Cara Berbakti Kepada Orangtua Yang Telah Tiada

Tidak ada komentar

 

Cara Berbakti Kepada Orangtua Yang Telah Tiada


Assalamualaykum,

Dua hari lalu tepatnya di tanggal 22 Desember, kita merayakan hari Ibu. Yang masih memiliki ibu, alhamdulillah masih bisa merasakan kasih sayang dari seseorang yang surganya ada di dalam diri beliau. Aku yang juga sudah menjadi seorang ibu, merasakan bagaimana rasa bahagianya ketika anak-anak memberikan kasih sayang mereka kepada aku, ibunya mereka.

Entah bagaimana bisa membalas jasa, kasih sayang Mama aku yang ikhlas melahirkan, merawat, mengajarkan aku hingga menjadi wanita yang Insha Allah membanggakan beliau. Suka sedih sih ya kalau bahas orangtua, sebab rasanya aku masih belum bisa membalas apa-apa.

Cara Berbakti Kepada Orangtua Yang Telah Tiada

Dalam sholatku, aku berdoa selalu agar kedua orangtua aku diberikan umur yang panjang, karena ada satu niat mulia aku yang belum terwujud, yaitu memberangkatkan kedua orangtua aku berhaji. Aku pun minta berangkat hajinya bersama aku, sehingga aku bisa menemani kedua orangtua aku. Walau aku sendiri sudah berhaji.

Bagi aku, ketika bersama Mama dan Papaku, yang berharga itu adalah momennya dan momen itulah yang tidak boleh aku sia-siakan. Suatu saat kita akan mengenang momen-momen kebersamaan dengan orangtua kita, saat mereka sudah tidak ada. 

Kemarin aku sempat lihat kajian dari salah satu ustazah mengenai cara kita sebagai seorang anak berbakti kepada orangtua yang telah tiada. 

Dari kajian tersebut, ada hal yang membuat aku semakin terpacu untuk memperbanyak amal pahala aku, perbanyak doa sama Allah untuk kedua orangtua aku selama mereka masih hidup.

Aku memang ngga bisa minta dilahirkan dari orangtua yang seperti aku inginkan. Yang bisa aku lakukan adalah bersyukur di lahirkan ke dunia ini dari seorang Mama yang sabar, pejuang dan menyayangi kami anak-anaknya 

Ok back to kajian yang mau aku share, di dalam kajian tersebut, beliau sampaikan bahwa ada beberapa hal yang bisa kita lakukan berbakti kepada kedua orangtua kita ketika mereka sudah tidak ada.

Selalu Mendoakan Kedua Orangtua

Masya Allah, kebayang ngga sih, di alam sana, kedua orangtua kita mendengar suara kita dimana suara kita itu adalah suara doa-doa untuk mereka dan doa kita satu persatu mengikis dosa-dosa mereka. Jika ini terjadi alangkah bahagianya hidup serta kedua orangtua kita disana

Terus Meminta Ampunan Untuk Kedua Orangtua Kepada Allah

Semua manusia pasti memiliki dosa, amal serta pahala selama hidup di dunia. Agar kita kelak sama-sama dapat berkumpul di surga terindah Allah, maka kita perlu terus meminta ampunan kepada Allah untuk kedua orangtua kita. 

Memenuhi Nazar Kedua Orangtua

Jika semasa hidup kedua orangtua kita memiliki sebuah nazar yang belum tersampaikan, maka kita perlu memenuhi nazar tersebut, agar kedua orangtua kita tidak memiliki dosa.

Tetap Menjalin Silaturahim Kepada Keluarga Orangtua 

Walau kedua orangtua kita sudah tidak ada lagi, bukan berarti silaturahim terputus dengan Om, Tante, Pakde atau Bude dari keluarga kedua orangtua kita. Dengan begini, kita menjadi tali perpanjang silaturahim antara almarhum kedua orangtua kita dengan saudara-saudara kedua orangtua. Tapi ingat ya, bukan berarti untuk memperpanjang silaturahim, boleh pinjam dulu seratus hehehe...

Bersedekah

Doa sudah, memenuhi nazar kedua orangtua sudah, menjalin silaturahim kepada saudara-saudara dari kedua orangtua kita pun sudah, maka selanjutnya sedekah. 

Masya Allah, sedekah atau beramal tidak hanya sekedar bentuk bakti kita kepada orangtua, tapi juga bisa menambah amal pahala kita. Apalagi sedekah itu sudah pasti hukumnya adalah Allah ganti berkali-kali lipat rezeki untuk kita.

Aku nulis sendiri, aku merenung sendiri dan jadi sedih sendiri. Kebayang nanti kedua orangtua kita akan bahagia mendapatkan anaknya berbakti kepada mereka dan apa yang mereka ajarkan kepada kita mendapatkan hasil yang bermanfaat tidak hanya untuk diri kita sebagai anaknya, tapi juga bagi amal pahala mereka kelak.

Selagi mereka masih hidup, aku akan tetap melakukan hal-hal diatas tadi. Karena bagi aku, dengan berbakti kepada orangtua baik ketika mereka masih hidup atau pun sudah tidak ada, merupakan jalan termudah untuk aku bisa masuk surga.






Perlukah Memiliki Privilege Dalam Membangun Bisnis?

Tidak ada komentar


erlukah Memiliki Privilege Dalam Membangun Bisnis?


Assalamualaykum,

Beberapa waktu lalu aku berkesempatan melakukan bisnis trip ke salah satu negara Asia. Paling senang sih trip atau traveling begini sambil berbisnis. Jadi puas saja sih aku tuh, karena walau aku ini juga spent money untuk bisnis trip ini, aku pun tetap bisa came money hehehe.

Nah, di dalam bisnis trip aku ini, ada beberapa juga peserta yang ikut dari berbagai daerah di Indonesia. Total ada sekitar 25 orang deh dari 15 brand UMKM di Indonesia. Saat itu kami melakukan bisnis trip kurang lebih 5hari.

Senang banget sih kumpul begini, karena selain bertambahnya networking, aku juga dapat banyak insight positif dalam pengembangan bisnis. Kesempatan ini lah yang aku sebut sebagai privilege aku. Ngga semua orang memiliki kesempatan seperti ini lho. Artinya aku beruntung kan.

Memahami Privilege

Banyak orang mendefinisikan atau mengartikan privilege itu berbeda-beda. Tetapi privilege yang aku maksud disini adalah sebuah hak istimewa yang diri kita miliki, dimana hak istimewa ini tidak semua orang memilikinya. Biasanya privilege ini dapat membantu diri kita menjadi lebih mudah dalam melakukan sesuatu.

Banyak hal yang bisa dibilang privilege, tapi rata-rata orang-orang mempredikatkan sebuah privilege dari hal-hal seperti kaya dari lahir, keturunan darah biru dan anggota keluarga dari pejabat. Sehingga yang tidak kaya dari lahir, yang bukan keturunan kerajaan, bukan anak pejabat dan sebagainya merasa tidak memiliki privilege.

Memang momok tersebut tidak lah salah, tapi kalau masih berpacu pada hal tersebut, ruang lingkup kita jadi sempit. Iya ngga sih?

