin menemukan self-love di dalam diri kita. Tidak ada yang bisa mencintai diri kita selain diri kita sendiri. We are amazing, we are great, we are beautiful. So love yourself as Allah love us as a human.

 

 

                                             

                                                    Woman Creative Partner


Cara Untuk Menghilangkan Rasa Iri Pada Orang Lain

No comments

Mengapa hatimu iri kepada kehidupan orang lain?





Assalamualaykum,

Semalam aku dapat curhatan dari salah satu sahabat mengenai saudara iparnya yang selalu iri hati terhadap kehidupannya dan keluarga kecilnya. Aku tidak akan menulis permasalahannya di sini, tapi curhatan dari sahabat aku ini seperti sebuah self reminder untuk diri aku, agar aku tidak memiliki sifat seperti itu.

Kadang tanpa kita sadari, diri kita ini sering juga merasa iri hati akan ke suksesan orang-orang terdekat kita. Mengapa hati ini suka iri kepada kehidupan orang lain?

Suka tidak sih bertanya dalam hati: 
"Kok bisa ya orang itu yang sholatnya jarang tapi bisa naik jabatan terus?"...
"Kok bisa ya orang itu padahal tampangnya biasa saja, bukan lulusan sarjana tapi pasangannya cakep dan kaya lagi"...
"Kok bisa ya suaranya bagus banget? Padahal bukan keturunan penyanyi"...

Dan masih banyak lagi kalimat 'kok bisa' lainnya yang kadang ada di dalam benak kepala kita. Tanpa sengaja timbullah rasa iri di dalam hati kita. Rasa iri hati yang ada lebih besar di banding rasa ingin memperbaiki diri. Baik itu memperbaiki ibadah kita, sedekah kita, skill kita dan masih banyak lagi perbaikan yang semestinya lebih besar di banding dengan kadar iri hati.

Allah SWT sudah memberikan rezeki setiap hamba Nya secara adil. Hanya saja bentuknya ada yang terlihat oleh mata manusia dan ada yang tidak terlihat. Kalau kita renungkan di dalam hati, sudah berapa besar Allah berikan rezeki kepada kita selama kita hidup di dunia ini? Sudah berapa banyak kesempatan-kesempatan yang baik yang Allah sudah berikan kepada kita selama ini? 

Mungkin beberapa orang di sekitar kita saat ini juga sedang iri melihat kehidupan kita, tetapi kitanya malah tidak menangkap 'keistimewaan' yang ada di dalam diri kita. Kita hanya sibuk berkutat dengan berkeluh kesah dengan merasa tidak mendapatkan keisitimewaan seperti orang lain.

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS. An-Nisa: 32).

Jangan sampai energi dan pikiran kita terbuang dengan percuma hanya untuk memikirkan sifat iri hati yang kita miliki karena melihat orang lain yang lebih baik dan sukses dari kita.

Bagaimana sih cara untuk menghilangkan rasa iri pada orang lain?

1. Jangan banding-bandingkan diri kita dengan orang lain

Apa yang sudah Allah berikan kepada kita, itulah yang terbaik bagi diri kita. Hanya Allah SWT lah yang mengetahui kebutuhan kita, karena Allah lah Maha Pencipta diri kita. 


2. Afirmasikan bahwa diri kita adalah Manusia Istimewa

Setiap orang memiliki keunikan masing-masing. Tetapi walau pun memiliki keunikan masing-masing, tetap kita sama-sama di berikan sama Allah akal pikiran yang baik. Tinggal bagaimana diri manusia itu sendiri yang memanfaatkan pemberian Allah SWT dengan baik. 
Karena itu afirmasikan bahwa diri kita adalah 'Manusia Istimewa', dengan begitu Insha Allah rasa iri hati tidak akan ada di dalam hati kita.


3. Temukan keunggulan dalam diri kita

Sekali lagi Allah SWT itu Maha Adil, semua manusia sudah di berikan takaran rezeki masing-masing. Setelah diri kita sudah melakukan afirmasi bahwa kita adalah 'Manusia Istimewa', lalu segera temukan keunggulan diri kita apa. 
Apakah kita ahli dalam matematika, ahli dalam olahraga, ahli dalam kerajinan tangan, ahli dalam berbicara di depan umum dan masih banyak lagi. Segera temukan keunggulan yang ada di dalam diri kita. 


4. Maksimalkan dan manfaatkan keunggulan diri kita

Maksimalkan keunggulan atau bakat kita dengan baik dan berikan manfaat kepada orang lain. Ingat hadis yang berbunyi:

خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia" (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami' no:3289).


5. Pilih Lingkungan yang positif

Lingkungan mempengaruhi pola pikir kita. Sering sekali lingkungan negatif dibungkus dengan bungkusan yang islami, padahal di dalamnya terdapat gibah. Seperti ketika kita berkumpul di dalam suatu kajian islami. Ketika berkumpul yang kita temui adalah orang-orang yang saling gibah, fitnah dan menjelekkan orang lain. Inilah yang namanya lingkungan negatif yang di bungkus dengan bungkusan islami.
Jika seperti ini maka segera menjauhlah. Jika berkumpul dengan orang-orang yang memiliki sifat negatif, di situlah berkumpul juga orang-orang yang memiliki sifat iri hati. 


Tulisan ini juga menjadi salah satu self reminder untuk aku agar diri ini sebisa mungkin menjauh dari sifat iri hati. Yakin rezeki sudah di atur oleh Allah SWT karena itu bersyukur atas apa yang sudah Allah berikan kepada kita.

Semoga kita semua di jauhkan dari sifat iri hati ini. Aamiin YRA



Mompreneur, Blogger, Happy Mom & Happy Wife