Aku jadi inget kurang lebih pas aku masih kuliah. Saat itu aku sama teman-teman kuliah aku sedang menikmati jalan-jalan di malam hari di sekitar jalan Sudirman. Tentunya di Sudirman itu kan banyak ya gedung-gedung perkantoran, hotel dan apartemen. 

Nah ada suatu momen, aku mengucapkan sebuah kalimat yang kurang lebih seperti ini ketika melewati salah satu apartemen mewah di Sudirman "Ya ampun bagus banget ini hotel dan apartemennya, pengen ah punya satu disini nanti..."

Memang saat itu kami masih anak kuliahan semester satu yang masih cupu, tapi aku yang sudah merasa memiliki visi untuk maju dan impian ingin punya deh apartemen mewah kaya gitu suatu saat yang mungkin kisarannya saat itu harganya sudah 1M kali ya.

Lalu salah satu teman aku jawab "Duh mimpi elo ketinggian. Itu yang bisa beli ya anak orang kaya, yang duitnya ngga berseri, kita mah ngga mungkin..."

Saat itu aku sebal sih sama jawaban teman aku yang kok cetek banget sih pikirannya dan pake bawa-bawa kalimat 'Kita', seakan aku harus memiliki pemikiran yang sama dengan dirinya, bahwa 'kita ini bukan orang yang mampu lho untuk bisa beli apartemen itu...".

Memang aku bukan lahir dari keluarga yang kaya, tajir melintir, tapi aku juga bukan dari keluarga yang miskin. Kebetulan memang keluarga mama aku masih keturunan mangkunegara, tapi kan keturunan keberapanya πŸ˜‚. Bukan berarti juga aku ini tidak berhak memiliki impian untuk bisa dapat privilege beli apartemen atau rumah yang harganya 1 M ke atas ya kan.

Nah dari hal ini saja, kita bisa lihat ya, hampir rata-rata orang tuh mindsetnya tidak akan bisa maju kalau diri kita tidak punya privilege seperti keturunan anak orang kaya tajir melintir.  Kalau pun memang kita bukan keturunan dari keluarga yang tidak kaya, maka jadilah kamu kaya agar keturunan kamu jadi keturunan anak orang kaya dan ciptakanlah privilege kita sendiri.

Apakah Privilege Dapat Memperlancar Kesuksesan dan Perkembangan Bisnis?

Tidak di pungkiri ya, yang namanya punya sebuah privilege, tentu kita jadi mudah menjalankan sebuah bisnis. Seperti waktu aku bisnis trip kemarin, dapat networking, dapat kontak para calon-calon buyer yang meiliki potensi, kesempatan ini menjadi sebuah privilege bagi aku.

Apalagi misal teman-teman yang memang dari lahir sudah memiliki kekayaan turun temurun, maka hal tersebut bisa di jadikan sebuah privilege dalam menjalankan bisnis. Sebab untuk memulai usaha kan perlu modal dan bisa mengajukan pinjaman modal ke orangtua yang kebetulan memiliki rezeki lebih.

Belum lagi orangtua kita pasti memiliki banyak networking dan minta dibantu bagaimana bisa mempromosikan bisnis yang sedang teman-teman jalani. Tentunya hal ini memudahkan kelancaran bisnis teman-teman di awal sehingga tidak perlu effort promosi.

Lalu pertanyaan berikutnya adalah perlukah memiliki privilege dalam membangun bisnis? Memang tidak di pungkiri ya dengan adanya privilege, bisnis kita bisa terbantu. Tapi perlu juga kita pahami bahwa tidak selalu apa yang kita miliki bisa menjadi privilege dalam membangun bisnis kita. 

Belum tentu juga orang yang kita pikir mereka memiliki privilege seharusnya bisa sukses malah mereka tidak sukses, sebab mereka tidak memanfaatkan privilege tersebut untuk bisnis mereka atau bahkan tidak tahu bagaimana memaksimalkan potensi diri juga.

Kita bisa lihat siapa saja anak-anak yang memiliki orangtua yang kaya tapi tidak jalan bisnisnya. Kita juga sudah lihat ada beberapa tokoh pengusaha sukses yang berjuang dari nol tanpa terlahir dari keluarga yang kaya, minim pengalaman (yang katanya modal tersebut adalah sebuah privilege) tapi bisa sukses menjalankan bisnisnya mereka berkat kegigihan mereka dalam menciptakan privilege sendiri. 

Jadi bagi teman-teman yang saat ini sedang merintis dan membangun bisnis tapi merasa bukan berasal dari keluarga yang kaya, pengalaman yang minim, jangan berkecil hati. Kita tuh bisa ciptakan privilege kita sendiri. Semangat selalu dan sukses untuk bisnisnya teman-teman semua.



Mengatasi FOPO Dalam Diri

Tidak ada komentar

 

Mengatasi FOPO Dalam Diri


Assalamualaikum,

Teman-teman yang mungkin aktif di sosial media, pernah ngga suatu waktu mengalami sebuah momen ketika mau posting sesuatu, tapi ragu posting karena pernah baca komen di kolom komen salah satu postingan teman-teman yang tidak enak.

Dari pas baca komen tersebut, teman-teman jadi suka kepikiran dan agak khawatir mau posting sesuatu tapi nanti dikomentari oleh netizen, akhirnya tidak jadi posting. Padahal bisa jadi postingan kita tuh sebenarnya bermanfaat bagi beberapa orang. Nah kalau pernah mengalaminya, artinya kita tuh sedang mengalami yang namanya FOPO.

Apa Itu FOPO?

Belum banyak memang yang tahu apa itu FOPO. FOPO itu singkatan dari Fear of Other People's Opinion.  Yaitu orang-orang yang terlalu banyak mikirin opini orang. Melakukan hal ini di omongin, mau ngga melakukan juga di omongin.

Sebenarnya FOPO ini sudah terjadi dari dulu ya dan itu dikarenakan salah satunya adalah budaya juga sih di beberapa lingkungan kita. Tidak ada yang salah dengan budaya kita, yang salah adalah bagaimana kita menyikapinya. 

Budaya yang tumbuh di lingkungan kita saat ini rata-rata masih mengajarkan memiliki pemikiran yang  harus sama dan jika beda sedikit dibilangnya aneh. Jadi tetaplah berbuat hal yang wajar, yang beradab dan beretika tapi tetap speak up atau melakukan suatu hal yang kita anggap baik juga bermanfaat.

Biasanya orang yang FOPO itu buntutnya jadi terlihat bukan diri sendiri, takut berekspresi dan maunya terlihat ideal di mata orang lain, agar kita selalu bisa diterima oleh orang lain. Intinya diri kita jadi tidak bisa berkembang karena sibuk saja mikirin opini orang lain.

Kebiasaan FOPO ini tidak hanya di dunia nyata saja, di dalam dunia maya, per-sosial media-an pun kita juga sering jumpai. Khawatir atau takut posting sesuatu, padahal melakukan sesuatu yang kita tahu hal tersebut adalah positif itu boleh lho dan setiap yang kita kerjakan sebenarnya tidak melanggar etik, budaya atau menyinggung orang-orang yang berteman di sosial media kita.

Tips Mengatasi FOPO Seperti Apa?

Sesekali muncup sifat FOPO ini dalam diri yang akibat dari baper tiba-tiba, menurut aku sih masih wajar saja. Kita kan manusia yang terkadang punya rasa sedih, bahagia, takut, berani dan sebagainya dan FOPO itu muncul sesekali juga tidak apa-apa, mungkin kita bisa sedikit merenung tujuan kita melakukan posting atau berbuat suatu hal ini itu apa dan sebagainya. 

Asal jangan terlalu lama FOPO nya, nanti malah diri kita jadi tidak berkembang. Kan kita sendiri yang akhirnya rugi. Waktu beberapa bulan lalu, aku pernah kolaborasi bikin workshop bersama salah satu rekan aku yang juga berkecimpung di dunia psikologi yang mana tema workshop kami adalah mengenai "Bangun branding diri kita dan juga mental bagi pengusaha".

Salah satu materi yang kami berikan adalah mengenai FOPO ini. Mulai dari timbulnya FOPO kenapa, sampai tips mengatasinya. Nah ini tips mengatasi FOPO yang pernah aku sharing dan semoga membantu buat teman-teman semuanya.

1. STOP Judgement

Stop menilai orang lain dan itu dimulai dari diri kita sendiri dulu. Secara ngga sadar, diri kita tuh suka menilai orang lain juga, suka komentar akan apa yang orang lain lakukan. walau komentar kita masih di dalam hati ya tidak brutal kita komen di status postingan orang lain.

Nah itu yang perlu kita benahi terlebih dahulu. Akibat dari kita suka komentar tentang orang lain yang tidak sepemikiran dengan kita, akhirnya kita jadi suka kepikiran juga, kalau kita posting sesuatu, apakah nanti akan ada yang komen ngga bagus ya, seperti kita komentarin orang lain. So...STOP Judgement ok ....

2. No Body's Perfect

Tidak ada manusia yang sempurna. Kesempurnaan hanya milik Allah SWT saja. Jadi jangan takut berbuat salah. Terkadang salah itu bisa jadi sebuah pelajaran yang berharga, agar kita tahu apa saja yang perlu di perbaiki. 

Dengan seperti ini pun, kita jadi bisa juga memaafkan kesalahan orang lain. Misalnya postingan seseorang typo, atau kurang kece editing videonya atau fotonya kurang aesthetic dan sebagainya. Kita perlu belajar memaklumi sebab, kita pun juga pasti tidak sempurna.

3. No Body's Care

Sebenarnya orang-orang yang suka kasih komentar itu, mereka tuh ngga peduli kita mau seperti apa, ngga peduli dengan isi postingan kita. Mereka komentar ya karena memang mereka tuh punya sifat yang tidak baik saja dalam dirinya. 

Tidak banyak juga orang yang punya waktu untuk berkomentar kok. Kebanyakan sekedar scrolling dan swipe up saja. Bahkan hanya sekedar mengecek saja kita masih eksis tidak, masih hidup tidak dan sebagainya tanpa ada waktu untuk berkomentar.

Maka dari itu , yuk teman-teman, kita jangan sampai FOPO yang berkepanjangan. Jika tiba-tiba muncul, langsung saja deh pikiran hal-hal yang postif dan yakin saja dengan apa yang kita lakukan ini adalah hal yang postifi, masih batas wajar dan bermanfaat bagi banyak orang... 






Yuk Canangkan Zero Tolerance Untuk KDRT!

Tidak ada komentar

 

Yuk Canangkan Zero Tolerance Untuk KDRT!


Assalamualaykum,

Good morning,

Artikel pagi ini, aku lagi mau nulis dan bahas yang agak sedikit berat. Yaitu mengenai topik Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sudah pengen banget nulis ini, tapi waktunya lagi ngga ada dan rasanya hati ini kok ya makin ingin sekali membahas.

Pasti teman-teman juga ya beberapa bulan belakangan ini makin sering membaca berita seputar KDRT yang terjadi antara suami ke istri. Malah mirisnya ada yang sampai di bun-bun istrinya, Astaghfirulahal'adzim.

Aku suka sedih dan gregetan banget setiap kali baca. Mau ngga baca, tapi kok rasanya aku ini ngga bisa untuk tidak baca. Ingin juga rasanya merangkul para wanita korban KDRT untuk bisa move on, berkarya dan membantu mereka bangkit dari keterpurukan.

Apa Yang Menjadi Penyebab Terjadinya KDRT

Golongan KDRT tidak hanya sekedar kekerasan fisik saja tapi kekerasan verbal, emosional, seksual serta finansial juga termasuk golongan KDRT. 

Dalam sebuah hubungan rumah tangga itu tentu menggabungkan 2 karakter insan manusia dalam sebuah hubungan halal yang dilakukan dalam waktu yang cukup lama, bisa dibilang seumur hidup. Jadi bagus atau jeleknya pasangan, beda atau samanya pendapat, semuanya tentu bisa berjalan dengan baik jika ada komunikasi, asas demokrasi, menghargai, kasih sayang satu sama lain yang dilandasi dengan keimanan dan taqwa. 

Itu dulu yang perlu di pahami. Jadi tidak hanya sekedar demi mendapatkan sex halal saja. Sebab kita ini jika Allah izinkan dan beri kita amanah keturunan, kita wajib menjaga amanah dari Allah tersebut dan perlu melahirkan keturunan yang soleh dan solehah.

Lalu apa saja sih biasanya yang menjadi penyebab terjadinya KDRT?

1. Rasa Memiliki Hak Kekuasaan Dalam Rumah Tangga

Memang benar, suami adalah imam di keluarga dan memiliki kewajiban untuk menjaga istri mereka. Di Dalam Al Quran surat An-Nisa ayat 34:

"Kaum laki-laki itu adalah pelindung bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudia jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."

Jadi memukul seorang istri itu memang di perbolehkan, tetapi jika si istri dalam keadaan tidak sholat, berzina atau tercela. Walau di perbolehkan, tetap saja tidak boleh menggunakan cara tersebut dengan menyalah gunakannya untuk hal-hal yang mengatas namakan suami adalah penguasa di rumah dan bisa semena-mena.

Dalam sebuah hadis lain, Rasulullah SAW pun bersabda: "Hanya orang mulia yang memuliakan perempuan dan hanya orang tercela yang merendahkan mereka."

2. Cemburu atau Iri

Rasa cemburu atau iri yang berlebihan, serta menjadi sangat posesif juga menjadi salah satu pemicu terjadinya KDRT. Misal iri karena sang istri mendapatkan karir yang bagus, gaji yang besar dan sebagainya.

3.  Kecanduan

Terjerat obat-obat terlarang atau alkohol juga bisa menjadi pemicu KDRT. Sebab orang yang kecanduan, emosi akan menjadi tidak stabil dan itulah yang terkadang menimbulkan kekerasan kepada istri. Walau terkadang yang dilakukan tanpa sadar, tetap saja yang namanya melakukan kekerasan kepada istri itu tidak dapat diterima.

4. Faktor Ekonomi

Ini yang terkadang sering menjadi isu utama dalam sebuah KDRT. Keadaan ekonomi atau keuangan rumah tangga yang tidak stabil, yang terkadang memicu pertengkaran kedua belah pihak, baik istri juga suami. 

5. Gangguan Mental

Jika pasangan memiliki penyakit mental seperti skizofrenia atau gangguan bipolar, mereka akan sulit mengelola emosi marah dalam dirinya, ujung-ujungnya terjadilah kekerasan.

Beberapa Alasan Korban KDRT Enggan Melaporkan

Ngeri memang ya dari beberapa kasus KDRT yang ada belakangan ini, sampai-sampai membuat beberapa korban KDRT yang ada rata-rata ujung-ujungnya meninggoy. 

Ya kalau tidak di bun-bun yang bundir. Banyak faktor yang terkadang masih menjadi momok 'KDRT itu AIB' jadi jangan di ceritakan. Padahal fatal sekali akibatnya jika tetap dibiarkan begitu saja.

Alasan apa sih yang membuat korban terkadang tidak mau melaporkan perbuatan pasangannya (suami)?

1. Anggapan di perbolehkan di dalam agama. 

Seperti yang sudah aku jelaskan di atas tadi, banyak banget para laki-laki yang memanfaatkan ketentuan yang ada di dalam Al Qur'an dan menjadikan mereka semakin merasa berkuasa dan hal wajar jika memukul istri mereka. 

Dengan pemikiran yang seperti ini yang semakin membuat kaum suami membenarkan segala apapun bentuk kesalahan istri untuk di pukul, dibentak dan sebagainya. Hal ini lah yang menjadikan korban (istri) juga jadi memaklumi bahwa hal tersebut wajar dan membiarkan para suami melakukan KDRT baik fisik maupun verbal kepada dirinya.

2. Berharap akan berubah.

Tidak akan ada yang berubah jika para istri bertindak (jika di rasa sudah terlalu kelewatan dan membahayakan dirinya). Rata-rata korban merasa ketika sehabis bertengkar, suaminya mukul ada berkata kasar, lalu nanti juga akan manis kembali dan beranggapan bahwa "nanti juga akan berubah kok pelan-pelan"....

Jika sekali melakukan kekerasan verbal dan di kasih kesempatan melakukan kekerasan fisik, maka selanjutnya akan menjadi kebiasaan dan hal itu tidak akan bisa berubah.

3. Adanya Ketergantuang Ekonomi. 

Istri yang tidak bekerja, akan menjadi ketergantungan secara ekonomi. Oleh karena itu, walau tidak bekerja, tetaplah upgrade diri kita wahai para perempuan disana. Berusahalah mandiri secara ekonomi dan perluas wawasan serta networking yang mana akan membuat diri kita menjadi percaya diri dan tidak bisa terus-terusan di rendahkan.

Manut dan taat kepada suami itu wajib, tapi bahagia secara mental dan financial pun tidak kalah pentingnya dalam hidup kita. Allah menciptakan kita untuk menjadi manusia yang berguna, maka paling tidak bergunalah kepada diri sendiri, cintailah diri kita sendiri juga.

4. Berpisah atau Mengadukan tindakan pasangan adalah AIB

Pemikiran seperti ini adalah bagian dari adat yang tertanam dari ajaran orangtua kita dahulu. Tidak ada pembenaran jika seorang suami melakukan kekerasan, sekalipun dalam adat budaya orang timur yang mana istri itu harus manut dengan suami. 

5. Alasan Anak.

Tidak mau berpisah karena alasan anak adalah terkadang menjadi alasan utama, korban KDRT tidak mau berpisah dari suaminya. Padahal jika sang istri yang menjadi korban KDRT tetap bertahan, justru tidak baik bagi perkembangan anak-anak di masa depan kehidupan mereka. 

Anak-anak bisa mengalami trauma berkepanjangan atau menjadi sebuah pemakluman bahwa : Suami itu boleh memukul istrinya kapan saja, boleh membentak, mencaci maki istrinya apapun kesalahan yang dibuat. 

Jadi tetaplah menjaga kewarasan anak dengan stop mata rantai KDRT, jangan sampai mereka pun menjadi korban ke egoisan pikiran kita.

Dengan semakin maraknya KDRT di lingkungan kita, kita perlu mencanangkan yang namanya Zero Tolerance, dimana kita tidak akan memberikan toleransi mau sekecil apapun itu bentuk kekerasan terhadap perempuan. Mau itu di lingkungan rumah tangga, masyarakat juga negara.






Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP Dragonfly G4

1 komentar

 

Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP Dragonfly G4
Assalamu'alaikum,

Di artikel aku kali ini, aku mau #SharingBisnisCilya lagi nih. Sudah lama kan ngga nulis dan sharing cerita mengenai bisnis. It's been a bit busy these last few month, karena lagi mengurusi perizinan travel Haji Umroh aku yang sudah memasuki tahap akhir. Tidak kebayang sih gimana rasanya kerja kalau support system kerjanya ngga maksimal. Salah satu yang menjadi support system aku dalam menjalankan pekerjaan bisnis aku dengan menggunakan laptop bisnis HP aku ini.

Bagi yang sudah follow aku lama, pasti tahu ya bisnis yang aku jalankan selain sebagai produsen madu, yaitu memiliki travel Haji Umroh. Yang awalnya sebagai salah satu agen mitra sebuah travel haji umroh di Jakarta, alhamdulillah sekarang aku sudah bisa mendirikan perusahaan travel haji umroh sendiri dan tentu itu semua atas izin Allah, doa orangtua dan juga support dari kakak-kakak juga adik-adik kami (aku dan pak suami).

Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP

Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP Dragonfly G4


Tentunya jika bisnis kita mau lancar, kita perlu ditunjang dengan support system alat kerja yang canggih. Nah salah satu alat yang menjadi support system aku adalah laptop bisnis HP yang tentunya ngga lemot dong. Biar kerja aku sat set sat set, cepat kelar dan beres. Sehingga klien pun puas dengan hasil yang perusahaan aku berikan.

Tim aku pun perlu juga dibekali perangkat kerja yang memadai seperti laptop HP, agar kerja mereka juga lebih produktif dan juga efisien. Kalau di bisnis travel itu, hal yang wajib di perhatikan adalah mengenai update jadwal penerbangan, menghitung harga, mengecek keuangan dan sebagainya. Kebayang ngga sih kalau laptopnya lemot? 😊

Bisnis Itu Perlu Support System

Kalau ditanya bisa tidak sih kita bisnis jalan sendiri tanpa ada yang bantu? Jawabnya ya bisa saja, tapi bisnis kamu tidak bertahan lama. Namanya manusia tentu memiliki batas limit kekuatan serta pengetahuan. Baik itu kekuatan mental, fisik, pengetahuan dunia dan fiqih secara agama.

Makanya tentu dalam hal apa saja (bukan bisnis saja ya...) kita perlu memiliki support system.

Sebenarnya Apa sih Support System itu?

Support system itu adalah orang-orang atau alat-alat yang dapat memberikan dukungan kepada kita dan mereka tidak hanya manusia saja lho tapi juga alat yang bisa diandalkan ketika kita membutuhkan mereka.

Support system dalam bisnis aku adalah keluarga (baik itu pasangan, orangtua dan anak), tim yang solid juga alat-alat yang dapat menunjang kerja aku, seperti laptop, internet, tools, aplikasi, kendaraan dan sebagainya.

Kebetulan nih aku mau sharing salah satu laptop yang dapat menunjang bisnis aku yaitu laptop HP Dragonfly G4.

Seperti Apa sih Laptop HP Dragonfly G4?

Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP Dragonfly G4


Ada seri terbaru dari laptop HP yaitu HP Dragonfly G4. Dimana HP Dragonfly G4 ini dirancang untuk dapat mensupport kita nih yang punya bisnis, yang kerjanya hampir 90% menggunakan laptop. 

Laptop HP seri ini memiliki banyak keunggulan serta fitur-fitur yang dapat membantu kelancaran bisnis kita. Lalu seperti apa sih spesifikasi dari laptop HP Dragonfly G4 ini? Kok sampai bisa menjadi laptop support system terbaik untuk bisnis kita?

Desain Ringan dan Portabel

Kalau teman-teman lihat desainnya pasti sepakat deh kita, kalau desain laptop seri Dragonfly G4 ini bagus dan fashionable. Sudah gitu sangat portable alias bisa dibawa kerja kemana saja dan darimana saja. Sebab sangat tipis yaitu 1,6 cm (0,63 in) dan ringan di bawah 1 kg (2,2 lb).

Performa Tinggi

Sudah memiliki prosesor Intel® Core™dari Generasi ke-13. Tentunya hal ini dapat membuat kinerja laptop ini lebih responsif serta sangat cepat.

Keamanan Terjamin

Jangan ditanya lagi untuk keamanan laptop Dragonfly G4 ini aman dari ancaman malware dan siber. Tentunya keamanannya sudah canggih karena sudah termasuk dalam kategori HP Wolf Security for Business.

Koneksi yang Andal

Koneksinya sudah dilengkapi dengan fitur yang andal seperti Wi-Fi 6E, Thunderbolt 4 dan Bluetooth 5.2. Hal ini lah yang membuat kita tuh bisa terhubung dengan jaringan dan perangkat lainnya dengan lancar jaya tanpa ada istilah lelet.

Manfaat Memiliki Laptop Bisnis HP

Bisnis Jadi Lancar Dengan Laptop Bisnis HP Dragonfly G4


Setelah tadi aku share mengenai mengapa perlu support system, apa itu support system sampai alat support system yang menjadi penunjang kerja bisnis aku yaitu laptop
HP Dragonfly G4, maka di akhir tulisan ini aku mau sharing manfaat yang aku rasakan dalam menggunakan laptop bisnis HP ini.

Manfaatnya adalah produktivitas tim aku semakin meningkat, efisiensi perusahaan tentu meningkat, data perusahaan (seperti database jamaah, keuangan dan lain-lain) aman dari serangan siber. Tentunya hal tersebut dapat membuat citra serta performance perusahaan aku meningkat. 

Oleh karena itu, support system sekali lagi amat sangat diperlukan dalam enjalankan sebuah bisnis. Makanya pilih ya laptop HP Dragonfly G4. Semangat bagi teman-teman wirausaha semua dan semoga sharing aku ini bermanfaat ya.





SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka

1 komentar

 

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka

Assalamualaikum,

Kalau di tanya pelajaran apa waktu sekolah yang malas banget untuk diikuti adalah pelajaran-pelajaran eksakta yang ada rumus juga hitungan. Seperti Matematika, Fisika dan Kimia. Perlu konsentrasi lebih atau ikut bimbel lagi ketika mau persiapan ulangan harian.

Jadi jangan sebel juga ya Bu, Ibu....jika anak-anak kita tidak begitu suka juga sama pelajaran eksakta ini, Nah, karena si bungsu homeschooling dan sudah naik grade 5 tahun ini, si Ibu Cilya ini sudah tidak mampu lagi deh membimbing intens untuk pelajaran matematikanya, karena itulah aku ikutin anak aku Bimbel Online Matematika di SINOTIF.

=== BACA JUGA : Belajar Online di Era Digitalisasi Bersama SINOTIF ===

Bimbel Online Matematika

Ketiga anak aku tuh paling susah banget disuruh belajar eksakta, apalagi si bungsu. Tapi kata Miss teachernya, waktu di kelas 2 SD, si bungsu tuh nilai matematikanya bagus. Padahal kalau di rumah pas mengulang pelajaran atau mengerjakan PRnya, si bungsu moody-an banget belajarnya.

Beda banget nih sama si Ibu Cilya yang dulu pas sekolah, nilai pelajaran eksaktanya ngga ada yang bagus ceunah.... Dapat nilai 6 saja sudah Alhamdulillah, karena yang penting tidak dapat nilai merah di raport. Itu pun juga sudah ikut bimbel sebagai tambahan belajar.

Jaman aku dulu sih mana ada bimbel online. Ya karena memang eranya belum digitalisasi, jadi internet juga belum ada. Mau tidak mau offline dan itu juga sangat menyita waktu dan tenaga banget.

Untunglah anak-anak aku lahir di era digitalisasi yang sudah mulai berkembang, jadi tidak sulit deh ikutin anak-anak bimbel karena bisa dilakukan secara online, seperti bimbel di SINOTIF.

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka


Kenapa sih si Ibu Cilya ini suka banget rekomendasikan SINOTIF? Ya karena memang metodenya sebagus itu. Apalagi dilakukan secara online. Untuk para mama-mama yang waktunya padat merayap (baik itu IRT atau Mom bekerja) tuh ngebantu banget dong bimbel online. Selain itu belajar secara online tidak hanya selain meng-efisiens kan waktu kita nih para mama-mama, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi anak-anak.

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka
OK back to bimbel online matematikanya si bungsu ya. Aku pilih memberikan tambahan bimbel kepada si bungsu terutama pelajaran matematika, ya karena aku melihat si bungsu agak suka sama pelajaran matematika. Jadi kenapa tidak dikembangkan saja minta matematikanya.

Selain itu berhubung makin kesini pelajaran matematikanya makin berat, aku merasa sepertinya sudah waktunya deh si bungsu perlu intens dan konsentrasi lagi ketika belajar matematikanya.

The one things yang aku suka dari SINOTIF adalah aku bisa memantau apakah si bungsu belajar dan seberapa naik progress belajarnya. Jadi tidak khawatir deh apakah si bungsu paham atau tidak dan belajar atau tidaknya.

Pilihan Paket Bimbel di SINOTIF

Untuk para teacher di SINOTIF tentunya sudah pengalaman di bidangnya dan sebelum masuk untuk mengjar di SINOTIF tentu sudah melalui beberapa tes, sehingga teacher di SINOTIF sudah terbaik.

Sebelum daftarin anak-anak kita di SINOTIF, ada baiknya konsultasi dulu dengan tim dari SINOTIF. Agar kita thu paham dan mengerti apa sih kebutuhan anak kita dan nanti tinggal sesuaikan dengan pilihan paket bimbel yang ada di SINOTIF.

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka

Apalagi pas anak-anak kita tuh sedang persiapan ulangan harian, jadi pihak pengajar dari SINOTIF perlu tahu juga materi pelajaran yang kemarin di pelajari dan persiapan pelajaran yang perlu di pelajari.

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka

Ada 3 pilihan paket bimbel di SINOTIF yang bisa dipilih nih Moms.

Paket Diamond

  • Metode pengajarannya dilakukan secara live interaktif
  • Metodenya privat yaitu hanya 1 siswa saja, yaitu hanya anak kita saja
  • Durasi belajar 90 menit
  • Materi belajarnya mengikuti kebutuhan siswa
  • Tes penguasaan setiap bab di setiap pertemuan
  • Siswa bisa memilih jadwal sesuai agenda aktivitasnya

Paket Platinum

  • Metode pengajarannya dilakukan secara live interaktif
  • Metodenya Semi Privat, yaitu satu kelas di isi 5 siswa.
  • Durasi belajarnya 90 menit
  • Materi belajarnya mengikuti kebutuhan per siswa
  • Tes penguasaan setiap bab di setiap pertemuan
  • Siswa bisa memilih jadwal sesuai agenda aktivitasnya

Paket Gold

  • Metode pengajarannya dilakukan secara live interaktif
  • Satu kelas di isi 6-15 siswa
  • Durasi belajar 90 menit
  • Materinya ditentukan oleh guru (tidak bisa mengikuti materi kebutuhan siswa)
  • Tes penguasaan setiap bab di setiap pertemuan
  • Siswa mengikuti jadwal yang ada di SINOTIF

Aku tidak bosen-bosen kasih tahu lagi nih untuk lokasi bimbel SINOTIFnya saat ini baru terpusat di Jabodetabek. Tapi no worries ya, tetap bisa chat konsultasi ke admin secara online.

Monggo silahkan yang mau info detail harga dan cara daftarnya bisa langsung chat ke adminnya yang ada di website SINOTIF. Jangan lupa juga ya follow Instagramnya SINOTIF.

SINOTIF, Bimbel Online Rasa Tatap Muka

Btw, Moms juga bisa nih pakai kode voucher Extra Cashback berikut ini CM119. Biar bisa dapat cashback. Lumayan kan yaaa dapat promo cashback, bisa untuk tambahan belanja kita nih mom, hehehe. Semoga sharing aku ini bermanfaat ya.









Manfaat dan Ceritaku Nonton Konser

Tidak ada komentar

 

Manfaat dan Ceritaku Nonton Konser


Assalamualaykum,

Gara-gara lagi hypenya konser Coldplay yang coming soon, aku jadi nostalgia sama zaman sekolah SMU dulu yang lagi suka-sukanya nonton konser. Siapa teman-teman yang senang banget dulu zamannya sekolah tuh suka banget nonton konser? Mau konser penyanyi solo, band, boyband atau girlband. Aku salah satunya... hehehe. Entah kenapa seru saja sih buat aku tuh nonton konser. 

Bagi aku ya, konser tidak hanya sebagai penghibur tapi juga salah satu healing diri dari aktivitas yang padat. Selain itu juga kaya sebuah self reward sih untuk diri sendiri, apalagi nonton konsernya pake uang tabungan. 

Pengalaman Seru Nonton Konser

Zaman SMU dulu hiburan kita para anak-anak sekolah itu ya salah satunya nonton konser. Ada konser mini yang di adakan di cafe atau pensi-pensi. Ada juga konser besar yang kadang diadakan oleh penyanyi terkenal. Kalau bahas soal tiket ya jangan tanya ya. Namanya juga konser pasti mahal, apalagi kalau artisnya dari luar.

Kalau di tanya konser musik besar apa saja yang pernah aku tonton, sebenarnya ngga banyak. Selain mehong ya, aku juga ngga di bolehin sama papa aku. Jadi kalau mau nonton konser tuh, aku nginep di rumah teman aku, dengan izinnya ya nginep saja, ngga bilang nonton konser ahaha (jangan di tiru ya).

Aku nonton konser ya pake uang tabungan jajan. Mana berani minta, karena kalau minta pasti ngga akan di kasih sebab tidak di izinkan nonton. 

Nah konser yang pernah aku tonton yaitu konser Alanis Morissette, penyanyi yang hits di tahun 90an. Terus ada Green Day yang genre musiknya punk rock. Iyaa aku suka banget musik-musik punk rock waktu di SMP akhir dan SMU awal hehe...

Pas sudah SMU kelas dua keatas ya sudah paham lah dandan dan tampil girly, Jadi genre musiknya juga sudah berubah lebih ke boyband. Untuk boyband, aku juga nonton konser Westlife. Best of the best lah mereka di zaman aku dulu. Belum ada loh KPop, kita ini anak 90-an musiknya masih western gitu, belum Asia. 

Waktu mau nonton konser Green Day, aku memang agak khawatir sih ya, awlanya. Aku khawatirnya adalah terjadi kerusuhan, sebab nanti pasti yang hadir adalah kebanyakan anak-anak punk. Ternyata ke khawatiran aku ngga terjadi. Yang datang ke konser Green Day tetap random dan artinya aman-aman saja saat itu. 

Dengan nonton konser musik yang musiknya campur alias ngga spesifik sama satu genre, aku jadi belajar mengenal beragam karakter orang. Kalau Alanis Morissette genre musiknya ke rock yang ngga jauh beda sama Green day tentu fansnya beda banget sama fans Westlife. Iyalah ya beda hehe... Mulai dari berpakaian, hawa di konser sampai attitudenya sih menurut aku. 

Kalau untuk konser musik band dalam negeri yang pernah aku tonton ya pastinya Dewa 19 dan Sheila on 7, mereka adalah legend dan musiknya bisa di nikmati oleh semua kalangan. Bahkan anak-anak gen Z saja juga suka sama musik mereka berdua. Yang lainnya aku hanya nonton mini konser saja. 

Btw POV nulis ini aku sambil dengerin musik Dewa 19 - Separuh Napasku πŸ˜ƒ

Manfaat Nonton Konser

Dilansir dari beberapa portal kesehatan, ternyata nonton konser tuh ada manfaatnya lho bagi kesehatan. Walau bikin kantong bolong dan meringis setelah bayar tiket konsernya, tapi ternyata ada manfaat positif nya bagi kesehatan nih teman-teman 😁.

Memperluas Networking. Ketika di konser, kita pasti ketemu orang banyak dan kadang ketika antri masuk, kita bisa kenalan dengan orang yang sama-sama antri. Apalagi mereka memiliki kesukaan musik yang sama dengan kita. Tambah deh teman dadakan yang siapa tahu akan lanjut networkingnya setelah konser selesai.

Menurunkan Stress. Ini iya banget. Ketika mumet sama rutinitas sehari-hari, dengerin musik itu healing banget. Ditambah nonton konser sama sahabat atau pasangan, pasti deh tambah mengurangi stres dan bisa menambah imun kesehatan mental kita. Setuju?? πŸ˜‰

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh. Salah satunya adalah bagian kaki. Iya ngga sih kita kalau nonton konser tuh kuat berdiri lama, bahkan kadang loncat-loncat. Ngga berasa pegal saat konser berjalan, walau setelahnya encok ya πŸ˜‚. Tapi paling tidak daya tahan tubuh kita jadi meningkat.

Gimana teman-teman, sudah pernah nonton konser apa saja selama ini? Kalau ada yang pernah, hayuk atuhlah sharing-sharing di kolom komentar ya. 





Menulis Diary, Baik Untuk Kesehatan Mental

Tidak ada komentar

 

Menulis Diary, Baik Untuk Kesehatan Mental

Assalamualaykum,

Blog pribadi tuh ibarat diary yang dapat ditulis secara online. Kita bisa share pengalaman, review sebuah produk atau bahkan bisa curhat. Tapi memang kalau nulis blog itu sebisa mungkin yang berfaedah. Kalo mau curhat ya, curhat yang baik-baik. Karena jejak digital itu suka susah hilangnya.

Dulu waktu SD dan SMP aku punya buku diary dan tulisannya random dan alay bahasa anak sekarang. Sudah dibuang dan sudah hancur juga itu buku diary kayanya. Sekarang sudah ngga punya diary-diary-an, adanya blog dan ngga pernah juga curcol masalah pribadi yang gimana-gimana di blog.

Nulis blog juga bagi aku adalah salah satu self healing sih yang bisa bantu aku menghilangkan stress. Bahkan blog bisa mendatangkan cuan juga ahaha.

Menulis Diary, Baik Untuk Kesehatan Mental

Salah satu yang bisa membuat mental kita ngga sehat adalah stres, over loudnya kerjaan, tidak ada tempat curhat, masalah ekonomi, dan masih banyak hal lainnya. Nah, biasanya nih, diary atau journal itu adalah tempat menampung segala keluh kesah kita. Lalu sebenarnya apa sih manfaatnya? Kok sampai bisa dibilang baik untuk kesehatan mental.

Menyimpan Kenangan di Masa Lalu

Jangan hidup di masa lalu, kita harus move on dan jangan melihat kebelakang. Sebenarnya melihat kebelakang sih ngga apa-apa juga, asal sesekali saja. Nah buku diary itu menyimpan banyak kenangan kita di masa lalu. Ketika kita bacanya sambil senyum-senyum, artinya kita sudah terbebas dari beban masa lalu.

Membuat Perasaan Lebih Lega 

Daripada ngomel-ngomel yang akan menguras energi kita, lebih baik tuangkan emosi kita dengan menulis diary. Biasanya habis nulis di diary, perasaan kita jadi lega dan ngga jadi deh marah-marah.

Self Healing

Dengan rutin menulis (walau tidak bisa setiap hari), bisa menjadi salah satu proses dari penyembuhan diri atau self healing ketika kita sedang ada masalah. Menulis diary adalah self healing yang paling sederhana juga tidak ada biaya.

Meningkatkan Kualitas Hidup

Sadar atau tidak, menulis diary bisa membuat diri kita jadi lebih berkualitas, diri jadi lebih tenang, teratur dan juga bersyukur. Kalau sudah seperti ini artinya kualitas diri kita sudah meningkat.

Mengenal Diri Sendiri

Kalau kamu bingung akan diri kamu sendiri, apa yang mau kamu tuju, apa yang mau kamu lakukan, coba deh tulis di buku diary kamu. Apa saja keinginan kamu, impian kamu dan kamu mau jadi apa...tulis saja ngga perlu di kasih jeda. Nanti setelah selesai nulis, coba baca ulang dan coba mulai lagi di sortir apa yang benar-benar kamu ingin wujudkan. Insha Allah itu adalah cara terbaik kamu mengenal diri kamu sendiri. Aku sudah melakukannya....





Manfaat Me Time Bagi Para Ibu

Tidak ada komentar


Manfaat Me Time Bagi Para Ibu


Assalamualaykum,

Musim Umroh setelah haji sudah mulai dibuka lagi. Bahkan Agustus ini sudah mulai ada keberangkatan umroh. Padahal Haji terakhir baru selesai di awal Juli ini. Sebagai pelaku bisnis travel Haji dan Umroh, tentu tidak ada waktu untuk istirahatnya. Tapi beneran deh aku butuh 'Me Time' banget.

Tahun 2023 ini, perdana travel aku yaitu Baitullah Cahaya Lillah Travel - Hajj & Umroh Services, membuka seat haji Furoda yang tanpa antri. Di perdana ini, travel aku ngga buka banya, karena masih mau lihat situasi dan kondisi. Alhamdulillah yang daftar 3 orang dan memang Allah tahu kesiapan tim dari travel aku ya hanya mampu handle 3 jamaah saja dulu.

Otomatis dengan dibukanya haji Furoda, di saat pelaksanaan haji, aku dan Pak suami beserta tim terus memantau kegiatan jamaah kami. Cenat cenut dan deg-deg-an tentunya ya, apalagi haji tahun 2023 ini adalah haji terbanyak sehabis pasca pandemi. Jam tidur, tingkat stress juga tinggi ahahaha.... Tapi ya nikmati saja karena ini adalah salah satu doa aku dan pak suami juga untuk bisa menambah fasilitas haji Furoda di travel kami.

Aku Perlu Me Time...!

Pengen di capslock rasanya kalimat 'ME TIME' ahahaha... Gimana ngga padat ya jadwal, sehabis jamaah balik haji, tentu aku perlu mempersiapkan untuk keberangkatan jamaah umroh berikutnya. Kebetulan keberangkatan yang kami open adalah start di September sekalian syukuran Milad BCL ketika di Mekkah nanti.

Artinya tidak ada jeda untuk bersantai, tetap harus mikirin next step persiapan, promosi dan sebagainya. 

Untuk liburan tentu tidak bisa traveling keluar kota ataupun keluar negeri. Sebab pengeluaran keuangan rumah tangga aku tuh lagi besar banget di 2 bulan ini Juni dan Juli. Mulai dari pengeluaran perpanjangan izin travel yang ratusan juta, masuk kuliahnya si kakak (anak aku yang sulung) itu sudah puluhan juta, belum lagi daftar ulang si number two and number three.

Untuk traveling memang ngga ada budgetnya dulu sih pertengahan bulan ini, tapi bukan berarti si Ibu Cilya ini tidak bisa 'Me Time' kan? Ke salon atau spa, nonton drakor, bangun siang tanpa siapin sarapan, nulis blog tanpa ada interupsi itu sudah sebuah 'Me time' untuk aku.

Sebisa mungkin dalam satu bulan tuh aku punya Me Time agar keep always waras πŸ˜‰.

Apa Sih Manfaat 'Me Time'?

Bagi semua ibu di dunia ini perlu banget 'Me Time'. Baik itu ibu rumah tangga, ibu bekerja atau para mompreneur. Memang kenyataannya kita tuh sebagai seorang ibu, aktivitasnya ampun-ampunan ya hehehe. Selonjoran 5 menit tuh bahagia juga loh 😁.

Nah sebenarnya, apa sih manfaat 'Me Time' bagi para Ibu?

  • Mengurangi Tingkat Stres. Sudah pasti ya dengan punya waktu untuk diri sendiri tuh bisa mengurangi tingkat stress. Boleh banget kok kita ngga urusin sekolah anak satu hari dan minta tolong seseorang untuk rumah sehari saja. 
  • Mencintai Diri Sendiri. Tahu ngga sih Moms, dengan melakukan 'Me Time' versi kita, itu sama saja kita melakukan yang namanya self love kepada diri kita sendiri. Menghargai hidup kita adalah salah satunya dengan self love yang di mulai dari melakukan 'Me Time'
  • Dapat Mengelola Emosi. Emosi itu ngga melulu marah-marah ya, tapi juga bisa sedih, juga ketawa. Sehabis melakukan 'Me Time' biasanya kita jadi bisa mengelola emosi diri dengan baik. 
  • Memulihkan Tenaga. Kata orang-orang tuh, seorang Ibu tidak boleh sakit. Kalau pasangan atau anak sakit, yang mengurusi mereka adalah kita nih para Ibu. Tapi ketika kita sakit, ya kita juga yang mengurusi diri kita. Karena itu kita perlu sehat. Nah 'Me Time' adalah salah satu cara kita bisa memulihkan tenaga kita jadi lebih fresh lagi ke esokan harinya.
  • Menikmati Hasil Jerih Payah. Rumah bersih, anak dan pasangan bahagia juga sehat, bisnis lancar, karir naik, ini adalah jerih payah yang kita lakukan. Karena itu kita perlu memberikan self reward untuk kita, kita pun perlu menikmati hasil jerih payah kita ini. 

Sebenarnya nulis begini tuh juga bagian dari self reminder, kaya lagi bilang : "Ibu Cilya...hayooo take a break for a while. Enjoy your life and have fun with your self". 

So, hayuk lah para ibu, kita perlu buat waktu untuk 'Me Time' kita. Ngga harus traveling kok, ngga harus keluar uang banyak. Lakukan 'Me Time' versi bahagia kita saja itu sudah cukup.

Kiss and hug for para Ibu, Bunda dan Mama di luar sana 😘





Ternyata Kita Perlu Meningkatkan Self Esteem

Tidak ada komentar

 

Ternyata Kita Perlu Meningkatkan Self Esteem

Assalamualaykum,

Bahas mengenai 'Harga Diri' yuk hari ini. Bukan harga diri untuk jual diri tanda kutip yaaa...tapi harga diri yang lebih kepada value diri kita apa. Yang mana harga diri untuk pengembangan bisnis atau karir kita serta kehidupan kita.

Sebab, tidak banyak juga ternyata yang paham mengenai Self esteem atau harga diri dalam hidup kita lho. Makanya di blog aku ini, aku mau bahas mengenai meningkatkan self esteem versi aku.

Apa Itu Self Esteem?

Sebelum pandemi, aku tuh juga ngga terlalu mendalami yang namanya self esteem dan mungkin malah aku ngga begitu paham akan maksud dari self esteem. Masa pandemi lah yang membawa aku menjadi memahami diri aku sendiri.

Ok kalau menurut temenku yang psikologi, pengertian self esteem adalah gambaran bagaimana kita bisa mencintai, menyukai dan menghargai diri kita sendiri yang sering kita dengar dengan istilah penghargaan diri. 

Nah ada 4 faktor penghargaan diri, yaitu mengenai identitas diri, kompetensi diri, rasa kepemilikan dan rasa aman terhadap diri kita. Empat faktor ini juga lah yang membentuk penghargaan diri sendiri yang bisa mempengaruhi cara kita bepikir lalu bertindak. 

Kalau kita berpikir positif, maka artinya kita menghargai diri kita dengan positif. Begitu juga kebalikannya, jika berpikir negatif terus terhadap diri kita, ya artinya kita akan memandang rendah diri kita. Perlu di ingat nih (sekalian self reminder juga untuk aku) bahwa menghargai diri kita itu tentunya akan mempengaruhi kesuksesan kita, sebab hidup kita selalu termotivasi.

Cara Meningkatkan Self Esteem

Terkadang ketidak beruntungan kita itu bukan karena diri kita tidak beruntung, tapi bisa jadi karena kita sendiri tidak menghargai diri kita, value kita. Misalnya nih ketika akan mengikuti sebuah wawancara kerja, pastinya sebelum melakukan wawancara kerja, kita perlu tahu dulu apakah diri kita memenuhi spesifikasi pekerjaan yang akan kita lamar.

Nah, kita tahu nih kita kompeten, kita punya sertifikasi dan lainnya. Tapi sebelum wawancara mulai, kita sudah berpikir negatif akan tidak diterimanya kita. Mungkin merasa fisik kita, value kita dan sebagainya yang kurang dibanding peserta kandidat lainnya.

Padahal kita punya pengalaman yang bagus, sertifikasi yang menunjang karir, tapi yaitu kita tidak menghargai diri kita akan pencapaian-pencapaian yang sudah kita dapatkan. Inilah yang membuat kita gagal, jadi bukan faktor tidak beruntung.

Lalu bagaimana nih caranya meningkatkan Self Esteem?

Berpikir dan Memiliki Keyakinan Positif

Aku pribadi pernah minder dan bahkan terkadang dan masih saja sih suka sesekali muncul perasaan minder. Ternyata minder itu tuh bentuk dari pikiran kita yang negatif akan diri kita. Jadi perlu di buang jauh-jauh rasa minder kita. 

Untuk menghilangkannya kita perlu mengubah mindset negatif menjadi positif, perlu memiliki keyakinan positif dan memikirkan value diri yang kita miliki dan yang sudah kita capai. 

Berhenti Membandingkan Diri Dengan Orang Lain

Nah ini sering banget ya, terutama suka banding-bandingin dengan pencapaian teman kita di sosial media. Iri hati, dengki terhadap kesuksesan orang lain itu karena diri kita tidak menghargai value diri kita. Padahal bisa jadi orang yang kita iri kan itu malah terpacu untuk sukses karena melihat value yang ada di diri kita. Mereka jadi semangat karena melihat semangat kita dalam mengembangkan potensi diri.

Eh malah diri kita ngga melihat potensi diri kita sendiri. Malah sibuk membandingkan dan sibuk mencari kelebihan orang lain daripada kelebihan diri sendiri.

Stop Menjadi People Pleaser

Pernah ngga suka ngga tegaan untuk menolak? Jadi apa-apa kita jawan "iya bisa...", "Ok aku bisa bantuin...". Nah ini yang namanya People Pleaser. Memang membantu orang lain itu pahala, tapi kalau terus-terusan bantu, kapan diri kita bisa berkembang?

Aku pun sudah mulai berani bilang "Tidak bisa" jika ya memang tidak bisa. Karena ya aku tahu harga diri aku, apa yang perlu aku lakukan itu lebih penting dibanding apa yang orang lain butuhkan. Jadi dengan menjawab "Tidak" itu bukan berarti kita jahat, tidak mau menolong. Malah bisa jadi kita membantu teman kita untuk berkembang dan menemukan self esteem mereka.

Selain cara-cara di atas, untuk menemukan value diri agar kita bisa lebih termotivasi dan mengembangkan diri, maka ikutin deh beberapa kelas-kelas atau sering gabung ke komunitas-komunitas yang isinya orang-orang positif, memiliki aktifitas yang positif. Yuk sama-sama kita belajar tingkatkan self esteem kita 😘

 




Temukan Self Esteem

Yang menjadi penguat saat meşihat penguat saat melihat kelebihan orang lain, tidak berpengaruh pada kepercayaan diri dan tetap menganggap diri berharga dengan kapasitas berbeda namun nilai sama tinggi.

Post 20 Juli 2023